Info Supranatural

Tak Hanya Mekar 3000 Tahun Sekali, Bunga Ini Juga Pembawa Berkah

Jika berbicara tentang jenis tanaman unik yang tumbuh dan ditemukan di dunia ini memang tidak akan ada habis – habisnya. Tapi bagaimana dengan tanaman yang dipercayai memiliki kekuatan supranatural oleh sebagian orang? Percayakah anda bahwa tanaman seperti ini benar – benar ada? Kekuatan supranatural yang bagaimanakah yang dimilikinya? Dan bagaimana bentuknya? Tidakkah anda ingin mengetahui jawaban atas semua pertanyaan di atas? Jika ingin, mari baca artikel ini.

Sebelumnya anda harus tahu terlebih dahulu nama dari tanaman supranatural ini. Namanya adalah Udumbara. Mungkin dari namanya saja anda sudah merasa sangat asing bukan? Yah, wajar saja memang karena tak banyak orang yang tahu dan pernah melihat tanaman ini sebelumnya.

Jika dilihat dari bentuknya, tanaman ini termasuk ke dalam jenis tanaman bunga. Memang sih, kalau dilihat sekilas tanaman ini tidak kelihatan seperti bunga karena ukurannya yang sangat kecil seperti Bunga Wolffia.

Kemunculan Udumbara di Indonesia

Awalnya tidak ada seorangpun yang tahu menahu tentang tanaman bunga yang bernama udumbara ini, sampai akhirnya salah seorang warga Bali yang bernama Suardana menceritakan pengalamannya saat pertama kali melihat jenis tanaman bunga yang aneh ini tumbuh di pekarangan rumahnya.

Suardana mengatakan bahwa sebelum menemukan bunga ini, dia sempat bermimpi didatangi oleh seorang Raja. Akan tetapi, di dalam mimpinya tersebut sang Raja tidak mengatakan sepatah kata pun padanya. Raja tersebut hanya melemparkan senyuman kepada Suardana. Saat terbangun, Suardana sama sekali tidak mengerti maksud dari mimpinya tersebut.

Tak lama sejak mimpi itu didapatnya, istri Suardana melihat sesuatu yang aneh dan mengeluarkan cahaya di ranting pohon jeruk yang tumbuh di dekat Pelinggih Penunggun Karang atau yang biasa disebut sebagai tempat suci di pekarangan rumah berdasarkan kepercayaan umat Hindu. Saat itu dia sedang bersih – bersih di halaman belakang rumahnya.

Udumbara Mekar 3000 Tahun Sekali

Karena pasangan suami – isteri ini merasa asing dengan bunga tersebut, akhirnya Suardana pun menanyakan perihal bunga itu kepada seorang pemangku atau sulinggih. Pemangku atau sulinggih ini merupakan orang suci dalam agama Hindu. Saat ditanya perihal bunga tersebut, beliau mengatakan sesuatu yang cukup mengejutkan.

Katanya, bunga Udumbara ini adalah bunga yang hanya muncul atau mekar 3000 tahun sekali dan disebut – sebut sebagai bunga yang akan mendatangkan berkah. Hal ini pun dibenarkan oleh Suardana. Memang sejak mereka menemukan bunga ini, rezeki yang mereka dapatkan juga lancar dan dagangannya juga laris manis.

Apa yang Suardana rasakan setelah menemukan bunga ini sangatlah berbeda dibandingkan sebelumnya, karena rezeki yang dia dapatkan sebelumnya tidak ada apa – apanya bahkan bisa dikatakan seret. Tidak hanya itu saja, keadaan rumah tangganya juga aman tenteram. Wah, benar – benar bunga pembawa berkah nih sepertinya guys. Setuju kagak?

Tidak hanya tumbuh di ranting pohon jeruk di dekat Pelinggih Penunggun Karang miliknya, anak Suardana ternyata juga menemukan bunga Udumbara ini di daun pintu rumahnya. Dan hingga kini, bunga Udumbara tersebut masih tumbuh subur dan tidak pernah layu sejak ditemukan pertama kali. Bikin semakin penasaran saja ya bunga ajaib ini guys?

Mitos Tentang Bunga Udumbara

Berita yang tersebar mengenai keajaiban yang didatangkan oleh bunga udumbara ini ternyata bukanlah tanpa alasan. Mengapa? Karena ternyata bunga ajaib ini memang memiliki kisah yang misterius. Semisterius apakah bunga udumbara ini? Yuk, kita lihat kisahnya di bawah ini.

Ternyata eh ternyata, bunga yang hampir tak kasat mata ini ternyata adalah jenis bunga legendaris. Tahu kenapa? Karena bunga udumbara ini ternyata ada kaitannya dengan mitos yang dipercayai oleh umat Budha. Mereka mempercayai bahwa bunga udumbara ini mampu menciptakan keberuntungan dan fenomena supranatural.

Bukan itu saja, bunga legendaris ini juga diyakini sebagai bunga surgawi dan tidak tumbuh di dunia biasa. Bunga ini banyak disebut – sebut di dalam kitab budha dan juga dapat ditemukan di dalam teks – teks sastra agama Budha, seperti: Theravada’s Uraga Sutta dan Buddhisme Mahayana’s Sutra Lotus.

