Entertainment News

Dunia Hiburan Berduka, DJ Avicii Meninggal di Usianya Yang Ke 28 Tahun

Lagi-lagi dunia hiburan harus kehilangan orang berbakat. Kali ini, kita harus kembali berduka atas kepergian seorang DJ dunia yang bernama Avicii. Anda tentu tidak asing lagi dengan nama tersebut, bukan?

DJ asal Swedia ini merupakan salah satu bintang “musik dansa” terbesar di dunia. Tapi sayangnya, DJ berbakat ini harus meninggalkan industri hiburan yang telah melambungkan namanya untuk selama-lamanya, di umurnya yang masih terbilang sangat muda, yaitu 28 Tahun.

Banyak yang tidak menyangka kalau Ia akan pergi secepat ini. Orang-orang berduka dan merasa sangat kehilangan dirinya. Beberapa di antaranya bahkan ada yang bertanya-tanya tentang penyebab kepergiannya. Anda pun juga pasti penasarankan?

DJ yang dikenal dengan nama panggungnya yaitu Avicii ini sebenarnya bernama asli Tim Bergling. Dia merupakan pria kelahiran tahun 1989. Ia adalah anak dari seorang aktris Anki Liden, yang membintangi sebuah film yang pernah masuk ke dalam nominasi Oscar, yang berjudul My Life as a Dog.

Penyebab Kematian DJ Avicii

Tak hanya para fans, sejumlah selebritis dunia pun turut berduka atas meninggalnya DJ Avicii. Meskipun banyak yang masih belum begitu merelakan kepergiannya, namun tetap saja tak ada yang bisa dilakukan untuk mengembalikannya lagi.

“Ini adalah kesedihan yang mendalam bagi kami untuk mengumumkan kepergian Tim Bergling, yang juga dikenal sebagai Avicii”, kata seseorang yang merupakan perwakilan dari Avicii. “Keluarga saat ini merasa sangat hancur dan kami meminta semua orang untuk menghormati kebutuhan privasi mereka di masa sulit ini.”

Tidak ada penyebab kematian yang jelas yang diumumkan oleh pihak Avicii pada saat itu. Perwakilan Avicii juga mengatakan bahwa tidak ada pernyataan lebih lanjut yang akan dikeluarkan.

Tapi beberapa informasi menyebutkan bahwa Bintang musik dansa elektronik (EDM), yang dilaporkan menghasilkan penghasilan sebesar $ 250.000 (£ 180.000) dalam semalam di tur ini, sebelumnya memang tengah berjuang dengan beberapa masalah kesehatan yang dideritanya, setelah kandung empedu dan usus buntu yang diketahui telah sembuh pada tahun 2014 yang lalu.

Benarkah kematiannya ini ada hubungannya dengan masalah kesehatan yang dimilikinya di masa lalu? Untuk saat ini tidak ada yang bisa memastikannya. Kita hanya perlu menunggu konfirmasi dari pihak keluarga.

Sambil menunggu konfirmasi terkait dengan penyebab kematiannya tersebut, kami ingin membagikan sedikit informasi yang juga masih ada kaitannya dengan hal ini. Tahukah anda kalau beberapa orang mengaitkan pola hidup Avicii sebagai salah satu pemicu atau penyebab kepergiannya?

Kaitan Minuman Keras dan Kemunduran Kesehatan Avicii

Sebenarnya, masalah kesehatan yang dialami oleh Avicii dimulai pada bulan Januari 2012 yang lewat, tepatnya ketika ia terpaksa harus menghabiskan waktunya sekitar 11 hari di rumah sakit akibat pankrean akut yang dideritanya. Beberapa informasi mengatakan bahwa sakit yang dideritanya ini adalah dipicu oleh kebiasaan minumnya.

“Minum menjadi rutin bagi saya, tetapi tidak mungkin untuk terus melakukan tur dan minum pada saat yang sama, karena anda akan jatuh,” katanya kepada The Standard. “Terutama ketika Anda bermain pada 320 pertunjukan setahun.”

