History

Inilah Perang Terlama Sepanjang Sejarah Dunia

Seiiring berkembangnya sejarah perkembangan manusia, selalu diliputi dengan tangis dan darah yang disebabkan dari peperangan. Seperti yang kita ketahui, sebuah perang tidak akan pernah dapat menyelesaikan masalah. Pastinya hanya akan menimbulkan kesedihan dan penderitaan bagi pihak yang bertikai. Entah itu didasari oleh tujuan apa dari perang tersebut. Nah, ternyata perang ini ada juga yang berlangsung sampai bertahun-tahun lamanya. Entah kenapa perang itu betah berlama-lama. Alasannya pun bermacam-macam, mulai dari memperebutkan wilayah, sumber daya, memperjuangkan aspirasi, dan yang paling tabu adalah masalah agama. Oleh karenanya Ark21.com merangkum 6 perang terlama di dunia. Yuk, cekidot!

1. Perang Mawar

Nama Perang : Perang Mawar (War of the Roses)
Siapa : House of York vs House of Lancaster
Dimana : Inggris, Wales dan Calais
Kapan : 1455-1485
Lama Perang : 30 tahun

Perang Mawar merupakan salah saru perang antar dinasti di Inggris untuk memperdebutkan tahta Kerajaan Inggris. Yang terlibat dalam perang adalah House of York dan House of Lancaster, dimana kedua dinasti ini merupakan cabang dari House of Plantagenet. Perang ini berakhir, ketika Henry Tudor, dari House of Lancester mengalahkan Raja Richard III dari House of York di Pertempuran Bosworth Field pada 22 Agustus 1485. Kemudian, Henry Tudor menikahi Elizabeth of York dan menyatukan kembali dua dinasti yang sempat berselisih.

2. Perang 30 Tahun

Nama Perang : Perang 30 tahun
Siapa : Koalisi Anti-Habsburg vs Dinasti Habsburg dan sekutunya
Dimana : Eropa (khususnya Jerman)
Kapan : 1618-1648
Lama Perang : 30 tahun

Perang 30 Tahun merupakan salah satu perang yang paling destruktif di Eropa. Sekilas, perang ini tampak Katolik vs Protestan, namun banyak faktor lain yang menyebabkan perang ini, seperti kaum elite kerajaan-kerajaan Eropa yang memperebutkan kekuasaan, lalu Perancis menjadi kerajaan yang kuat di bawah Dinasti Bourbon, bangkitnya Kerajaan Swedia dan keinginan Swedia menguasai Jerman Utara dan lain-lain. Jadi bisa dibilang perang ini terjadi karena multi-sebab. Perang ini baru berakhir ketika ditandatangani Perjanjian Munster dan Osnabruck pada tanggal 24 Oktober 1648.

3. Perang Greco-Persia

Nama Perang : Perang Greco-Persia
Siapa : Kota-kota Yunani vs Kerajaan Persia
Dimana : Yunani, Thrakia, Kepulauan Aigea, Asia kecil, Siprus dan Mesir
Kapan : 500 SM – 448 SM
Lama Perang : 52 tahun

Cikal bakal perang ini dimulai ketika Raja Persia yaitu Raja Cyrus Yang Agung menguasai kota-kota Yunani, di Ionia, Asia Kecil dan menempatkan seorang pemimpin di masing-masing kota itu. Pada tahun 500 SM, pemimpin kota Miletos, yaitu Aristagoras, mulai melakukan ekspedisi untuk menaklukkan Pulau Naxos, dengan dukungan Persia. Namun, ekspedisi itu berakhir dengan kegagalan dan Aristagoras pun akhirnya dipecat. Aristagoras lalu menghasut kota-kota Yunani di Asia Kecil untuk memberontak melawan.

4. Perang 100 Tahun

Nama Perang : Perang 100 Tahun
Siapa : Kerajaan Inggris vs Kerajaan Perancis
Dimana : Perancis, Negara dataran rendah (Belanda dan sekitarnya), Inggris dan Spanyol
Kapan : 1337-1453
Lama perang : 116 Tahun

Perang ini merupakan salah satu konflik dalam teater Eropa. Perang ini terjadi karena Edward III dari Inggris mengklaim tahta Perancis ketika Raja Perancis, Raja Charles IV, meninggal tahun 1328 dan tidak ada pewaris tahta. Edward III melalui garis ibunya, merupakan cucu dari Raja Philip IV Perancis dan keponakan Raja Charles IV. Namun Perancis menolak klaim ini. Perang ini berlangsung dalam masa 5 Raja Inggris dan 5 Raja Perancis. Perang selesai ketika Inggris kalah dari Perancis di Pertempuran Castillon, di Gascony yang merupakan benteng terakhir di Perancis pada 17 Juli 1453.

