Healthy

Yuk Kenali Apa Itu Kanker, Proses Pembentukan dan Penyebarannya

Kanker adalah sebuah penyakit yang timbul karena sel abnormal di dalam tubuh membelah atau melakukan pembelahan dengan cara yang tidak terkendali. Beberapa jenis kanker tertentu bahkan berpotensi untuk menyebar ke jaringan lain di dalam tubuh dan akan menyebabkan kerusakan di dalamnya.

Jika anda beruntung, jenis kanker yang jinak masih bisa diatasi dengan bantuan medis. Tapi jika yang menyerang tubuh anda adalah jenis yang lebih berbahaya, kemungkinan anda untuk sembuh akan relattif lebih kecil.

Entah kenapa, akhir-akhir ini, kanker mendadak menjadi “primadona” di masyarakat. Hampir setiap harinya penyakit berbahaya ini menjadi topik pembicaraan di kalangan masyarakat, khususnya di Indonesia.

Apalagi sejak adanya kabar dari beberapa artis Indonesia yang harus kehilangan nyawanya karena menderita penyakit yang bernama kanker ini. Tak hanya di Indonesia, kabarnya 1 dari 2 orang di Inggris, rentan terkena atau mengidap kanker. 

Sejak dulu, sebenarnya kanker memang sudah ada, tapi penyebarannya tidak sebanyak seperti yang terjadi sekarang ini. Diketahui bahwa sudah ada sekitar kurang lebih 200 jenis kanker, yang telah berhasil ditemukan oleh medis. Tidak menutup kemungkinan kalau di kedepannya jumlah ini akan bertambah lagi, mengingat pola hidup manusia yang menjadi semakin tidak teratur dan cenderung asal-asalan.

Awal Mula Terbentuknya Kanker

Semua penyakit timbul pasti karena adanya suatu sebab. Khususnya untuk kanker, biasanya awal kemunculan penyakit ini dimulai dari dalam sel. Perubahan yang terjadi pada sel inilah yang menjadi salah satu tanda dari terbentuknya kanker di dalam tubuh.

Seperti yang kita ketahui, tubuh manusia itu terdiri atas lebih dari seratus triliun (100.000.000.000.000) jumlah sel. Nah, pertumbuhan kanker dimulai dengan perubahan dalam satu sel atau sekelompok kecil sel tersebut.

Biasanya manusia memiliki jenis sel dalam jumlah yang signifikan. Hal ini dikarenakan sel memiliki sinyal-sinyal tertentu yang berfungsi untuk mengendalikan seberapa besar dan seberapa sering sel tersebut membelah.

Jika salah satu dari sinyal tersebut melakukan pekerjaannya dengan salah ataupun hilang, sel tersebut akan mulai tumbuh dan berkembang biak dalam jumlah yang terlalu banyak dan tak terkendali, yang pada akhirnya akan membentuk suatu benjolan yang dikenal dengan sebutan tumor. Tumor primer inilah yang nantinya bisa berkembang menjadi kanker.

Beberapa jenis kanker, seperti misalnya leukemia, perkembangannya memang agak sedikit berbeda, karena biasanya dimulai dari sel darah. Jenis ini tidak terbentuk dari tumor padat.

Karena tidak berasal dari tumor, sebagai gantinya, sel kanker leukemia terbentuk di dalam darah dan terkadang di sumsum tulang. Pada saat kanker mulai terbentuk, perubahan demi perubahan tertentu akan terjadi di dalam sel-sel gen  ataupun sekelompok sel tertentu.

Gen dan Pembelahan Sel

Seperti yang sudah dijelaskan di atas tadi, tubuh manusia ini tersusun dari sel-sel yang jumlahnya sangat banyak. Berbagai jenis sel dalam tubuh tersebut masing-masing memiliki dan melakukan tugas atau pekerjaan yang berbeda-beda satu sama lain. Akan tetapi, pada dasarnya semua sel tersebut adalah sama.

Kesamaan diantara jenis sel-sel tersebut adalah mereka semua memiliki pusat kendali yang disebut dengan nukleus. Tahukah anda apa yang dimaksud dengan nukleus ini? Contoh dari bagaimana gambaran nukleus bisa anda lihat di atas.