Begitulah pernyataan singkat yang pernah diutarakannya beberapa waktu yang lalu.

Dia kembali masuk dan menerima perawatan di rumah sakitsetahun setelahnya, yaitu pada tahun 2013. Kali ini dokter menyarankan untuk mengeluarkan kantong empedunya.

Tapi Dia menolak melakukannya dan tetap melanjutkan tur. Ia kemudian dipaksa untuk menjalani operasi pada tahun 2014. Dokter menemukan bahwa usus buntunya telah pecah dan harus menghilangkannya pada saat yang bersamaan.

“Saya mengambil cuti sebulan, tetapi itu tidak benar-benar sebulan,” katanya kepada Billboard. “Saya berada di studio 12 jam sehari dan kemudian langsung kembali ke tur. Sulit untuk mengatakan tidak dalam industri seperti ini. Anda ingin memainkan segalanya dan berada di mana-mana.”

Karena mungkin masalah kesehatannya semakin memburuk, Ia akhirnya mengeluarkan sebuah pengumuman bahwa dirinya terpaksa harus pensiun dari tur pada tahun 2016. Tentu saja hal ini mengejutkan para fansnya dan membuat mereka menjadi semakin penasaran dengan kondisi idola mereka tersebut.

“Bagi saya, itu adalah sesuatu yang harus saya lakukan untuk kesehatan saya,” katanya kepada Hollywood Reporter”. “Saya tahu saya diberkati untuk dapat melakukan perjalanan ke seluruh dunia, tetapi saya memiliki terlalu sedikit waktu yang tersisa untuk menjalani kehidupan seperti orang yang sebenarnya di belakang artis,” katanya.

Setelah pengumuman itu dikeluarkan, dia mengatakan bahwa untuk sesaat dia bisa mendapatkan “kehidupan pribadinya kembali” dan bisa “berfokus pada diri sendiri untuk pertama kalinya dalam waktu yang lama”.

“Ini jelas keputusan tersulit dalam hidup saya sejauh ini,” katanya. “Tapi sejauh ini, uang telah membuahkan hasil yang luar biasa dalam hal kesejahteraan bagi saya. Saya lebih bahagia setelah sekian lama”. 

Kalau tidak salah, penampilan terakhirnya adalah di Ibiza pada bulan Agustus 2016 dan ia merilis EP comeback pada bulan Agustus 2017.

Selama hidupnya, Pria ini telah menciptakan sejumlah lagu yang begitu populer di telinga masyarakat dunia, yang diantaranya adalah seperti : Wake Me Up (2013), Hey Brother (2013), Levels (2013) The nights (2015) dan baru-baru ini ia juga telah mengeluarkan sebuah lagu yang berjudul lonely together (2017) dengan Rita Ora, yang merupakan seorang penyanyi dan aktris Inggris.

Kalau anda adalah penggemar fanatik dari DJ Avicii ini, anda pasti tahu kalau masih banyak lagi lagu-lagu lain yang telah dirilisnya.

Di bawah ini kami menyajikan sebuah video dari salah satu lagu yang pernah dibawakan oleh DJ Avicii ketika Ia masih hidup. Anda yang mungkin ingin mengenang atau mengingat kembali lagu yang dibawakan oleh DJ Avicii bisa melihat atau menontonnya sebentar, sebelum kami melanjutkan informasi terbaru terkait dirinya.

Berikut video dari lagunya yang berjudul “Wake Me Up” :

Sejak video ini dipublikasikan pada tanggal 29 Juli 2013 yang lalu hingga sekarang, video tersebut sudah ditonton sekitar lebih dari 1,4 Milyar kali dan mendapatkan Like sebanyak 5M. Wow, anda tentu tahu kalau ini bukanlah angka yang bisa dianggap biasa. Dari sini kita bisa melihat bahwa memang banyak sekali orang yang menyukai dirinya, terutama karya-karyanya.

Sejumlah Prestasi Yang Pernah Diraih

Karya-karya Avicii adalah contoh sempurna dari “musik dansa moderen” yang berkualitas. Bisa dibilang kalau dirinya merupakan salah satu nama terbesar dalam industri DJ selama 10 tahun terakhir.

