Healthy

Misteri dan Fakta Dibalik Fenomena Kedutan Mata, Benar Nggak Sih?

Pernahkah anda mengalami kedutan pada mata anda? Pasti pernah kan? Apa yang anda rasakan pada saat mengalaminya? ‘Risih’, pasti lah ya. Apalagi jika kedutannya terjadi pada bagian kelopak mata dan itupun secara tiba-tiba, pasti akan terasa sangat mengganggu, bukan?

Sebenarnya apa sih yang menyebabkan kelopak mata bisa mendadak berkedut? Pernahkah anda mencari jawaban atas pertanyaan ini sebelumnya? Atau anda malah cuek-cuek saja jika mengalaminya dan tidak pernah bertanya-tanya akan hal tersebut?

Tanpa anda sadari, mengetahu alasan mengapa kelopak mata bisa berkedut itu sangatlah penting. Konon katanya hal ini ada kaitannya dengan mitos-mitos yang dipercaya sejak dahulu kala. Bukan hanya memiliki kaitan dengan mitos saja, ternyata eh ternyata, kedutan juga berkaitan dengan kesehatan anda atau orang-orang yang mengalaminya.

Kalau anda tidak yakin atau percaya, anda bisa meluangkan waktu anda beberapa menit untuk membaca informasi yang disampaikan mengenai apa itu kedutan, penyebab dan juga bagaimana cara untuk mengatasinya. Yuk, kita langsung mulai saja penjelasannya satu per satu.

Mengetahui Makna Kedutan

Kedutan atau yang dikenal dengan nama myokymia merupakan gerakan berkedip atau kejang pada saraf kelopak mata atas atau bawah yang berulang dan tidak terkendali, tetapi hanya mempengaruhi satu mata di satu waktu.

Mata yang secara mendadak berkedut ini biasanya hanya terjadi dalam beberapa detik atau menit saja, yang terjadi dalam sekali atau beberapa kali dalam satu hari. Atau terkadang akan hilang dan kemudian datang lagi.

Kedutan terjadi dengan cara yang sangat spontan, yang umumnya ditandai dengana adanya gerakan tiba-tiba pada kelopak mata atas atau bawah dan kiri ataupun kanan.

Yang namanya kedutan bisa terjadi pada setiap orang dari semua usia dan bukanlah sesuatu yang perlu dikhawatirkan secara berlebihan, karena fenomena ini bukanlah sebuah penyakit berbahaya dan tidak mempengaruhi kemampuan penglihatan anda.

Tapi meskipun kedutan tidak akan menimbulkan rasa sakit dan tidak bersifat berbahaya, tapi tetap saja dengan kondisi seperti itu anda bisa menjadi sangat terganggu, bahkan jika kedutan yang dialami ternyata cukup kuat hingga menyebabkan kelopak mata sampai benar-benar menutup dan membuka kembali.

Kelopak mata sendiri adalah jaringan kulit tertipis yang dimiliki oleh tubuh manusia. Tapi meskipun kelopak mata merupakan jaringan kulit tertipis, kelopak mata justru memiliki syaraf, otot dan pembuluh darah yang tergolong sangat banyak dan tak sebanding dengan tipisnya kulit yang menjadi jaringan penyusunnya.

Bisa jadi hal inilah yang menyebabkan mengapa kelopak mata menjadi bagian tubuh yang paling sering mengalami kedutan. Selain kelopak mata, ada juga beberapa organ tubuh manusia yang lainnya, yang juga bisa mengalami kedutan. Namun yang paling sering adalah yang terjadi pada daerah di sekitar mata.

Kedutan Menurut Mitos

Kedutan yang terjadi pada kelopak mata terbagi menjadi 4 (empat) bagian, yaitu bagian mata kanan atas, kanan bawah, kiri atas dan kiri bawah.

Sama halnya seperti fenomena jatuhnya bulu mata secara tiba-tiba, yang dipercaya memiliki makna tertentu, beberapa orang juga mengaitkan kedutan pada masing-masing bagian kelopak mata tersebut sebagai pertanda dari sesuatu, yang mungkin akan terjadi pada pelakunya.

