Info

Banyak Yang Tidak Tahu, Pole Dance dan Striptis Ternyata Sesuatu Yang Berbeda

Apakah anda gemar menari? Jenis tarian apa yang paling suka dan sering anda lakukan? Secara singkat, tarian atau yang dalam ‘bahasa gaul’ lebih dikenal dengan istilah inggris yaitu dance ini merupakan bentuk seni pertunjukan yang terdiri dari serangkaian gerakan yang memang sudah dirancang dengan sedemikian rupa.

Tarian umumnya memiliki nilai-ilai estetika (keindahan) dan simbolis, serta beberapa diantaranya kental dengan nilai budaya dari suatu tempat atau budaya masyarakat tertentu, yang biasa dikenal dengan istilah ‘tarian adat atau daerah‘.

Selain identik dengan koreografi tubuh yang melibatkan bagian-bagian tubuh tertentu, seperti tangan dan kaki, tarian juga biasanya identik dengan musik (lagu) dan beberapa diantaranya bahkan membutuhkan alat bantu khusus, seperti misalnya “pole dan sriptis dance” yang umumnya menggunakan tiang untuk menghasilkan gerakan-gerakan tarian tertentu.

Wah, sepertinya sudah ada yang mulai semangat nih saat membaca kata pole dan striptis dance? Wajar sih memang jika banyak di antara anda yang matanya akan langsung terbelalak saat mendengar atau membaca kedua kata ini. Secara ya kan, pole dan striptis dance selalu identik dengan seorang wanita cantik dan seksi.

Eits, jangan salah sangka dulu nih. Yang akan dibahas di dalam artikel ini adalah tentang seninya, bukan tentang wanitanya. Mengerti kan? Kalau sudah paham, yuk kita lanjutkan penjelasannya.

Apakah Tari Tiang dan Striptis Itu Sama?

Banyak orang yang memandang kedua tarian ini sebagai salah satu bentuk ketabuan. Pandangan yang seperti ini biasanya datang dari orang-orang yang belum tahu benar tentang kedua tarian tersebut dan perbedaannya. Apa anda juga demikian?

Nah, supaya pemikiran anda tidak hanya terfokus pada sisi negatifnya saja, pertama-tama ada harus tahu betul apa dan bagaimana sebenarnya tari tiang dan striptis itu, sebelum akhirnya memberi penilaian yang salah.

Pengertian dan Perkembangan Pole Dance di Dunia

Pole dance atau tari tiang merupakan gabungan antara tarian dan akrobatik, yang berpusat pada sebuah tiang vertikal. Tak hanya dilakukan oleh kaum hawa saja, tarian ini juga banyak digemari oleh kaum laki-laki. Keindahan gerakan yang dihasilkan pun tak kalah indahnya dengan wanita.

Baru-baru ini, tarian tiang telah mendapatkan popularitasnya sebagai bentuk aktivitas kebugaran, yang dipraktikkan oleh banyak peminatnya di gym dan studio tari khusus. Kompetisi menari tiang amatir dan profesional pun sudah mulai diadakan di beberapa negara di seluruh dunia.

Meskipun terlihat mudah melakukan gerakan tari ini, namun pada kenyataannya gerakan tersebut memerlukan daya tahan otot dan koordinasi yang signifikan. Jadi kalau anda ingin bisa melakukannya, maka anda harus sering-sering mengikuti latihan.

Penggunaan tiang dalam csebuah cabang olahraga sudah ditemukan setidaknya delapan ratus tahun yang lalu pada olahraga tradisional India malakhamb. Olahraga ini awalnya menggunakan prinsip ketahanan dan kekuatan dengan menggunakan tiang kayu, yang diameternya lebih lebar dari ukuran tiang standar modern saat ini.

Dengan tiang ini atau pada tiang ini, para pria akan melakukan “beberapa trik yang menentang gravitasi” saat mereka melompat dari satu tiang ke tiang yang lainnya, kira-kira dua kaki di udara.

Sedangkan untuk perkembangannya sendiri, di Amerika, tarian ini berakar atau berasal dari tarian perjalanan “Little Egypt” pada tahun 1890-an, yang menampilkan tarian perut “Kouta Kouta” atau “Hoochie Coochie”, yang kebanyakan dilakukan oleh penari Ghawazi yang tampil pertama kali di Amerika.

Di era dimana wanita mulai mengenakan pakaiaan yang mini, yaitu dengan menggunakan korset, para penari yang mengenakan rok pendek dan memakai perhiasan mulai menimbulkan kegemparan.

Selama tahun 1920-an, para penari tersebut memperkenalkan tari tiang sebagai sensual gyrating pada tiang-tiang kayu untuk menarik perhatian orang banyak. Akhirnya, lambat laun tarian tiang mulai bergerak dari tenda menuju ke bar dan kemudian dikombinasikan dengan tarian olok-olok.