Avicii sebelumnya pernah menggelar festival dan menjadi DJ EDM pertama yang melakukan tur arena di seluruh dunia dan menurut Forbes, Ia telah menghasilkan sekitar $ 19 juta pada tahun 2015.

Selain itu, Dia juga pernah berkolaborasi dengan sejumlah nama-nama besar lainnya, seperti Cold Play, Rita Ora, Sia, Lenny Kravitz, Leona Lewis dan Robbie Williams. Ia juga pernah dikabarkan pernah bekerja sama dengan seorang legenda disko, yang bernama Nile Rodgers pada album comeback Chic.

Dan pertunjukan terbesar yang pernah dilakukannya adalah upacara penutupan Piala Dunia 2014 dan acara pernikahan Pangeran Carl Philip dari Swedia.

Dia pernah masuk ke dalam dua kategori nominasi pada ajang Grammy Awards dan memiliki sembilan UK top 10 single. Lagunya yang berjudul Level pernah menjadi platinum di 10 negara dan berhasil mencapai nomor 4 di chart single Inggris.

Sedangkan untuk Wake Me Up, yang merupakan single utama dari album debut “True” miliknya diketahui telah terjual hampir sebanyak 2 juta copy di Inggris, lebih dari 4 juta di Amerika Serikat dan menjadi single nomor satu di hampir seluruh negara di seluruh dunia. Dan masih banyak lagi penghargaan-penghargaannya yang lain.

Memiliki Jiwa Sosial Yang Tinggi

Selain dikenal karena kemampuan dan karya-karya yang telah dihasilkannya, Avicii juga dikenal sebagai pribadi yang sangat baik dan berjiwa sosial yang tinggi. Tak hanya melalui ucapan semata, Ia juga menunjukkannya dalam setiap tindakan yang dilakukannya.

Pada tahun 2012, DJ Swedia ini memulai turnya selama 27 hari untuk tujuan tur “US House for Hunger tour”, dimana Ia menjanjikan $ 1 juta penghasilannya pada tur tersebut untuk amal bantuan kelaparan, Feeding America.

“Saya sadar bahwa ketika saya mulai menghasilkan uang. sebenarnya saya tidak benar-benar membutuhkannya secara keseluruhan”. katanya. “Ketika anda memiliki kelebihan uang yang tidak anda butuhkan, hal yang paling masuk akal atau paling manusiawi dan benar-benar jelas adalah dengan memberikannya kepada orang-orang yang membutuhkan.”

Itulah yang telah dilakukannya. Dia juga pernah mendukung beberapa kegiatan amal atau sosial yang lainnya. Pada tahun 2015, ia menangani masalah perdagangan manusia dan kekerasan geng, dimana saat itu ia mengarahkannya pada video untuk lagu-nya, seperti “For a Better Day” dan “Pure Grinding”.

“Semua lagu memiliki cerita yang ingin saya ceritakan,” kata Avicii.

Begitu lah kata DJ Avicii yang kini tak akan bisa lagi kita lihat performance nya dalam kehidupan nyata. Untuk saat ini kita hanya bisa mengingatnya lewat karya-karya yang telah diciptakannya.

Tapi terlepas dari itu semua, apapun yang menjadi penyebab kematiannya, yang pasti untuk sekarang ini setidaknya Ia sudah terbebas dari segala macam penyakit yang telah menyiksa tubuh dan dirinya selama ini. Kita ambil positifnya saja, karena pada dasarnya semua manusia akan bertemu dengan yang namanya kematian.

Untuk anda para fans Avicii, mungkin sekarang anda sedang berduka atas kepergian idola anda, tapi ketahuilah bahwa sekalipun raganya sudah mati dan tak terlihat lagi, tapi Dia akan selalu hidup di hati. Benar nggak? Nah, daripada terus-terusan sedih, kan lebih baik tuh kalau anda mendoakannya saja. Gimana? Setuju tidak?