Kira-kira tanda-tanda seperti apa ya yang bisa ditafsirkan dari fenomena mata berkedut ini? Ini dia nih jawabannya:

1. Kelopak Mata Kanan Atas

Kedutan yang terjadi pada kelopak mata bagian sebelah kanan atas biasanya adalah suatu pertanda yang baik bahwa anda akan mendapat sebuah keuntungan atau rezeki yang tak terduga sebelumnya. Keuntungan yang akan anda peroleh tersebut bisa anda dapat melalui jalur jual beli, terbebas dari hutang dan lain sebagainya.

2. Kelopak Mata Kiri Atas

Sama seperti kedutan kelopak mata kanan atas, kedutan kelopak mata kiri atas juga bisa dijadikan sebagai pertanda yang baik, yairu bahwa anda akan segera mendapat rezeki. Namun, rezeki yang dimaksud disini adalah anda akan bertemu dengan kekasih yang telah lama anda nanti-nantikan.

Khusus untuk arti kedutan yang satu ini, biasanya terjadi pada mereka yang menjalani hubungan cinta jarak jauh. Sedangkan bagi yang tidak, bisa jadi kedutan kelopak mata di bagian kiri ini adalah sekedar pertanda bahwa anda akan bertemu saudara jauh.

3. Kelopak Mata Kanan Bawah

Kedutan kelopak mata kanan bawah memiliki arti yang berbeda dengan kedutan kelopak mata atas. Jika anda mengalami kedutan pada bagian ini maka itu merupakan suatu pertanda bahwa anda akan mengalami kesedihan. Air mata yang mengalir kemungkina disebabkan karena anda mendengar kabar buruk atau kekecewaan.

4. Kelopak Mata Kiri Bawah

Kelopak mata kiri bawah yang berkedut adalah tanda bahwa anda akan jatuh sakit. Terlepas dari benar atau tidaknya makna mengenai arti kedutan yang menyebut ramalan ini, beberapa orang justru menganggap bahwa kedutan pada kelopak mata kiri bawah tersebut memang murni adalah bentuk reaksi yang terjadi karena adanya suatu masalah dalam sistem kekebalan tubuh.

Selain keempat mitos yang dijelaskan di atas, ada juga pandangan lain mengenai fenomena ini. Pandangan tersebut berasal dari masyarakat yang tinggal di Bali, Indonesia. Menurut masyarakat di sana, kedutan diartikan atau terbagi ke dalam 2 makna yaitu:

  • Makedut ring soca tengen, wong istri ayu : Jika berkedut di mata kanan, berarti ada seorang wanita yang berniat baik.
  • Makedut ring soca kiwa, wong istri mepaksa ala : Berkedut di mata kiri, ada seorang wanita hendak berbuat buruk. Sumber lain menyebutkan, pertanda akan ada keluarga yang akan berkunjung.

Tak hanya masyarakat Bali saja yang memiliki pengertian terhadap fenomena mata berkedut ini. Masyarakat dari suku yang lain mungkin juga memiliki pandangan atau arti tersendiri untuk kondisi ini. Jika anda penasaran, anda bisa menanyakannya pada orang tua atau nenek-kakek anda. Mereka mungkin tahu jawabannya.

Nah, tulah tadi sedikit pembahasan mengenai arti kedutan kelopak mata. Selanjutnya, mari kita cari tahu apa yang menjadi faktor penyebab munculnya kedutan tersebut.

Kedutan Menurut Kesehatan

Beberapa orang pasti ada yang kurang setuju atau menolak tafsir atau anggapan kuno mengenai alasan terjadinya kedutan pada mata yang telah dijelaskan di atas tadi.

Mereka lebih memilih untuk lebih berfikir rasional dan mencari jawaban yang lebih bisa dibuktikan dan bukan hanya sebuah kebohongan tak jelas. Dan contoh masyarakat yang memiliki pemikiran seperti ini adalah mereka yang sudah terbuka pada yang namanya ilmu pengetahuan dan teknologi.

