Info

10 Gelas Sehari, Beginilah Kebiasaan Ngopi Ekstrim Ala Masyarakat Finlandia

Finlandia merupakan negara dengan masyarakat yang paling banyak mengkonsumsi kopi di dunia selama beberapa dekade ini. Kabarnya mereka bisa menghabiskan atau mengkonsumsi kopi sebanyak 12 kilogram setiap tahunnya. Kebiasaan inilah yang pada akhirnya membawa mereka mendapatkan predikat atau julukan seperti itu.

Masing-masing warga yang tinggal di sana pasti memiliki alasan tersendiri untuk menjawab pertanyaan mengapa mereka bisa mengkonsumsi kopi sebanyak itu. Beberapa di antara mereka mungkin akan menjawabnya sebagai sesuatu kegemaraan dan sebagainya.

Tak hanya di Finlandia, di beberapa negara yang lainnya, termasuk Indonesia juga banyak yang sangat menyukai minuman yang bernama kopi ini.

Hal ini terbukti dari banyaknya tempat-tempat seperti cafe, yang mulai menyajikan berbagai jenis minuman yang diolah dari kopi. Salah satu gerai kopi yang sedang laris-larisnya saat ini adalah seperti Starbuck. Ketika diajak berbicara tentang kopi, Erja Korhonen seakan tidak terbendung untuk segera memberikan pendapatnya.

Seorang penulis naskah televisi ini mengakui bahwa dirinya tidak akan bisa memulai hari tanpa meminum 2 cangkir besar kopi, yang disajikan dengan cara khas masyarakat Finlandia, yaitu dengan sedikit susu dan tidak mengandung gula.

Saya sangat menyukai perasaan setelah meminum kopi,” Kata Korhonen, yang juga mengatakan bahwa dia cukup pilih-pilih untuk kopi yang diminumnya.

Kopi Finlandia biasanya dibuat dari biji kopi yang dipanggang sampai berwarna coklat tua dan rasanya agak asam.

Namun dikarekan selera masyarakat akan kopi ini semakin berkembang dari waktu ke waktu, sekarang ini produsen kopi di Finlandia dan beberapa cafe di sana juga mulai ikut berkembang pesat dan melayani dari semua preferensi, atau menawarkan spektrum kopi mulai dari terang ke gelap.

Jika dilihat dari Asosiasi Kopi Internasional, sebenarnya Finlandia adalah negara terbesar kedua di dunia untuk pengkonsumsian kopi per kapita. Jika dihitung dengan cara yang berbeda, Finlandia mungkin akan menempati urutan pertama.

Namun untuk saat ini Luksemburg sepertinya lebih memimpin, bukan karena kebiasaan meminum kopi masyarakatnya, melainkan dikarenakan perdagangan lintas batas dengan tetangganya.

Kisah Masyarakat Finlandia Yang Suka Minum Kopi

Beberapa novel, lukisan dan esai Finlandia yang berasal dari awal abad ke-20, semuanya juga menunjukkan betapa pentingnya minuman bernama kopi tersebut. Bahkan sampai saat ini, orang Finlandia masih sering menceritakan anekdot tentang hubungan leluhur mereka dengan kopi.

Maria Oiva, yang juga adalah seorang pecinta kopi Finlandia, tersenyum saat diajak untuk membicarakan kisah tentang kakeknya.

Dia adalah seorang direktur teater di Helsinki,” katanya. “Saat dia sedang bekerja, dia harus ditemani oleh secangkir kopi yang harus selalu dalam keadaan yang penuh.

Suatu hari, dia akhirnya memiliki beberapa masalah pada kesehatannya yang diakibatkan oleh kebiasaannya yang suka meminum kopi dalam takaran atau jumlah yang banyak.

Dokter bertanya berapa cangkir kopi yang diminumnya setiap hari. Dia menjawab tidak tahu! Jadi dia pun mulai menghitungnya. Dia menjawab bahwa dia bisa menghabiskan kopi sampai sebanyak 35 cangkir dalam seharinya. Itu adalah jumlah yang sangat besar!

Ketika dia menceritakan kisah ini kepada teman-teman Finlandianya, Maria mengatakan bahwa mereka sangat terkejut pada awalnya. “Tapi kemudian mereka berpikir sejenak dan berkata, ‘Baiklah, mungkin hal itu juga bisa terjadi pada kita juga.”

Lasse Vidman, yaitu seorang barista di Finlandia yang pernah memenangkan penghargaan, mengatakan bahwa hasrat mereka akan minuman panas yang bernama kopi ini memang sulit untuk dijelaskan.

Sebagian alasannya bisa jadi dikarenakan kami adalah masyarakat yang tinggal di negara yang dingin, jadi kami perlu meminum minuman yang hangat dan tahan lama,” katanya.

Dia juga mengatakan alasan lainnya, yang lebih sentimentil, yaitu: “Kopi juga memiliki kaitan atau bisa membawa kita kembali pada kenangan terbaik yang pernah kita alami di masa lalu.

Misalnya saja untuk saya pribadi, saat meminum kopi, saya seakan terbawa ke masa dimana saya masih kecil dulu. Saat itu saya suka memancing di es pada musim dingin.

