Info

Sering Diabaikan, Ini Alasan Kenapa SMS Bisa Sangat Berbahaya

Dalam sehari, berapa lamakah waktu yang anda habiskan dengan sibuk memencet tombol pada handphone anda? Pernah tidak sehari saja anda tidak memegang handphone dan tidak melakukan chat sama sekali? Pasti tidak pernah bukan? 

Jangankan sehari, dalam hitungan detik saja jika tidak memegang handphone, pasti anda akan merasa gelisah dan seperti kehilangan sesuatu yang sangat penting dalam kehidupan anda. Ngaku aja deh, benar kan?

Di zaman alay seperti sekarang ini, rasa – rasanya sangat kecil kemungkinan ada orang yang bisa bertahan dalam sehari tanpa memegang handphone dan melakukan chat ataupun sekedar berkirim sms, kecuali jika memang anda hidup dan tinggal di suku – suku pedalaman yang terisolasi seperti suku sentinel di pedalaman India.

Terlepas dari kemudahan komunikasi yang diberikan oleh teknologi yang bernama handphone ini, tahukah anda kalau ternyata benda ini juga bisa membawa anda ke dalam bahaya yang mengancam keselamatan anda setiap saat? 

Banyak masyarakat mengabaikan hal ini dan berakhir dengan tragis. Namanya juga manusia, kalau belum kena imbasnya pasti nggak akan pernah jera. Iya nggak? Mungkin saja anda adalah salah satunya.

Banyaknya peristiwa kecelakaan yang terjadi akibat kecerobohan manusia yang kerap mengetik sms atau chat di sejumlah media sosial selagi berjalan, telah membuat sejumlah negara merasa khawatir.

Memprihatinkan sekali bukan? Di saat orang lain harus kehilangan nyawa karena kelaparan atau kekurangan makanan, beberapa orang malah dengan sengaja memberikan nyawanya dengan cara yang konyol, seperti tertabrak mobil saat sedang asyik mengetik sms atau saat sedang melakukan chat di medsos.

Selain konyol, kasus – kasus seperti ini juga bisa membuat geram sebagian masyarakat. Jangankan untuk merasa prihatin, saat mendengar atau melihat berita semacam ini di televisi, orang yang merasa geram melihat pemberitaan tersebut akan langsung berganti ke channel lainnya. Menurut anda sendiri, wajar tidak orang melakukan hal itu?

Hal inilah yang mendorong salah satu negara seperti New Jersey mulai turun tangan untuk mengatasi kecerobohan yang dilakukan oleh sejumlah masyarakatnya. Negara ini melakukan sebuah upaya untuk menegur dan mengingatkan masyarakat akan bahaya yang bisa terjadi saat mengetik sms atau melakukan chat sambil berjalan.

Larangan Mengetik SMS di New Jersey

Sebuah kota di Amerika tepatnya di Fort Lee, New Jersey, telah membuat sebuah aturan atau larangan yang berkaitan dengan penggunaan handphone saat berjalan.

Selain larangan menggunakan handphone saat sedang mengemudi, ada juga aturan lainnya tentang penggunaan handphone yang diberlakukan di New Jersey, Amerika Serikat ini. Aturan itu berisi larangan untuk mereka yang punya kebiasaan buruk mengetik sms atau chat sambil berjalan.

Penduduk yang tinggal di kota Fort Lee, New Jersey ini mau tidak mau harus mematuhi aturan baru, yang memberlakukan larangan untuk mengetik pesan singkat seperti sms ataupun sejenisnya ketika sedang berjalan.
Menurut laporan polisi di kota ini, kebiasaan ber – sms sambil berjalan bisa mengganggu konsentrasi seseorang.

Saat melakukan kegiatan tersebut, para pejalan kaki ini cenderung mengabaikan keadaan sekitar mereka dan tidak melihat kemana mereka berjalan. Ini yang membuat mereka menjadi tidak waspada dengan apa yang berada di depannya. Jadi wajar saja kan jika kecelakaan kerap terjadi akibat kebiasaan buruk ini.

Sebelumnya, polisi Florida sudah terlebih dahulu menerapkan aturan ini dan memberikan surat tilang kepada mereka yang dianggap sebagai pejalan yang membahayakan. Berbagai pamflet juga sudah disebar untuk menginformasikan aturan ini.

Dan untuk mereka yang melanggar aturan tersebut akan dikenakan denda sebesar 85 dollar atau sekitar Rp. 1.135.000 jika dirupiahkan.  Selama 6 pekan sejak aturan ini diberlakukan, sudah ada sekitar 117 surat tilang yang dilayangkan.

Denda ini berlaku bagi siapa saja yang kedapatan menggunakan handphone selagi berjalan, khususnya untuk SMS. SMS yang dimaksud di sini tidak hanya mengacu pada pesan tradisional saja, tapi juga berlaku untuk chat di sejumlah medsos seperti Facebook, atau social messenger lainnya.