Bunga Udumbara ini juga dikenal sebagai bunga “pencekik ara”, karena hidup sebagai parasit dan tumbuh pada cabang – cabang pohon inang. Pohon ara sendiri disimbolkan sebagai pohon yang bunganya terbungkus dalam buah dan tersembunyi dari pandangan. Kalau di Indonesia bunga ini dikenal dengan bunga udumbara, berbeda dengan Jepang yang menyebut bunga ini dengan sebutan Udonge. Siapa sangka bahwa ternyata Jepang juga mengenal jenis bunga unik yang satu ini.

Kata Udonge dalam bahasa Jepang (优 昙华) ini digunakan oleh Dogen Zenji untuk merujuk pada bunga pohon udumbara yang terdapat di dalam kitab Shōbōgenzō (“Perbendaharaan Mata Dharma Sejati”).

Pada dua dekade terakhir ini, sebagian orang di dunia telah menemukan jenis bunga yang diyakini sebagai bunga Udumbara. Bunga ini pertama kalinya ditemukan di Korea pada tahun 1997 yang silam. Kemudian barulah muncul lagi di China, Taiwan, Hong Kong, Malaysia, Singapura, Australia, Amerika dan Indonesia.

Yang membuat bunga ini menjadi semakin istimewa adalah kemampuannya yang dapat tumbuh pada logam, kaca, tanaman dan patung – patung Buddha. Yah seperti yang terlihat berikut ini:

Pendapat Para Ahli Tentang Udumbara

Seperti yang kita semua ketahui, hal – hal yang berkenaan tentang sesuatu yang sifatnya mengarah ke arah keagamaan atau spiritual, memang akan selalu bertentangan dengan ilmu pengetahuan dan sains yang berkembang di zaman modern seperti sekarang ini. Namun hal itu bukan berarti anda harus mengabaikana salah satu diantara kedua hal yang bertentangan itu. Anda harus melihat segala sesuatu dari kedua sisi tersebut agar anda tidak salah mengambil keputusan.

Jika dilihat dari ilmu sains yang dipercayai oleh para ilmuwan, mereka berpendapat bahwa selama ini orang – orang telah salah menafsirkan telur serangga dengan bunga udumbara yang terdapat dalam mitos agama Budha tersebut. Mereka berpendapat bahwa yang selama ini dianggap masyarakat sebagai bunga udambara tidak lain dan tidak bukan adalah telur serangga yang disebut lacewing hijau (Chrysopa) karena keduanya memiliki penampilan yang mirip.

Larva itu disebut sebagai kumbang kecil penghisap. Ketika bertelur, si betina akan mengeluarkan zat pelengket dan mengangkat perutnya untuk membentuk tangkai kecil. Telur – telurnya ini biasa diletakkan pada batang – batang tangkai tumbuhan atau tanaman tertentu untuk menjaga larva muda dari binatang pemangsa yang lainnya setelah menetas.

Fakta Yang Membuktikan Bahwa Bunga Udumbara Nyata

Meskipun beberapa ilmuwan mengatakan bahwa bunga udumbara yang ditemukan oleh masyarakat itu sebenarnya adalah larva dari serangga, namun seorang warga Malaka, Malaysia yang bernama Mr. Li telah membuktikan bahwa bunga udumbara ini memang nyata keberadaannya.

Penemuannya itu akan membuktikan bahwa apa yang orang yakini sebagai bunga Udumbara itu bukanlah telur larva. Pada 25 Juni 2009 yang silam, Mr. Li bersama dengan sejumlah rekannya melihat ada lebih dari 20 kuntum bunga putih kecil pada daun pamelo di sepanjang jalan St Paul’s Hill, yaitu sebuah tempat yang indah di wilayah Malaka.

Pada saat pertama kali menyaksikannya, bunga itu nampak seperti bunga Udumbara. Karena ada kemiripan antara bunga Udumbara dan telur lacewing, Mr. Li pun akhirnya membawa bunga itu ke tempat temannya, di mana mereka melihat atau menyaksikan langsung bunga itu di bawah mikroskop.

Ketika temannya memotret bunga itu menggunakan mikroskop, kelopak bunga dan benang sarinya terlihat dengan sangat jelas. Gambar – gambar yang mereka dapatkan tersebut telah membuktikan bahwa apa yang mereka temukan adalah bunga Udumbara dan bukan telur larva.

Seminggu kemudian, Mr. Li kembali ke lokasi yang sama dan menemukan lagi beberapa butir benda putih yang mirip dengan apa yang ia temukan terakhir kali. Sekali lagi, ia mengambil gambar dari benda – benda mini itu lewat mikroskop. Hasilnya tetap sama dengan yang didapatkan sebelumnya.

Sepanjang pengamatan yang telah dilakukan oleh Mr. Li, bunga itu nampak tetap berwarna putih bersih. Berbeda halnya dengan telur lacewing yang secara bertahap berubah menjadi hitam. Berdasarkan pengamatan di atas, anda bisa menarik kesimpulan anda sendiri. Percaya atau tidak tentang keberadaan bunga supranatural ini, semua tergantung pada anda.

Untuk mempercayai sesuatu memang membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Perlu dilakukan pengamatan dan mencari beberapa bukti yang bisa mendukung kebenarannya. Iya nggak guys? Yah sama seperti keberadaan dan mitos dari bunga udumbara ini. Untuk anda yang mungkin belum pernah melihatnya, pasti tidak akan sulit mempercayainya meskipun beberapa orang mengaku pernah melihatnya. Bagaimana dengan anda? Percaya atau tidak?