Tidak salah memang jika anda ingin melestarikan budaya dari nenek luhur, tapi tak ada salahnya juga jika anda mencoba untuk mencari tahu tentang kebenaran yang sesungguhnya, bukan? Begitu lah yang dilakukan oleh para ahli medis yang telah melakukan sejumlah penelitian dalam jangka waktu yang lama, hanya untuk mencari tahu penyebab terjadinya kedutan.

Berikut ini adalah salah satu ahli yang menuturkan atau menjelaskan pendapat mereka tentang penyebab terjadinya kedutan pada kelopak mata.

Dr. Karen Wolfe, yang merupakan seorang penulis buku “Create The Body Your Soul Desires” mengatakan bahwa kedutan yang terjadi pada mata bisa menjadi pertanda bahwa tubuh anda sedang mengalami gangguan atau masalah kesehatan yang ringan. 

Kedutan atau yang istilah medisnya Blepharospasm (Beb) adalah kontraksi otot tak terkontrol yang akhrnya menyebabkan kontraksi pada daerah di sekitar mata. Jika Anda terus-menerus mengalami kedutan ini tanpa henti, bisa jadi hal tersebut merupakan gejala gangguan saraf.

Tapi, bila hanya anda mengalaminya sesekali, mata kedutan jika diartikan secara medis bisa berarti kalau anda sedang merasa stres, kurang tidur, atau terlalu lama melihat di tempat yang sama dalam waktu lama (misalnya, terlalu lama melihat layar komputer).

Para ahli kesehatan sepakat mengatakan bahwa 99% kedutan yang terjadi pada mata disebabkan karena tubuh didera oleh stres dan rasa kelelahan. Tidak ada cara lain yang bisa anda lakukan untuk menghentikan kedutan pada mata ini selain membiarkan tubuh dan mata anda beristirahat untuk beberapa waktu.

Sebelum masalah ini semakin parah dan membahayakan kesehatan anda, maka ada baiknya jika anda mulai mengurangi tingkat stres, mengurangi asupan kopi dan cobalah untuk tidur minimal 7 jam sehari.

Menurut Burt Dubow, OD, FAAO, yaitu seorang pakar mata dari Contact Lens and Cornea Section of the American Optometric Association, kedutan bukanlah masalah medis yang serius. Kedutan adalah kontraksi yang melibatkan otot orbicularis oculi.

Kedutan terjadi karena serabut saraf di dalam otak mengalami kontraksi untuk sesaat. Denyutan pembuluh darah tiba-tiba seperti mengalami rangsangan (kontraksi), yang membangkitkan aliran listrik melalui nervus facialis yang membuat mata menjadi kejang untuk sesaat.

Kedutan ini dianggap berbahaya, jika kejadiannya berlangsung secara terus menerus dan dalam waktu lama atau gerakannya tidak bisa ditangani atau diobati.

Menurut allaboutvision, fenomena kedutan yang mungkin anda alami mungkin saja disebabkan oleh beberapa faktor di bawah ini:

1. Stres Yang Melanda

Mata berkedut bisa menjadi salah satu pertanda bahwa anda tengah mengalami stres, yang ditandai dengan mata yang menjadi begitu tegang. Mengurangi penyebab stres akan sangat membantu anda untuk membuat mata berhenti bergerak-gerak.

2. Faktor Kelelahan

Penyebab yang kedua adalah dikarenakan anda merasa kelelahan, yang salah satunya mungkin akibat anda kurang tidur, entah itu ada kaitannya dengan stres yang anda alami ataupun karena alasan lainnya. Sebisa mungkin, usahakan untuk memiliki waktu beristirahat yang cukup, jika anda tidak mau terganggu dengan kedutan tersebut.

Dr. Andreas Prasadja, RPSGT, yaitu seorang sleep physician di Sleep Disorder Clinic dari RS Mitra Kemayoran, mengatakan bahwa kedutan bisa diakibatkan oleh gangguan pada organ penglihatan, yang bersifat sementara akibat kurang istirahat. Gangguan ini akan menjadi lebih parah, jika sudah menjalar ke otot yang ada di daerah sekitar bibir.

Kondisi ini terjadi karena adanya iritasi yang terjadi pada saraf kranial ke-7 di wajah, yang disebabkan oleh pembuluh darah arteri serebri anterior atau karena gangguan yang lain.