Selanjutnya pada tahun 1980-an, tarian pole mulai memasukkan gerakan-gerakan atletik seperti memanjat, berputar dan membalik ke dalam gerakan striptis, yang diperkenalkan pertama kali di Kanada dan kemudian di Amerika Serikat.

Pada tahun 1990-an, tarian pole mulai diajarkan sebagai sebuah seni oleh Fawnia Mondey, yaitu seorang wanita asal Kanada yang pindah ke Las Vegas, Amerika Serikat.

Dia menciptakan video pelatihan tari tiang pertama untuk digunakan dalam latihan kebugaran. Sejak itu, kelas menari tiang telah menjadi bentuk rekreasi dan olahraga yang populer, dipraktekkan dan dilakukan dalam berbagai pengaturan seperti seksual, non-seksual dan atletik.

K.T. Coates, yang merupakan salah seorang penari kutub yang kompetitif, bersama dengan Federasi Olahraga Tiang Internasional, saat ini sedang mempromosikan sebuah kampanye untuk memasukkan tarian tiang ke dalam Olimpiade.

Sebuah aplikasi pun diajukan ke Komite Olimpiade Internasional untuk mengakui tari tiang tersebut sebagai olahraga pada bulan September 2016 yang lalu.

Dan sejak saat itu, mulailah diadakan berbagai kejuaraan pole dance, yang meliputi Kejuaraan Olahraga Tari Tiang Dunia, Kejuaraan Federasi Tari Tiang Selatan, Seni Tari Tiang, Miss Pole Dance America dan Kejuaraan Piala Masters Internasional.

Gimana? Masih tetap menganggap remeh olahraga ini? Atau masihkah ada pikiran-pikiran buruk tentang olahraga ini? Belum cukupkah penjelasan di atas untuk membuktikan pada anda bahwa tari tiang tak selamanya bermakna buruk? 

Baiklah, untuk lebih membuat anda lebih yakin, mari kita lihat “kembaran tapi tak sama” dari olahraga ini, yaitu tari striptis.

Definisi Tari Striptis Dance dan Awal Kemunculannya

Sedangkan untuk tari striptis, biasanya konotasinya sedikit atau lebih buruk dari tari tiang yang barusan kita bahas tadi. Striptis dance merupakan tarian erotis atau eksotis, dimana pemainnya akan berangsur-angsur menanggalkan pakaian yang dikenakannya, baik itu sebagian atau bahkan secara keseluruhan.

Pelepasan pakaian tersebut dilakukan dengan cara yang menggoda dan menggairahkan. Orang yang melakukan striptis umumnya dikenal sebagai penari telanjang.

Di negara-negara Barat, tempat dimana striptis dilakukan secara reguler disebut sebagai klub strip. Selain di tempat ini, tari yang menggoda ini juga bisa dilakukan di beberapa tempat seperti pub (terutama di Inggris), teater dan ruang musik.

Kadang-kadang, seorang penari telanjang dapat dipekerjakan untuk tampil di pesta lajang. Selain memberikan hiburan dewasa, tarian ini bisa menjadi bentuk permainan seksual antar pasangan.

Striptis sering melibatkan gerakan-gerakan yang lambat dan sensual. Beberapa penari telanjang dapat memperpanjang gaya menanggalkan pakaian mereka, dengan melakukan taktik seperti mengenakan pakaian tambahan atau meletakkan pakaian atau tangan di bagian depan tubuh seperti payudara atau alat kelamin.

Penekanan dalam tari ini terletak pada tindakan menanggalkan pakaian, yang dibarengi dengan gerakan sugestif seksual, bukan keadaan yang telanjang. Dulu, penampilannya akan langsung selesai begitu baju pengamannya dilepas.

Namun untuk saat ini, penari telanjang biasanya akan terus menari meskipun sudah dalam keadaan telanjang. Wow, membacanya saja sudah membuat keringat dingin, gimana kalau menontonnya langsung ya? Hehe Bisa buat lemas dengkul kayaknya.

Asal Usul Tari Striptis

Berbeda dengan asal usul tari tiang atau pole dance, sampai saat ini sejarah striptis masih sering dipertentangkan. Sebagian orang percaya bahwa striptis berawal dari zaman Babilonia kuno.  Ada yang mengatakan kalau istilah “striptis” pertama kali direkam pada tahun 1932.

Di dalam legenda Sumeria ada cerita mengenai dewi Inanna yang turun ke dunia bawah yang terdiri dari tujuh pintu gerbang. Di setiap gerbang ia menanggalkan satu potong pakaian atau perhiasan. Selama ia berada di neraka, bumi menjadi gersang.

Ada pula yang mengatakan kalau asal mula striptis modern adalah tarian Ghawazee yang ditiru oleh orang Perancis dari jajahan mereka di Afrika Utara dan Mesir.

Selain itu, sebagian percaya bahwa striptis berasal dari tarian lebah yang dilakukan oleh seorang wanita bernama Kuchuk Hanem. Argumen ini dicatat oleh seorang novelis bernama Gustave Flaubert. Di dalam tarian ini, pemain melepas pakaian sambil mencari lebah yang masuk ke dalamnya.