Biasanya saat memancing saya selalu membawa termos yang berisi kopi panas  di dalam tas saya. Saya juga yakin bahwa setiap masyarakat yang tinggal di Finlandia juga akan mengingat masa-masa dimana dia berada pertama kali saat mencicipi kopi kopinya.”

Tidak hanya bisa mengembalikan masa lalu anda yang menyenangkan, kopi juga bisa menjadi bagian penting dari interaksi sosial di Finlandia. Korhonen bisa menyimpulkan hal ini setelah dia memperhatikannya situasi yang ada di tempat kerjanya.

Kopi ternyata mampu memecahkan es,” katanya. “Saat sedang istirahat, rekan kerja saya dan saya membicarakan hal lain selain pekerjaan sambil menyeruput kopi yang lezat. Kami menjadi saling mengenal setelah sebelumnya sibuk dengan pekerjaan masing-masing. Dan keakraban yang tercipta itu adalah berkat kopi. Percayakah anda bahwa hal seperti itu bisa saja terjadi?”

Banyaknya Masyarakat Finlandia Yang Suka Kopi

Pada Bulan Juli 2014 yang lalu, Finlandia diketahui memiliki populasi yang diperkirakan jumlahnya adalah sekitar 5.268.799 jiwa. Sebanyak 15,8% di antaranya berusia 14 tahun atau lebih muda, sehingga sisanya yaitu sekitar 84,2% dari populasi memenuhi syarat sebagai peminum kopi potensial, yaitu sekitar 4.436.329 orang.

Pada tahun 2010, pemanggang kopi Finlandia berhasil menghasilkan sebanyak 46,4 juta kilo, dimana 7,3 jutanya diimpor, dan hanya kurang dari 1 juta kilo dikonsumsi sebagai kopi instan. 94% kopi itu dijual dan dikonsumsi. Dan sebanyak 12.33 kg kopi diminum atau dikonsumsi oleh masyarakat Finlandia.

Jumlah tersebut terbilang sangat banyak, bukan? Coba bandingkan dengan kebiasaan harian anda. Apakah ada yang mencapai kebiasaan masyarakat ini? Kalau pun ada pasti sangat jarang sekali.

Tidak hanya peduli pada rasanya yang nikmat, tapi bahaya yang bisa timbul jika mengkonsumsinya dalam jumlah yang besar juga menjadi salah satu bahan pertimbangan sebagian orang, khususnya di Indonesia untuk membatasi pengkonsumsiannya.

Tapi untuk orang-orang di Finlandia, kebiasaan tersebut tidak akan menjadi masalah besar bagi mereka, selama mereka bisa menikmati minuman yang nikmat tersebut.

Menemukan data yang lebih spesifik bukanlah perkara yang mudah untuk dilakukan. Tapi untungnya sebuah makalah penelitian tentang kolesterol dan kopi Finlandia tahun 1987 menyajikan sebuah fakta yang menarik.

Berdasarkan data mengenai pengkonsumsi kopi tersebut diketahui bahwasannya hampir 10.000 orang Finlandia yang berusia antara 25 dan 64 tahun, sangat hobi atau gemar meminum kopi.

Dari semua demografi usia, ada sekitar 14% pria dan 6% wanita yang dilaporkan mengkonsumsi lebih dari 10 cangkir kopi per hari. Hanya sekitar 5% dari setiap jenis kelamin saja yang diketahui tidak mengkonsumsi kopi di sana.

Sayangnya untuk peminum kopi kelas berat belum bisa dipastikan jumlahnya. Data yang didapat tidak memuat ada berapa  banyak orang finlandia yang bisa menghabiskan kopi yang lebih dari 10 gelas dalam sehari. Tapi meskipun begitu, bisa diperkirakan kalau jumlahnya juga tak kalah banyaknya.

Penghasil Kopi Terkecil di Dunia

Dari kopi, ada banyak sekali kreativitas yang muncul atau tercipta. Banyak orang khususnya mereka yang merupakan pecinta kopi yang menciptakan hal-hal baru, yang terinspirasi dari kopi.

Seperti misalnya yang dilakukan oleh kakak-beradik yang bernama David dan Adam Nagy, yang berhasil menciptakan kopi berwarna bening beberapa waktu yang lalu. Tak sia-sia, penemuan mereka langsung ditanggapi positif oleh masyarakat dan memberikan mereka keuntungan yang besar.

Selain kopi unik yang berwarna bening ini, ada juga penemuan baru yang tak kalah uniknya, yang juga terinspirasi dari kopi. Penemuan seperti apakah yang dimaksud tersebut?

Penemuan baru tersebut merupakan ide kreatif yang dibuat oleh sebuah perusahaan kopi terkemuka bernama Paulig. Paulig sendiri merupakan sebuah perusahaan kopi yang berasal daru Finlandia, yaitu sebuah negara yang memang sudah malang melintang di industri kopi sejak tahun 1876 yang lalu.