Jika pekerjaan anda memaksa anda untuk berkutat di depan komputer sepanjang hari, maka istirahatkan mata anda sejenak dengan cara melihat ke jauh depan, kemudian pejamkan. Kompresan air dingin pada mata juga baik diberikan untuk mengurangi peradangan. Jika kedutan masih berlanjut, berkonsultasilah ke spesialis saraf.

3. Mata Yang Terlalu Lelah

Penyebab yang selanjutnya adalah karena mata anda mungkin bekerja terlalu keras, sehingga memicu kelopak mata untuk bergerak-gerak. Mata yang tegang karena terus menatap komputer merupakan salah satu hal yang menjadi penyebab yang sangat umum dari gangguan mata yang terjadi.

4. Pengkonsumsian Kafein dan Alkohol

Banyak ahli yang percaya bahwa terlalu banyak mengkonsumsi minuman atau makanan yang memiliki kandungan kafein yang tinggi dan alkohol, dapat memicu mata berkedut karena tekanan pada pembuluh darah meningkat.

5. Mata Dalam Keadaan Kering

Lebih dari separuh penduduk yang sudah berumur atau sudah tua mengalami mata kering yang memang umum terjadi akibat dari proses penuaan.

Mata kering juga sangat umum dialami oleh orang-orang yang banyak beraktivitas menggunakan komputer, mengkonsumsi obat-obatan tertentu seperti antihistamin, antidepresan, memakai lensa kontak dan mengkonsumsi kafein atau alkohol. Lelah dan stres juga bisa memicu terjadinya mata kering.

6. Ketidakseimbangan Nutrisi

Beberapa laporan menunjukkan bahwa kekurangan zat gizi tertentu seperti magnesium dapat memicu terjadinya kejang pada bagian kelopak mata. Jika anda merasa kalau anda mengalami kekurangan gizi dan telah mempengaruhi kesehatan mata anda, maka sebaiknya segeralahberkonsultasi dengan ahlinya.

7. Disebabkan KarenaAlergi

Orang-orang dengan mata alergi biasanya memiliki gejala yang antara lain seperti gatal, bengkak dan mata berair. Ketika mata digosok, maka akan mengeluarkan histamin yang memicu keluarnya air mata. Beberapa bukti menunjukkan bahwa histamin dapat menyebabkan kelopak mata bergerak-gerak.

8. Gangguan saraf motorik ke-7

Menurut Dr.Donny Istiantoro, Sp.M, yaitu seorang spesialis mata di Jakarta Eye Center, kedutan pada mata adalah hal yang tidak perlu dikhawatirkan. Karena, biasanya akan sembuh sendiri. Hal ini disebabkan karena gangguan saraf motorik ke-7 ini hanyalah akibat keadaan yang terlalu lelah.

Untuk hal yang satu ini, bisa diatasi dengan cara mengkonsumsi multivitamin penambah darah atau vitamin E. Jika kondisinya semakin parah dan mengganggu aktivitas sehari-hari, anda bisa meminta solusi atau memeriksakan diri ke ahli mata.

9. Dystonia atau Blepharospasm

Menurut naturopati Riani Susanto, ND, CT., mata berkedut bisa disebakan oleh faktor keturunan, trauma fisik dan infeksi. Ketiganya membuat saraf bergerak dan otot mata berkontrasi kedutan (dystonia). Atau bisa juga karena stres dan kelelahan, sehingga kontraksi otot menjadi tidak terkendali dan menyebabkan terjadi kontraksi pada daerah sekitar mata (blepharospasm).

Untuk kasus ini, anda sangat dianjurkan untuk menjauhi yang namanya stres. Cobalah menjadi orang yang lebih bersyukur dengan semua yang telah anda miliki sekarang. Rasa syukur mampu mengangkat beban pikiran anda. Agar daerah mata yang berkedut terasa relaks, maka kurangi paparan cahaya dengan menggunakan kaca mata hitam.

Jika kedutan mata sudah menjadi permanen, suntik botoks bisa dilakukan jika perlu, untuk melokalisasi dan membuat lumpuh area kedutan.