Nukleus atau yang lebih dikenal dengan sebutan inti sel ini merupakan salah satu bagian utama sel yang paling penting, karena nukleus ini merupakan sel yang mengendalikan seluruh aktivitas sel. Nukleus juga merupakan salah satu organel terbesar yang dilindungi oleh membran plasma.

Dari gambar yang ditampilkan di atas, anda bisa lihat bahwa di dalam nukleus terdapat kromosom yang terdiri dari ikatan DNA (asam deoksiribonukleat) yang panjang. DNA tersebut mengandung ribuan gen, yang diberi kode pesan yang berfungsi untuk memberi tahu bagaimana seharusnya sel-sel tersebut berperilaku atau melakukan tugas-tugasnya.

Setiap gen akan bertindak seperti seorang instruktur yang memberitahu sel untuk melakukan sesuatu. Gen ini bisa jadi adalah protein, atau sejenis molekul yang disebut dengan RNA. Protein dan RNA ini akan mengendalikan sel secara bersama. Mereka lah yang akan memutuskan jenis dari sel itu sendiri, apa yang terjadi, kapan sel tersebut akan membelah dan kapan sel itu akan mati.

Perubahan Gen di Dalam Sel

Di dalam sel, biasanya gen akan mengalami yang namanya mutasi (perubahan). Gen akan memastikan bahwa sel tumbuh dan bereproduksi secara teratur dan terkendali. Mereka juga lah yang memastikan bahwa beberapa sel diproduksi dalam jumlah yang lebih banyak atau sesuai dengan kebutuhan untuk menjaga tubuh agar tetap dalam kondisi yang sehat.

Perubahan atau mutasi pada gen umumnya dilakukan jika gen telah rusak, hilang atau disalin dua kali. Mutasi tersebut bisa terjadi secara kebetulan saat sel membelah. Beberapa mutasi yang terjadi akan mengakibatkan sel tidak lagi memahami instruksinya dan mulai tidak terkendali. Jika terjadi  sekitar setengah lusin mutasi pada sel normal, maka sel tersebut akan berubah menjadi sel kanker.

Mutasi pada gen tertentu mungkin terjadi disebabkan karena terlalu banyaknya protein yang diproduksi, sehingga memicu sel untuk membelah. Atau bisa jadi karena protein yang biasanya bertugas memberi tahu sel untuk berhenti membelah mungkin tidak diproduksi. Protein abnormal ini biasanya diproduksi dengan cara yang berbeda dari cara normalnya.

Video yang akan ditunjukkan di bawah ini akan menunjukkan anda bagaimana gen dan kromosom yang sudah rusak masih bisa melakukan pembelahan:

Perlu anda ketahui bahwa kanker bukanlah penyakit yang bisa langsung diketahui dalam kurun waktu yang singkat. Diperlukan waktu bertahun-tahun bagi sel tubuh yang rusak untuk membelah, tumbuh serta membentuk tumor yang cukup besar sehingga menimbulkan gejala tertentu atau bisa diidentifikasi melalui proses scanning.

Jadi dengan kata lain, penyakit ini termasuk penyakit jangka panjang karena hanya bisa terdeteksi setelah beberapa tahun setelah terserang.

Proses Terjadinya Mutasi Gen

Mutasi atau perubahan pada gen bisa terjadi secara kebetulan saat sel sedang membelah. Mereka juga bisa disebabkan oleh faktor-faktor di dalam sel. Atau bisa juga disebabkan oleh hal-hal yang berasal dari luar tubuh, seperti zat kimia dalam asap rokok. Beberapa orang yang mewarisi kesalahan pada gen tertentu akan membuat mereka lebih mungkin terkena kanker.

Beberapa gen mengalami kerusakan setiap harinya dan sel-selnya sangat baik dalam memperbaiki kerusakan tersebut. Tapi seiring dengan berjalannya waktu, kerusakan yang terjadi bisa bertambah parah. Dan jika sel mulai tumbuh terlalu cepat, biasanya mereka akan cenderung melakukan mutasi lebih sering dan cenderung tidak memperbaiki gen-gen yang rusak.

Pertumbuhan Sel Kanker

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, kanker tidak bisa didiagnosa dengan cepat. Ada tahapan-tahapan dimana sel kanker tersebut terbentuk, tumbuh dan berkembang. Keberadaan kanker biasanya erat kaitannya dengan pembentukan tumor. Dari perkembangan tumor inilah sel kanker bisa terbentuk.