Tidak cukup hanya dengan merasa puas pada kesuksesan perihal kopi yang mampu merebut hati masyarakat Finlandia, Paulig pun membuat sebuah video kampanye yang belum pernah terpikirkan oleh perusahaan lain sebelumnya.

Paulig pun berhasil menciptakan “secangkir kopi terkecil di dunia”. Ide tersebut tercetus dengan menggandeng seorang desainer kreatif yang berdomisili di Helsinski, yang bernama Lucas Zanotto.

Bersama dengan Lucas Zanotto, Paulig pun mengabadikan proses menyeduh kopi secara manual pour over dengan menggunakan satu biji kopi saja. Satu buah biji kopi ini kemudian ‘diparut’, bukan digiling karena tak mungkin menggiling satu biji kopi.

Setelah biji kopi tersebut selesai digiling, kemudian disiapkan sebuah server kopi mini sebagai wadahnya. Selayaknya Chemex, Hario V60 dan pour over lainnya, server kopi mini tadi lalu dibubuhi sebuah coffee filter yang juga berukuran mini.

Kemudian air yang digunakan juga didihkan dengan wadah yang mini. Pokoknya semua yang digunakan memiliki ukuran yang mini-mini. Saat melihatnya, anda bisa menjadi geram sendiri lho guys, karena kopi yang dihasilkan benar-benar disajikan di wadah yang sangat imut.

Semua alat yang digunakan untuk membuat kopi ataupun yang digunakan untuk menyeduh kopi ini memiliki ukuran yang tidak lebih besar dari ruas jari. Mini sekali, kan?

Setelah air dipanaskan, selanjutnya kopi diletakkan di atas coffee filter dan terjadilah proses penyeduhan. Setelah selesai lalu dituang seperti biasa ke dalam cangkir yang mungkin besarnya hanya seukuran kuku orang dewasa saja.

Tim Paulig dan Lucas Zanotto mengatakan bahwa video menyeduh kopi dengan cara unik yang mereka buat tersebut bertujuan untuk menyuarakan bahwa menyeduh kopi berbicara tentang ketelitian, kehati-hatian serta konsistensi. Oleh karena itu, segala detail dalam kopi haruslah diperhatikan, karena akan mempengaruhi hasil akhirnya.

Penasaran ya pengen lihat video nya? Anda yang masih belum pernah melihatnya, anda bisa menontonnya pada video yang disajikan di bawah ini:

Wah, kreatif sekali ya orang-orang yang ada di Finlandia ini. Mereka bisa memiliki ide untuk membuat kopi sekecil itu. Nah, yang menjadi pertanyaannya adalah, apakah rasa kopi mini ini juga sama nikmatnya dengan kopi-kopi yang disajikan seperti biasanya? Ataukah lebih lezat lagi dari yang biasa? Jadi penasarankan guys untuk mencobanya?

Terlepas dari bayangan akan rasa kopi mini tadi, ada sedikit informasi lainnya yang perlu anda ketahui juga nih guys. Ternyata eh ternyata, selain Finlandia, beberapa negara ini juga masuk ke dalam daftar penikmat kopi terbanyak dunia. Negara mana sajakah mereka? Ini dia daftarnya:

  1. Finlandia : 12 kg per kapita per tahun
  2. Norwegia : 9,9 kg per kapita per tahun
  3. Islandia : 9 kg per kapita per tahun
  4. Denmark : 8,7 kg per kapita per tahun
  5. Belanda : 8,4 kg per kapita per tahun
  6. Swedia : 8,4 kg per kapita per tahun
  7. Swiss : 8,2 kgper kapita per tahun
  8. Belgia : 6,8 kg per kapita per tahun
  9. Luxembourg : 6,5 kg per kapita per tahun
  10. Kanada :  6,5 kg per kapita per tahun

Meskipun tak masuk ke dalam daftar penikmat kopi terbesar, namun Brazil menjadi negara eksportir kopi terbesar di dunia. Menurut ICO, faktanya, Brasil sudah menjadi pengekspor kopi terbesar di dunia selama 150 tahun.

Negara ini menyuplai sekitar 80 persen kopi yang ada di dunia sejak tahun 1920. Di posisi dua setelah Brasil adalah Vietnam, Kemudian disusul dengan Kolombia (posisi ke-3), Indonesia (posisi 4) dan Etiopia (posisi ke-5).

Ada sekitar sembilan jenis kopi Indonesia yang katanya sudah sampai ke Bratislava, Slovakia. Adapun kopi Indonesia yang dibawa ke sana adalah kopi luwak, gayo, mandailing, sidikalang, belawan, bajawa, kintamani, toraja, lintong.

Indonesia ternyata nggak kalah keren ya guys dengan negara-negara lainnya. Buktinya Tanah Air yang tercinta ini mampu bersaing dalam hal ekspor kopi. Sudah seharusnya kita bangga akan hal tersebut. Semoga dikedepannya Indonesia bisa lebih maju dan baik lagi.

Ok guys, selesai sudah pembahasan mengenai kebiasaan mengkonsumsi kopi yang ada di Finlandia. Semoga informasi yang telah disampaikan di atas tadi bisa bermanfaat dan menambah wawasan anda. Selamat beraktivitas kembali.