Selain kesembilan faktor penyebab di atas, walaupun memang masih sangat jarang, namun mata berkedut juga bisa menjadi salah satu pertanda dari sejumlah kondisi neurologis (yang jika terjadi selalu diikuti oleh tanda dan gejala lainnya), seperti:

  • Bell’s palsy
  • Cervical dystonia
  • Dystonia
  • Multiple sclerosis
  • Oromandibular dystonia dan facial dystonia
  • Sindrome Tourette

Mata berkedut juga bisa menjadi bentuk dari efek samping dari penggunaan obat-obatan tertentu, terutama obat-obatan epilepsi dan psikosis. Namun, jika Anda hanya mengalami mata kedutan di satu sisi, tanpa adanya gejala lain yang mengikuti, tidak usah khawatir.

Mata kedutan akan hilang sendiri dalam waktu singkat, namun bisa kambuh dalam beberapa jam, hari, atau di lain waktu. Kabar baiknya, kedutan adalah kondisi yang umum terjadi dan bukan merupakan gejala dari suatu penyakit serius.

Cara Untuk Meredakan Kedutan

Cara untuk meredakan kedutan di sekitar daerah mata tergantung pada gejala yang dirasakan. Karena Mata kedutan bukanlah masalah yang besar, jadi anda bisa mengatasinya atau meredakannya dengan mudah di rumah. Caranya tidak sulit kok, dan juga tidak malah yang pastinya.

Akan tetapi, anda harus ingat, jika ternyata keadaan anda menjadi semakin memburuk, maka pertolongan dokter harus segera anda dapatkan.

Oke lah, kalau begitu langsung saja. Adapun cara yang bisa anda lakukan untuk meredakan mata yang berkedut adalah:

  • Kompres mata. Setiap malam menjelang tidur, tempelkan kompres air hangat pada mata yang berkedut. Jika kedutan masih berlangsung, coba untuk gonta-ganti kompres air hangat dengan air dingin setiap 10 menit sekali.
  • Akupuntur/pijat. Saat berkunjung ke tempat praktik akupuntur, beri tahukan pemijat Anda tentang keluhan mata kedutan Anda. Cara lainnya, Anda bisa lakukan pijatan sendiri di rumah. Cukup tekan dengan jari di area alis Anda dan pijat lembut dengan gerakan memutar selama beberapa menit untuk melemaskan otot-otot mata. Lalu, perlahan bergerak ke sisi luar mata, area bawah mata, dan bagian dalam mata.
  • Kurangi alkohol dan kafein. Selain kopi dan teh, kurangi juga minuman energi dan obat penghilang nyeri. Alternatifnya, Anda bisa teguh air tonik, alias air kelapa. Air kelapa diklaim bisa melemaskan otot akibat kandungan quinine di dalamnya.
  • Tidur lebih awal. Jika kedutan disebabkan oleh kurang tidur, coba untuk tidur 10-15 menit lebih awal dari jadwal tidur normal Anda. Begadang bisa memberatkan kerja kelopak mata.
  • Sauna wajah. Tidak hanya akan menenangkan dan menghidrasi wajah, uap panas akan membuka dan membersihkan pori. Caranya, tuangkan air panas dalam sebuah mangkuk, tutup kepala Anda dengan handuk dan biarkan uap menghangatkan wajah Anda. Coba juga tambahkan minyak esensial, seperti kayu putih, lavender, atau mawar yang juga efektif untuk meredakan alergi atau mata kering.

Gimana guys? Sudah tahukan sekarang apa sebenarnya yang menjadi penyebab terjadinya kedutan pada daerah di sekitar mata? Percaya tidak percaya, tapi memang begitulah fakta yang didapat untuk saat ini.

Untuk mitosnya sendiri, sampai saat ini juga masih tetap ada dan dipercaya oleh beberapa orang. Apakah anda mempercayainya atau tidak, semua kembali lagi kepada diri anda masing-masing.

Nah, usai sudah penjelasan atau informasi ini disampaikan, semoga anda bisa memahami apa yang disampaikan di dalam artikel ini dan semoga bisa bermanfaat untuk anda. Selamat beraktivitas kembali.