Tapi meskipun demikian, tidak semua tumor berpotensi menyebabkan kanker, lho guys. Jadi jangan langsung menarik persepsi yang salah jika anda masih belum membaca informasi yang disampaikan artikel ini sampai selesai.

Agar anda lebih memahami bagaimana sebenarnya proses pertumbuhan sel hingga menjadi kanker, ada baiknya jika anda membaca penjelasan yang telah disajikan di bawah ini:

Perbedaan Tumor Jinak dan Kanker (Tumor Ganas)

Tumor adalah benjolan yang terbentuk dari pertumbuhan sel-sel tubuh yang abnormal. Tumor yang terbentuk ini bisa jinak dan bisa juga ganas. Jika tumor tersebut masih dalam kategori jinak, maka itu bukan kanker. Tapi jika sebaliknya, maka itulah yang dinamakan dengan kanker. Diantara keduanya ada beberapa perbedaan ciri-ciri yang cukup signifikan, yaitu:

Tumor Jinak

Adapun ciri-ciri dari tumor jinak adalah:

  • Pertumbuhannya biasanya cukup lambat
  • Tidak menyebar ke bagian tubuh yang lain
  • Biasanya memiliki penutup yang terdiri dari sel normal

Tumor jinak biasanya terdiri dari sel-sel yang sangat mirip dengan sel normal pada umumnya. Tumor ini hanya akan menimbulkan masalah jika:

  • Mulai tumbuh membesar
  • Mengakibatkan rasa tidak nyaman dan tidak sedap dipandang
  • Menekan organ tubuh lainnya
  • Mengambil alih daerah atau ruang di dalam tengkorak (seperti tumor otak misalnya)
  • Melepaskan hormon yang bisa mempengaruhi kinerja tubuh

Tumor Ganas (Kanker)

Berbeda dengan tumor jinak di atas, tumor ganas akan berpotensi besar untuk membentuk sel kanker. Adapun ciri-ciri dari tumor ganas atau kanker tersebut antara lain:

  • Biasanya pertumbuhannya lebih cepat dari tumor jinak
  • Menyebarkan dan merusak jaringan di sekitarnya
  • Dapat menyebar ke bagian tubuh lain, seperti misalnya di dalam aliran darah atau pada sistem getah bening untuk membentuk tumor sekunder. Penyebaran ke bagian tubuh lainnya disebut dengan metastasis

Pertumbuhan Kanker Hingga Menjadi Besar

Pada awal pertumbuhannya, sel kanker berada di dalam jaringan tubuh dimana mereka akan berkembang, misalnya pada lapisan kandung kemih atau saluran payudara. Dokter menyebut pertumbuhan kanker ini sebagai pertumbuhan kanker superfisial, atau bisa juga disebut karsinoma in situ.

Sel kanker tumbuh dan membelah diri untuk menciptakan sel yang lebih banyak dan akhirnya akan membentuk tumor. Tumor tersebut akan mengandung jutaan sel. Pada umumnya, semua jaringan tubuh memiliki lapisan yang berfungsi untuk menjaga sel-sel di dalam jaringan tersebut yang disebut dengan membran basal.

Sel kanker yang berhasil menembus membran dasar itu disebut dengan kanker invasif. Kanker invasif adalah kanker yang mulai menyebar ke daerah yang ada di sekitarnya.

Pengaruh Suplai Darah Terhadap Pertumbuhan Kanker

Seiring dengan pertumbuhan tumor yang semakin besar, pusatnya akan semakin jauh dari pembuluh darah di daerah dimana ia tumbuh. Jadi pusat tumor tersebut akan mendapat asupan oksigen dan nutrisi lain dalam jumlah yang lebih sedikit dari yang biasa dibutuhkan oleh sel pada umumnya untuk bertahan.

Seperti sel sehat, sel kanker juga tidak bisa hidup tanpa pasokan oksigen dan nutrisi. Jadi mereka mengirimkan sinyal yang disebut dengan faktor angiogenik, untuk menyalurkan darah yang dibutuhkan oleh tumor untuk tumbuh dan berkembang. Inilah yang disebut dengan angiogenesis. Tanpa suplai darah, tumor tidak bisa tumbuh menjadi lebih besar.

