Info

Meski Sudah Jadul, Rudal Tomahawk AS Masih Berpotensi Mematikan

Persenjataan merupakan salah satu hal yang paling penting pada saat berperang, untuk mempertahankan keamanan suatu negara. Senjata ini digunakan sebagai alat pertahanan diri ketika bahaya atau serangan dari negara lain datang dan menyerang negara tersebut.

Beberapa negara yang memiliki kekuatan militer terkuat di dunia biasanya memiliki persenjataan yang lebih banyak dan canggih tentunya, dibandingkan dengan negara-negara lainnya. Untuk saat ini, Rusia dan Amerika Serikat menjadi negara terkuat untuk hal tersebut. Menyusul China yang ternyata juga memilki persenjataan yang hebat.

China merupakan salah satu negara yang memiliki kelompok personil militer aktif terbesar, yang saat ini bertugas dengan 2,3 juta orang tentara. Negara ini juga memiliki jumlah anggaran pertahanan yang sangat besar, yaitu sekitar $ 129.000.000.000. Karena besarnya anggaran yang dimiliki, China dinobatkan menjadi negara dengan anggaran terbesar kedua di dunia.

Tidak hanya itu saja, China juga memiliki 9.150 tank, 4.788 kendaraan tempur lapis baja, 1.710 senjata self-propelled, dan 1.770 roket peluncuran multiple. Sebanyak 2.788 unit pesawat yang tersedia dengan 122 helikopter serang, 1170 pejuang dan 885 pesawat sayap tetap.

China juga memiliki banyak senjata nuklir, dengan jumlah anggaran yang terus meningkat. Pada tahun 2009, Cina memamerkan 52 senjata militer yang berada di garis depan teknologi canggih, termasuk KJ-200 dan J-10. Rudal kuat ini merupakan senjata canggih yang dapat dengan baik menangani pasukan militer AS.

Nah, senjata rudal inilah yang menarik untuk dibahas di dalam artikel ini. Negara-negara dengan kekuatan militer terkuat pasti memiliki senjata yang namanya “Rudal” ini. Mungkin sebagian dari anda masih belum tahu apa yang dimaksud dengan senjata Rudal dan masih belum mengenal sekuat apa senjata ini, sehingga penggunaannya dalam perang sangat ditakuti oleh negara-negara di dunia saat perang. Iya nggak?

Apakah Itu Rudal? Dan Sejenis Senjata Macam Apakah Rudal itu?

Pertanyaan di atas mungkin saat ini sedang berputar-putar di kepala anda. Bener nggak? Rudal ini merupakan senjata yang unik dan memiliki kekuatan yang besar. Rudal adalah sebuah peluru kendali, peluru berpandu atau misil yang merupakan senjata roket militer, yang memiliki sistem pengendalian otomatis, untuk mencari target atau menyesuaikan arah.

Peluru kendali atau rudal pertama yang digunakan dalam sebuah operasi militer adalah peluru kendali Jerman, yang digunakan dalam Perang Dunia II. Rudal yang paling terkenal saat itu adalah V-1 dan V-2, dimana keduanya menggunakan sistem autopilot sederhana, untuk menjaga arah terbang peluru, agar tetap pada rute yang telah ditentukan sebelumnya.

Beginilah gambar dari rudal Jerman V-1 dan V-2, yang sangat terkenal pada Perang Dunia II yang terjadi beberapa waktu lalu:

Tidak hanya Jerman, negara-negara yang memiliki kekuatan militer lainnya bahkan memiliki rudal jarak jauh dengan jangkauan ratusan hingga ribuan kilometer. Rudal jarak jauh ini terbagi menjadi 2 jenis, yaitu: rudal balistik (ballistic missle) dan rudal jelajah (cruise missile).

Kedua rudal ini memiliki perbedaan yang mendasar, yang terdapat pada proses deployment dan spesifikasi mesin, serta sistem pemandunya. Rudal balistik adalah rudal yang dilengkapi dengan mesin yang baik dan memiliki bahan bakar padat maupun cair.

Rudal jenis ini pertama-tama akan diarahkan sebelum di tembakan dan meluncur jauh diatas langit, bahkan tidak jarang sampai menembus atmosfer bumi. Wow, hebat sekali bukan? Pantas saja senjata ini disebut-sebut sebagai senjata yang mematikan.

Rudal Tomahawk

Semakin jauh jarak target yang dituju, biasanya semakin tinggi rudal tersebut meluncur. Cara kerjanya kurang lebih seperti mortir. Sedangkan rudal jelajah, biasanya memiliki sistem pemandu yang lebih canggih, karena dapat menyesuaikan atau merubah arah ketika ia terbang, menggunakan mesin yang lebih efisien seperti jet (turbojet, turbofan maupun ramjet), serta mampu terbang dengan sangat rendah untuk menghindari deteksi radar.

