Healthy

Mau Donor Darah? Jangan Abaikan Hal-Hal Ini

Pernahkah anda melakukan donor darah? Seberapa seringkah anda melakukannya? Dimana biasanya anda melakukan proses donor darah tersebut? Bagaimana perasaan anda saat darah diambil dari dalam tubuh anda? Setelah melakukan donor darah, apakah yang anda rasakan? Ketika akan mendonorkan darah, apakah anda memberitahu orangtua anda?

Jawabnya dalam hati aja ya guys, kalau jawabnya pakai suara, nanti teman di sebelah kabur lagi. hehe

Donor darah merupakan suatu kegiatan yang dilakukan oleh seseorang secara sukarela, untuk mentransfusikan sebagian kecil dari darah miliknya, kepada orang lain yang sedang membutuhkannya. Proses pengambilan darah yang dilakukan tersebut kemudian akan disimpan di bank darah sebagai stok darah yang akan dipakai nantinya.

Bagi anda yang rutin mendonorkan darah, apa sih sebenarnya yang menjadi alasan terbesar anda melakukannya? Apakah karena niat sosial anda yang tinggi untuk menolong sesama atau karena anda tahu manfaat dari donor darah tersebut untuk anda? Apapun yang menjadi alasan anda, yang terpenting adalah niat tersebut adalah niat yang mulia.

Manfaat Donor Darah

Selain bermanfaat untuk si penerima donor (resipien), proses donor darah yang dilakukan seseorang juga bermanfaat untuk orang yang mendonorkan darah tersebut (pendonor). Oleh karena itulah, banyak orang yang selalu rutin mendonorkan darahnya untuk menolong orang lain, sekaligus juga untuk bisa mendapatkan manfaat dari tindakan tersebut.

Untuk Kesehatan

Manfaat mendonorkan darah yang terutama adalah untuk kesehatan, apalagi jika anda melakukannya secara rutin dan berkala. Mendonorkan darah tidak hanya bukti bahwa anda memiliki kepedulian terhadap sesama, tetapi mendonorkan darah juga adalah upaya yang bisa anda lakukan untuk hidup sehat. Tahu kenapa?

Karena aktivitas donor darah yang anda lakukan secara rutin ini sama saja seperti sedang melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin. Berikut ini adalah manfaat kesehatan yang bisa anda dapatkan dari donor darah:

  • Menurunkan berat badan
  • Melindungi jantung
  • Meningkatkan sel darah merah
  • Mencegah stroke
  • Meningkatkan kesehatan psikologis
  • Memperbarui sel darah baru
  • Mencegah resiko terkena penyakit langka
  • Menurunkan resiko kanker
  • Meningkatkan produksi darah
  • Pikiran menjadi lebih stabil
  • Menurunkan kolesterol

Untuk Kecantikan

Mendonorkan darah ternyata tidak hanya memberikan manfaat untuk kesehatan saja, tapi bagi para wanita yang mendonorkan darahnya secara rutin, ternyata juga baik untuk kecantikan mereka. Siapa bilang untuk merawat wajah dan tubuh harus dengan menjalani perawatan mahal di salon? Donor darah sebagai kegiatan sosial juga bisa lho merawat kecantikan anda.

Tidak percaya? Coba baca kembali point pertama manfaat donor darah untuk kesehatan yang sudah disebutkan sebelumnya di atas. Di sana disebutkan bahwa donor darah yang dilakukan secara rutin ternyata dapat menurunkan berat badan. Nah, dengan kata lain aktivitas donor darah ini dapat membantu anda untuk memperoleh bentuk tubuh yang ideal. Benar nggak? 

Jadi, bagi anda yang ingin memiliki berat tubuh yang ideal serta kulit yang kencang, maka mendonorkan darah secara rutin adalah langkah dan tindakan yang tepat, yang dapat membantu mewujudkan keinginan anda tersebut.

Dengan mendonorkan darah secara rutin, bukan hanya berat badan saja yang akan turun, tetapi pikiran juga akan menjadi lebih stabil. Dengan begitu, segala kegiatan yang anda lakukan bisa menjadi lebih fokus dan membuat semua aktivitas berjalan dengan lancar. Jika pikiran tenang, maka anda tidak akan merasakan yang namanya stres. Setuju?