Begitu kanker bisa merangsang pertumbuhan pembuluh darah, maka ia bisa tumbuh lebih besar dan tumbuh lebih cepat. Ini akan merangsang pertumbuhan ratusan kapiler baru dari pembuluh darah yang berada di dekatnya untuk membawakannya nutrisi dan oksigen.

Penelitian mengenai pertumbuhan pembuluh darah (angiogenesis)

Penelitian mengenai angiogenesis ini memang sudah banyak dilakukan oleh para ahlinya. Penelitian telah menemukan bahwa jumlah faktor angiogenik sangat tinggi di tepi luar kanker. Beberapa jenis obat tertentu bisa menghentikan pertumbuhan kanker menyebar ke pembuluh darah (obat anti angiogenik) dapat menghentikan kanker tumbuh atau menyebar.

Obat tersebut biasanya tidak bisa menyingkirkan atau menghilangkan sel kanker tersebut sepenuhnya, tapi mungkin bisa mengecilkan atau menghentikannya untuk tumbuh dalam beberapa kasus tertentu. Beberapa obat anti angiogenik yang dapat mengendalikan beberapa jenis kanker ini masih sedang dikembangkan dan diuji hingga saat ini.

Penyebaran Sel Kanker

Pernahkan anda mencari tahu bagaimana proses penyebaran kanker hingga menyebar ke jaringan sekitarnya? Kalau belum, inilah saatnya anda mengetahuinya.

Ketika tumor mulai berkembang menjadi semakin besar, maka dia akan mengambil alih sebagian besar ruang di dalam tubuh. Kemudian kanker tersebut akan menyebabkan tekanan pada struktur tubuh yang ada di sekitarnya.

Kanker tersebut juga bisa tumbuh langsung ke struktur tubuh di dekatnya. Inilah yang disebut dengan invasi lokal. Bagaimana kanker sebenarnya tumbuh menjadi sekitar jaringan tubuh normal belum sepenuhnya dipahami.

Beberapa jenis kanker tumbuh di tempat-tempat tertentu, yang dimulai dari  tempat di mana ia pertama kali tumbuh. Namun, tumor bisa menyebar ke beberapa jaringan dengan lebih mudah daripada yang lain. Misalnya saja pembuluh darah besar yang memiliki dinding yang sangat kuat dan jaringan padat seperti tulang rawan.

Kedua tempat ini adalah tempat yang sulit bagi tumor untuk tumbuh dan berkembang. Jadi dengan kata lain, tumor ini bisa tumbuh di beberapa tempat yang paling rentan.

Penelitian yang pernah dilakukan sebelumnya telah membagi cara pertumbuhan tumor ke dalam 3 cara. Beberapa jenis tumor tertentu mungkin akan menggunakan salah satu dari ketiga cara penyebaran ini. Cara manakah kira-kira yang paling banyak digunakan? Jawabannya bergantung pada  jenis tumor itu sendiri dan di bagian tubuh mana dia tumbuh.

Tekanan Akibat Pertumbuhan Tumor

Seiring dengan pertumbuhannya, tumor akan memakan lebih banyak tempat dan akan mulai menekan jaringan tubuh normal yang ada di dekatnya. Pertumbuhan tumor akan memaksa dirinya masuk melalui jaringan normal, seperti yang terlihat pada diagram di bawah ini:

Seiring dengan pertumbuhan kanker, ia akan memeras dan memblok pembuluh darah kecil di daerah tersebut. Karena kadar darah dan oksigen yang rendah, beberapa jaringan normal akan mulai mati. Hal ini lah yang membuat kanker menjadi lebih mudah masuk dan menyebar ke jaringan lainnya.

Jika dikaji secara lebih dalam lagi, sebenarnya masih ada banyak hal lainnya yang perlu anda ketahui mengenai kanker ini. Hanya saja, akan lebih baik jika anda mengetahui informasi umumnya terlebih dahulu sebelum akhirnya masuk kepada penjelasan yang lebih dalam lagi. Yah, setidaknya setelah mengetahui informasi ini anda bisa lebih peduli terhadap kesehatan anda sehingga anda bisa terhindar dari bahaya kanker tersebut.