Tari perut juga menjadi terkenal di Amerika Serikat setelah dipertunjukkan dalam 1893 World’s Fair di Chicago oleh seorang penari bernama Little Egypt.

Perbedaan Antara Striptis dan Tari Tiang

Meskipun pada dasarnya kedua jenis tarian ini menggunakan pakaian yang minim serta identik dengan gerakan-gerakan yang cenderung menunjukkan sensualitas, namun tetap ada perbedaan di antara keduanya. Jadi jangan sampai salah tafsir ya guys.

Jika anda benar-benar mengikuti penjelasan yang kami sampaikan di atas tadi, anda pasti bisa menemukan perbedaannya. Tapi tak apa, jika anda malas untuk mengulang kembali membaca informasi di atas, pada poin berikut ini kami dengan senang hati akan memberitahukannya pada anda.

Adapun perbedaan antara tari tiang dan striptis adalah sebagai berikut:

Perbedaan pertama terletak pada konteks kebutuhan dari tarian itu sendiri. Seperti yang dijelaskan di atas tadi, pole dance yang dikenal sampai saat ini berbasis kebugaran dan sudah dikenal atau populer sebagai salah satu cabang olahraga, yang banyak dilakukan di gym atau tempat olahraga khusus lainnya.

Bahkan tarian ini sudah dipertandingkan di sejumlah kejuaraan. Sedangkan striptis bukanlah termasuk ke dalam cabang olahraga. Tarian ini lebih kepada konteks hiburan erotis. Tempat untuk melakukannya pun terbilang cukup ekstrim, yaitu di Bar khusus atau Klub yang dikenal dengan sebutan Klub Strip.

Sudah tahukan bedanya dimana? Jadi, jika anda ingin menjelaskan atau berbagi informasi mengenai kedua tarian ini, anda harus mengingatkan kepada para pendengar anda bahwasannya “konteks adalah segalanya“.

Tiang yang dipakai saat melakukan gerakan kedua tarian ini hanyalah sebuah tiang biasa, sebagai media pembantu saja. Kapan pun anda ingin melakukan tarian tiang untuk sekedar anda jadikan sebagai sebuah kesenangan, anda bisa melakukannya pada tiang mana saja, termasuk menggunakan tiang yang ada di taman bermain.

Beda halnya dengan ketika anda melakukan striptis. Anda harus melakukannya di tempat-tempat tertentu, yang telah disediakan. Ingat, ketika ingin menilai sesuatu, maka lihat atau perhatikan dulu konteksnya.

Perbedaan lainnya juga terlihat dari fokus tarian itu sendiri. Seperti yang sudah disebutkan tadi, tari tiang umumnya dilakukan untuk kesenangan, olahraga dan pemberdayaan. Sedangkan striptis lebih kepada gerakan pelepasan pakaian atau sesuatu yang bersifat menggairahkan.

Konon katanya, kelas dan instruktur dalam melakukan tarian tiang berbeda-beda dan sangat bervariasi dalam melakukan pendekatan atau proses pembelajaran. Hal ini menunjukkan bahwa tarian tiang untuk kebugaran terjadi pada sebuah kontinum, bukan di dalam kotak yang didefinisikan secara sempit.

Beberapa kelas ada juga yang mencoba meniru dunia menari tiang klub strip. Dimana para siswa diminta untuk mengenakan pakaian dansa yang eksotik dan membawa sepatu hak tinggi.

Kelas lainnya dilakukan dengan memakai pakaian fitnes dan kaki telanjang, dengan fokus pada membangun kekuatan, keanggunan dan fleksibilitas.

Beberapa instruktur membawa koreografi terperinci ke dalam kelas mereka, sementara yang lain lebih fokus dengan menggunakan tiang sebagai alat kebugaran.

Jadi, sangat jelas bukan kalau ada garis pembeda antara tarian tiang eksotis di klub dengan tarian tiang kebugaran yang dilakukan di gym dan studio? Karena anda sudah mengetahui perbedaan keduanya, jangan sampai salah menilai lagi ya guys.

Selesai sudah informasi ini kami sampaikan, semoga bermanfaat untuk anda, terutama bagi anda yang mau mencoba mengikuti les tari tiang ini.

Sebelum kami mengakhiri penjelasan ini, ada sedikit nasihat yang ingin kami sampaikan pada anda yang tertarik untuk melakukan olahraga atau pole dance, yaitu : Ada baiknya jika sebelum memutuskan masuk ke kursus tari tiang ini, anda terlebih dahulu harus mengunjungi fasilitas tersebut dan berbicara dengan staf pengajar sebelum mendaftar ke kelas.

Langkah ini akan memungkinkan anda untuk mengetahui apakah kelas mereka sesuai dengan tingkat kenyamanan anda. Itu saja sih yang mau kami sampaikan. Semoga bermanfaat dan selamat mencoba guys.