Bahaya Menggunakan Handphone Sambil Berjalan

Sebenarnya sudah sering sekali kita mendengar bahwasannya menggunakan handphone saat mengemudi sangatlah berbahaya. Tapi ternyata, menggunakannya selagi berjalan juga dapat berbahaya bagi penggunanya.

Baik itu hanya untuk sekedar mengetik SMS, teleponan ataupun bermain, mereka yang menggunakan handphone selagi berjalan tidak hanya akan membahayakan diri sendiri, tapi juga orang lain.

Penelitian yang dilakukan dengan berjalan pada garis lurus telah menunjukkan bahwa menggunakan handphone atau ponsel saat berjalan merupakan tindakan yang sangat berbahaya. Beberapa peneliti dari Universitas Queensland, Australia menarik kesimpulan seperti itu dari sebuah studi  yang dilakukan terhadap 26 orang sukarelawan.

Pada awalnya, setiap partisipan diminta untuk berjalan sejauh 9 meter pada sebuah garis lurus tanpa ada gangguan apapun. Setelah itu, hal yang sama juga akan kembali dilakukan, tapi dengan adanya berbagai gangguan yang berasal dari ponsel atau handphone seperti sambil SMS-an saat berjalan.

Dan hasil yang didapat dari penelitian itu menunjukkan bahwa SMS adalah hal yang paling mempengaruhi partisipan dan membuat mereka keluar dari garis lurus saat berjalan. Tidak hanya itu saja, mereka juga berjalan lebih lambat dengan postur tubuh yang kaku. 

Meskipun aktivitas menggunakan handphone lainnya juga terkadang membuat partisipan keluar dari jalur, namun yang menjadi hal yang paling fatal atau yang paling banyak membuat seseorang berjalan keluar dari jalur adalah saat mereka melakukan SMS. Dari hal itu didapatkan bahwa menggunakan handphone khususnya SMS selagi berjalan dapat membahayakan.

Penelitian dilakukan bukanlah tanpa adanya alasan yang mendasarinya. Beberapa tahun yang lalu, ada sebuah kejadian dimana seorang turis wanita sedang berjalan di tepi dermaga sambil menggunakan handphonenya untuk bermain Facebook. Tapi tiba – tiba wanita itu terjatuh ke dalam air yang dingin.

Yang memperburuk kejadian tersebutadalah fakta turis wanita itu ternyata tidak bisa berenang. Untunglah ada seseorang yang melihat kejadian itu dan langsung meminta bantuan pada orang sekitar. Turis wanita itu akhirnya berhasil diselamatkan dan dia meminta maaf atas kejadian itu sambil tetap memegang ponsel atau handphonenya.

Tidak hanya karena kejadian itu saja, analisis dari data rumah sakit juga menunjukkan bahwa telah banyak kecelakaan yang terjadi di antara tahun 2005 sampai 2010, terkait dengan penggunaan handphone sambil berjalan.

Tips dan Trik Mengantisipasi Penggunaan HP Saat Berjalan

Menggunakan handphone saat sedang berkendara ataupun berjalan kaki, memiliki resikonya sendiri. Namun masyarakat tetap saja mengabaikannya. Menyadari hal itu, berikut ini adalah tips dan trik untuk mengantisipasi ancaman – ancaman yang mungkin terjadi saat Anda menggunakan handphone Anda selagi berkendara ataupun berjalan.

Adapun tips dan trik tersebut antara lain:

  • Jika Anda sedang ingin menyebrang jalan, maka menyebranglah terlebih dahulu, sebelum Anda melihat atau menggunakan handphone Anda lagi. Meskipun saat menyebrang handphone Anda berbunyi, cobalah untuk mengabaikannya dulu.
  • Selain itu, selagi berjalan cobalah posisikan handphone Anda lebih ke atas agar Anda bisa melihat apa yang ada di depan Anda. Ini mungkin akan membuat Anda terlihat sedikit aneh, namun lebih baik daripada Anda harus menabrak, ditabrak, jatuh, atau berada dalam situasi bahaya lainnya.
  • Cara terbaik untuk mrnghindari ancaman tersebut tentunya adalah dengan menyingkirkan handphone Anda selagi Anda berada di jalan, baik saat Anda mengemudi ataupun berjalan. Kalaupun Anda memang harus membalas sebuah pesan atau mengangkat panggilan telepon, maka berhenti dan menepilah sebelum Anda melakukan hal itu.

Pada dasarnya handphone memang sengaja diciptakan untuk tujuan yang baik, yaitu mempermudah orang untuk melakukan komunikasi tanda adanya gangguan jarak. Ya, hal itu memang benar. Yang salah sebenarnya bukanlah pada bendanya, tapi pada kesadaran manusia yang menggunakannya. Itulah sebabnya mengapa pengontrolan diri itu sangat perlu.

Jadi, setelah mengetahui bahaya tersebut, masihkah anda menjadi manusia yang keras kepala yang akan mengabaikannya? Yah terserah anda saja sih. Kalau memang anda sayang dan menghargai hidup anda, anda pasti bisa memilah mana yang boleh dan tidak boleh untuk dilakukan.