History

Heboh! Telah Ditemukan Gadis Es

Selamat datang di gunung berapi Llullaillaco! Gunung ini terletak di negara Argentina yang mungkin tidak banyak orang yang tau, akan tetapi gunung ini banyak menyimpan sejarah yang penting bagi peradaban manusia. Tempat inilah yang dijadikan bangsa Inka kuno sebagai tempat beribadah terpenting mereka. Peradaban mereka menggunakan gunung ini sebagai altar persembahan dan sebagainya. Mereka memiliki sebuah ritual yang sangat mengerikan, yaitu membawa anak-anak kecil ke puncak gunung dan meninggalkan mereka hingga mati membeku disana yang dimana dijadikan sebagai ritual persembahan mereka.

 

Pada tahun 1995, para peneliti menemukan seorang gadis yang membeku dalam kondisi yang masih utuh dan prima. Para peneliti ini pun kemudian menamakan gadis kecil ini dengan nama “Juanita”, yang kemudian membawanya kembali untuk diteliti lebih lanjut. Yang mereka temukan pada kondisi anak ini bahwa anak ini telah dimumikan!

 

Kita bisa melihat Juanita di pameran yang digelar di Museum Santuarios Andinos di Peru. Selain Juanita, ia juga diberi julukan “Si Gadis Es”. Karena es yang menguburnya , tubuhnya diawetkan secara sempurna. Bahkan baju yang ia kenakan pun masih terlihat berwarna dan sama sekali tidak pudar. Gadis remaja ini meninggal dengan menggunakan pakaian yang baik, sepatu dan perhiasan dengan ornamen yang cantik, dengan dibungkus syal dan duduk bersila.

 

Analisis genetika mengkonfirmasi bahwa terdapat hubungan antara para Inka dan bangsa Ngobe dari Panama. Para Inka percaya bahwa memberikan persembahan adalah sebuah penghormatan, karena jiwa mereka akan segara dibawa ke dunia para dewa dan mereka akan hidup selamanya di Firdaus.

Juanita mungkin sudah tidak akan pernah hidup kembali, namun dia telah memberi seluruh kehidupannya untuk bangsa Inka dan bangsa-bangsa kuno yang telah terlupakan. Hal ini sungguh luar biasa, karena kita dapat melihat mereka dengan jelas dan detail meskipun mereka hidup ratusan tahun yang lalu. Sejarah mungkin tidak mencatat mereka, namun kini kita telah mencatatnya kembali.


Meski menjadi salah satu penemuan yang telah menggegerkan dunia, namun hal ini juga telah mengundang banyak kontroversial. Banyak orang yang beranggapan bahwa untuk menyenangkan dewa atau apapun yang mereka sembah, tidak selayaknya melakukan pengorbanan yang nampak tidak manusiawi, melainkan dengan perbuatan baik di dunia.