Selain kedua jenis rudal tersebut, ada satu jenis rudal lain yang memiliki kehebatan yang tidak kalah dengan kedua rudal tersebut, meskipun rudal jenis ini adalah rudal jadul yang mungkin sudah terlupakan oleh sebagian negara. Tapi tahukah anda bahwa rudal jenis ini masih cukup mematikan jika digunakan? Nama Rudal ini adalah Rudal Tomahawk.

Berikut adalah gambaran dari Rudal Tomahawk:

Tomahawk adalah sebuah rudal (peluru kendali) jelajah atau dalam istilah internasional dikenal sebagai Cruise missile buatan Amerika Serikat, yang dipakai oleh angkatan lautnya yang biasa disebut dengan US Navy. Rudal ini memiliki sistem pemandu yang canggih dan akurat, dengan sistem GPS dan TERCOM (terrain contour matching) agar dapat terbang rendah menyusuri kontur bumi, sehingga rudal ini bisa terbang di ketinggian beberapa puluh meter.

Tomahawk pertama kali diproduksi pada era 70-an oleh pabrik General Dynamics. Pada waktu itu Tomahawk yang diciptakan masih belum secanggih sekarang, baik dari segi mesin pendorong, hulu ledak, maupun sistem pemandu-nya. Awalnya rudal ini dibuat untuk dapat diluncurkan dari kapal selam.

Semakin berkembangnya teknologi, Tomahawk pun turut mengalami perkembangan, dengan mendapat berbagai polesan sana sini, terutama dari sisi teknologi navigasi dan mesinnya. Sekarang rudal ini diproduksi oleh Raytheon dan beberapa buah lainnya diproduksi oleh McDonell Douglas.

Saat ini Tomahawk tidak hanya bisa diluncurkan dari kapal selam, tetapi juga bisa diluncurkan dari tempat lain seperti kapal laut, peluncur darat, bahkan dari pesawat terbang. Operator utama rudal ini adalah Angkatan Laut Amerika serikat, tetapi selain itu juga digunakan oleh angkatan laut Inggris dan Spanyol.

Untuk urusan hulu ledak, rudal ini bisa dipasangi bermacam-macam hulu ledak, baik konvensional, TNT, maupun nuklir. Berat dan ukuran hulu ledak pun bervariasi, tergantung tipe rudal dan kebutuhannya. Tomahawk sendiri merupakan sebuah peluru kendali (rudal), yang dikenal memiliki tingkat akurasi tinggi, berkat teknologi pelacak yang dimilikinya. Angkatan Laut AS menyebut rudal ini sebagai senjata untuk “segala cuaca, segala jarak, dan memiliki kecepatan tinggi.”

Rudal ini memiliki panjang hingga 6,25 meter dan berbobot total 1.590 kg. Tomahawk juga memiliki hulu ledak dengan berat 454 kg dan didesain untuk terbang rendah, serta mampu melewati berbagai rintangan, karena memiliki tingkat akurasi yang tinggi.

Tingginya akurasi Tomahawk didukung oleh teknologi GPS, yang bisa ‘menuntun’ rudal ini menghantam targetnya di jarak lebih dari 1.600 km dengan kecepatan 885 km per jam. Perusahaan pembuat Tomahawk, Raytheon, juga menyebut rudal canggih ini sebagai sebuah senjata yang “modern, dewasa, dan kuat”. Tak hanya itu, Tomahawk juga mampu ‘memukul’ sasaran, tanpa menghancurkan wilayah yang bukan menjadi targetnya.

Keuntungan utama dari Rudal Tomahawk adalah tidak memerlukan pilot untuk membuat dekat dengan target, sehingga dapat meminimalkan risiko jatuhnya korban. Rudal jenis ini pertama kali digunakan dan menjadi senjata andalan Amerika Serikat dalam pertempuran Perang Teluk Persia pada tahun 1991.

Rudal Tomahawk ini juga digunakan saat menghadapi konflik-konflik terkenal lainnya, termasuk pengeboman yang terjadi pada tahun 1998 dan 2003 saat invasi ke Irak, serta pada operasi militer Libya pada tahun 2011, yang berhasil menggulingkan Muammar Gaddafi.

Tomahawk juga pernah digunakan untuk menyerang ISIS dan kelompok Khorasan, cabang al-Qaeda, pada tahun 2014. Sebelum misi Suriah pada tanggal 6 April 2017 yang lalu, rudal jelajah ini baru-baru ini juga dipakai AS untuk menghantam radar situs di Yaman.

Gimana menurut anda? Pantaskah senjata Rudal Tomahawk ini mendapatkan predikat mematikan? Meskipun senjata Rudal Tomahawk ini adalah senjata lama atau jadul, tapi jangan salah guys, gini-gini Rudal ini bisa menghancurkan 1 negara, Lho.