5. Perang 335 Tahun

Nama Perang : Perang 335 tahun
Siapa : Belanda vs Kepulauan Scilly
Dimana : Kepulauan Scilly
Kapan : 1651-1986
Lama Perang : 335 Tahun

Mungkin perang ini bisa dibilang unik karena perang ini tidak ada pertumpahan darah. Awal mula perang ini dimulai ketika Belanda bersekutu dengan Kaum Parlemen di Inggris ketika terjadi perang antara Royalis vs Parlemen. Pada tahun 1648, Royalis terdesak dan mundur ke Cornwall yang merupakan benteng akhir Royalis dan pada tahun yang sama, Royalis terpaksa mundur ke Kepulauan Scilly dan Kaum Parlemen menguasai seluruh Inggris daratan. Namun dalam perang tersebut, Belanda menderita kerugian besar akibat gempuran dari armada Royalis yang berbasis di Scilly.

Pada 30 Maret 1651, Laksamana Maarten Harpertszoon Tromp tiba di Scilly untuk menuntut rugi dari armada Royalis untuk kapal Belanda dan barang-barang yang diambil. Namun tidak dicapai kata sepakat sehingga Belanda menyatakan perang secara khusus terhadap Kepulauan Scilly, karena sebagian besar dari Inggris sudah dikuasai Parlemen. Pada tahun itu juga (Juni 1651), pasukan Royalis menyerah terhadap pasukan Parlemen yang dipimpin oleh Admiral Robert Blake.

Ini berarti Armada Belanda tidak berada lagi dengan ancaman. Namun karena ketidakjelasan deklarasi satu bangsa perang melawan sebagian bangsa kecil lain, Belanda tidak secara resmi menyatakan perdamaian. Hal ini yang mengakibatkan Belanda dan kepulauan Scilly teta berada dalam situasi perang. Pada tahun 1985, Roy Duncan, Sejarahwan dan Ketua dewan Kepulauan Scilly, menulis surat kepada Kedutaan Besar Belanda di London untuk membuang “mitos” bahwa pulau-pulau tersebut masih kondisi berperang dengan Belanda. Duncan mengundang Duta besar Jonkheer rein Huydecoper untuk mengunjungi pulau-pulau dan menandatangani perjanjian damai. Perdamaian diumumkan pada tanggal 17 April 1986.

6. Perang Arauco

Nama Perang : Perang Arauco
Siapa : Spanyol vs Suku Mapuche
Dimana : Arauco, CHili
Kapan : 1536-1883
Lama Perang : 347 Tahun

Inilah dia penyabet gelar perang terlama sepanjang sejarah. Ya, perang Arauco dimulai ketika tahun 1536 ketika Spanyol sedang mengeksplorasi daerah Chili dan tiba-tiba diserang oleh pasukan suku Mapuche. Lalu tahun 1553, 1561, 1598, 1655, 1723,1759, 1766, 1769 dan 1792 terjadi pemberontakan pada suku Mapuche melawan Spanyol karena tidak suka dengan orang asing yang menguasai tanah mereka.

Pada tahun 1810 terjadilah perang Kemerdekaan Chili, pada perang ini suku Mapuche bersekutu dengan Chili melawan Spanyol. Perang Kemerdekaan Chili selesai tahun 1821. Belum selesai sampai disana, tahun 1860, Presiden Chili memasukkan wilayah Arauco dan sungai Bao-Bao ke wilayahnya. Tahun 1879 terjadi perang pasifik antara Chili vs Peru dan Bolivia, dan suku Mapuche menggunakan kesempatan ini. Tahun 1881, suku Mapuche menyerang secara spontan benteng-benteng Chili, namun berhasil diredam Chili dan Mapuche tetap merdeka sampai tahun 1883, ketika Chili membersihkan wilayah Arauco dan sisa suku Mapuche lari ke Argentina.