Stres inilah yang menjadi salah satu pemicu terjadinya penuaan dini. Jika Anda ingin menjaga agar pikiran anda jauh dari stress, maka lakukanlah donor darah secara rutin. Dengan begitu anda bisa menjaga kulit anda agar tidak mudah keriput. Manfaat donor darah untuk mencegah terjadi penuaan dini pada wanita ini telah banyak dibuktikan lho guys.

Gimana? Banyak sekali kan manfaat mengejutkan yang bisa anda dapatkan dengan melakukan donor darah secara rutin?

Syarat Melakukan Donor Darah

Meskipun mendonorkan darah akan memberikan banyak manfaat bagi tubuh, akan tetapi tidak semua orang bisa mendonorkan darahnya. Untuk bisa melakukan donor darah tersebut, ada beberapa persayaratan ketat yang harus dilalui, agar darah yang didonorkan benar – benar sesuai dengan kebutuhan, sehat dan juga menyehatkan si penerima donor.

Berikut ini adalah beberapa syarat pendonor yang paling utama:

  • Umur pendonor harus berkisar antara 17 – 65 tahun.
  • Berat badan si pendonor tidak boleh kurang dari 45 kg.
  • Kondisi tekanan darah si pendonor dalam keadaan normal, yaitu sistol 110 – 160 mmHg dan diastol 70 – 100 mmHg.
  • Kadar Hb (hemoglobin) atau sel darah merah yang dimiliki si pendonor antara 12,5 gr – 17,0 gr.
  • Interval atau jarak untuk melakukan donor darah setidaknya 12 minggu atau dalam satu tahun hanya 5 kali donor darah.
  • Si pendonor harus dalam keadaan yang sehat.

Setelah memenuhi persyaratan diatas, ada beberapa hal lainnya lagi yang juga harus diperhatikan sebelum anda diperbolehkan untuk melakukan donor darah. Hal yang penting yang harus anda ketahui sebelum mendonorkan darah adalah anda tidak boleh dalam keadaan sedang mengalami keadaan seperti berikut:

  • Mempunyai penyakit jantung atau paru paru.
  • Mempunyai penyakit kanker.
  • Mempunyai riwayat kelainan darah seperti hemofilia atau kelainan darah yang lain.
  • Menderita penyakit berbahaya seperti HIV, hepatitis, sipilis, TBC, epilepsy.
  • Perokok berat, pecandu narkoba, ganja dan alkohol.
  • Memiliki resiko terkena HIV.
  • Dianjurkan dokter untuk tidak mendonorkan darah.

Selain larangan dan syarat di atas, ada beberapa hal juga yang harus anda patuhi. Apakah itu? Anda diharuskan untuk menunda donor darah, jika:

  • Sedang dalam masa kehamilan. Donor darah harus ditunda selama 6 bulan setelah kelahiran.
  • Setelah cabut gigi, ditunda 5 hari setelah sembuh.
  • Setelah melakukan jenis operasi kecil, anda harus menunggu sampai 6 bulan baru diperbolehkan melakukan donor.
  • Setelah melakukan operasi besar, tunggu sampai 12 bulan.
  • Setelah menjalani transfusi darah, transplantasi organ, tunggu sampai 12 bulan sejak transfusi.
  • Sehabis menggunakan tatto, tindik, meakukan tusuk jarum tunggu 12 bulan.
  • Jika menderita tipus, tunggu sampai 6 bulan setelah sembuh.
  • Setelah melakukan vaksin, tunggu sampai 8 minggu.
  • Jika terjadi alergi, tunggu 7 hari setelah sembuh.

Tempat Melakukan Donor Darah

Transfusi atau donor darah bisa anda lakukan secara rutin di Unit Donor Darah (UDD) PMI Pusat maupun Unit Donor Darah di daerah. Dan setiap beberapa waktu, ada pula penggalangan penyumbangan darah yang diadakan di tempat – tempat keramaian, seperti di pusat perbelanjaan, kantor perusahaan besar, tempat ibadah, serta sekolah dan universitas secara sukarela.

Pada acara ini, biasanya para calon penyumbang darah dapat menyempatkan diri untuk datang dan menyumbang tanpa harus mengkhususkan diri mendatangi pusat penyumbangan darah dengan memanfaatkan sistem informasi atau secara online.

Tata Cara Melakukan Donor Darah

Saat akan melakukan transfusi darah, terdapat sistem dan mekanisme tertentu yang perlu dilakukan, dengan maksud untuk meminimalkan terjadinya hal – hal yang tidak dinginkan. Adapun tata cara yang harus dilakukan tersebut antara lain:

  • Pertama – tama, si pendonor harus menyerahkan kartu donornya kepada petugas transfusi bila sudah pernah melakukan donor, sedangkan bagi mereka yang baru pertama kali melakukannya akan dibuatkan kartu donor, setelah melakukan donor tersebut.
  • Kemudian, si pendonor ditimbang berat badannya.
  • Selanjutnya, dilakukan pengetesan golongan darah dan kadar haemoglobin (HB) si pendonor. Golongan darah manusia dibedakan menjadi 4, yaitu: Golongan darah A, B, AB dan O. Selain keempat golongan darah tersebut, ada juga golongan darah baru yang ditemukan beberapa waktu lalu, yaitu: golongan darah SARA.
  • Setelah memenuhi beberapa persyaratan diatas, seperti misalnya: HB dalam keadaan normal dan berat badan cukup, maka donor dipersilahkan tidur untuk diperiksa kesehatannya oleh dokter transfusi.
  • Setelah memenuhi syarat (sehat menurut dokter), barulah petugas transfusi darah (AID/PTID) siap untuk menyadap (mengambil) darahnya berdasarkan berat badan orang tersebut (250 cc – 500 cc).
  • Setelah diambil darahnya, pendonor dipersilahkan ke kantin donor untuk menikmati hidangan ringan berupa kopi/susu, telor dan vitamin (Disesuaikan pada tempat donor masing – masing).
  • Si pendonor kembali ke bagian administrasi untuk mengambil kartu donornya yang telah diisi tanggal penyumbang dan registrasinya oleh petugas.
  • Setelah selesai, si pendonor diperbolehkan untuk pulang dan bisa kembali menyumbangkan darahnya setelah 75 hari (2,5 bulan).

Hal Yang Perlu Dilakukan Saat Mendonorkan Darah

Sebelum memutuskan untuk mendonorkan darah, ada beberapa hal yang perlu anda lakukan sebelum dan sesudah melakukan proses pengambilan darah tersebut, yaitu:

  • Tidur minimal 4 jam sebelum menyumbang.
  • Makan 3 – 4 jam sebelum menyumbangkan darah. Jangan pernah menyumbangkan darah dengan keadaan perut kosong.
  • Minum lebih banyak dari biasanya pada hari menyumbangkan darah (paling sedikit 3 gelas).
  • Setelah melakukan transfusi darah, beristirahatlah sedikitnya 10 menit, sambil menikmati makanan penyumbang, sebelum kembali beraktivitas.
  • Anda diperbolehkan untuk kembali bekerja setelah menyumbangkan darah, karena tidak berbahaya untuk kesehatan.
  • Untuk menghindari bengkak di lokasi bekas jarum, hindari mengangkat benda berat selama 12 jam.
  • Banyak minum sampai 72 jam ke depan untuk mengembalikan stamina tubuh agar cepat pulih.

Itulah tadi beberapa hal yang perlu anda ketahui mengenai donor darah. Melakukan donor atau transfusi darah ini bukanlah sesuatu yang berbahaya seperti yang dikhawatirkan oleh sebagian orang. Anda harus tahu bahwa setetes darah anda adalah nyawa bagi mereka.

Jika anda memberikan mereka uang, seseorang bisa makan. Tapi dengan memberikan sedikit darah anda, seseorang bisa hidup. Dalam sekali bukan makna dari donor darah tersebut? Nah, setelah mengetahui hal tersebut, masih ragukah anda untuk mendonorkan darah anda? Kalau tidak, Yuk donor darah bareng – bareng. Semoga saja sedikit ulasan mengenai donor darah dan manfaat donor darah ini bisa menambah wawasan anda dan mau segera mendonorkan darah secara rutin.