Knowledge

Merinding Saat Mendengarkan Musik, Pertanda Telah Terjadi Sesuatu Pada Otak Anda

Semua orang pasti mengenal apa itu musik. Terkecuali bagi mereka yang kemungkinan memiliki kekurangan pada bagian alat pendengarannya. Tapi meskipun begitu, beberapa dari mereka juga masih bisa lho mendengarkan musik, meskipun harus menggunakan alat bantu pendengaran.

Musik sering diartikan sebagai perpaduan antara irama, lagu dan keharmonisan suara. Musik yang dikenal di masyarakat ini memiliki banyak jenis. Mulai dari Pop, RnB, Rock, Dangdut, Blues, Country, Hip Hop, Jazz, Klasik dan Reggae. Dari beberapa jenis musik yang disebutkan tadi, manakah yang paling anda sukai?

Menciptakan sebuah musik bukanlah sebuah perkara yang mudah dan tidak sembarangan orang juga yang bisa melakukannya. Hanya mereka yang memiliki jiwa seni saja yang bisa melakukan hal tersebut, karena untuk menghasilkan sebuah musik berkualitas dan disenangi oleh masyarakat tidaklah semudah seperti saat anda sedang membalikkan telapak tangan.

Makna Musik dan fungsinya

Ada yang mengatakan bahwa musik merupakan ekspresi diri dari sang penciptanya dan kebanyakan berasal dari pengalaman hidup. Itulah sebabnya mengapa beberapa diantara musik yang diciptakan memiliki makna yang sangat mendalam dan berarti. Kalau sudah begini, musik tersebut akan sangat digemari oleh masyarakat.

Kalau berbicara mengenai makna dari sebuah musik, mungkin masing-masing anda memiliki pendapat yang berbeda-beda. Ada yang hanya memaknai musik sebagai sebuah hiburan saat hati sedang merasa sedih dan ada pula yang menganggap bahwa musik itu seperti hidupnya sendiri.

Dengan kata lain, orang yang seperti ini dalam kehidupannya akan selalu dikelilingi dengan hal-hal yang berhubungan dengan musik dan biasanya akan menyukai musik jenis apapun.

Fungsi Musik

Beberapa orang berpendapat bahwa dunia tanpa musik pasti akan sangat hambar rasanya. Kalau diibaratkan foto, hidup ini serasa seperti foto zaman dahulu yang cuma ada putih-hitam saja. Tapi saat musik mulai diciptakan dan dihadirkan dalam kehidupan manusia, baru lah kehidupan menjadi mulai berwarna bak sebuah pelangi yang indah. Setuju nggak?

Musik yang diciptakan tentu saja memiliki fungsi tertentu, yang antara lain adalah sebagai berikut:

  • Menjadi media untuk mengungkapkan perasaan

Fungsi yang pertama ini biasanya ditujukan untuk si pencipta musik itu sendiri. Seperti yang tadi sudah dijelaskan di atas, musik yang indah biasanya berasal dari pengalaman yang dialami oleh si penciptanya.

Akan tetapi, sebagus apapun makna yang terkandung di dalam musik yang diciptakan tersebut, belum tentu juga bisa disampaikan dengan baik oleh semua orang. Semua itu kembali lagi kepada bagaimana cara seseorang membawakan musik tersebut.

  • Sarana menghibur hati

Ada yang bilang kalau ketika hati sedang merasa sedih, gundah, atau kalau bahasa anak gaulnya dibilang “galau“, bisa berangsur-angsur membaik atau bahkan sirna hanya dengan mendengarkan musik. Apakah anda pernah melakukannya? Sebagian besar masyarakat pasti pernah melakukannya.

  • Menenangkan jiwa

Pernahkah anda mendengarkan musik klasik? Saat mendengarkan musik tersebut, apakah yang anda rasakan? Musik klasik biasanya sangat dikenal dan dipercaya oleh masyarakat sebagai sarana untuk melakukan relaksasi atau menenangkan jiwa.

Tidak hanya itu saja, konon katanya wanita hamil sangat dianjurkan untuk mendengarkan musik klasik, karena jenis musik ini bisa meningkatkan kecerdasan janin yang ada di dalam perut.

  • Sebagai Sarana Bisnis

Industri musik merupakan salah satu industri kreatif yang paling menguntungkan. Salah satu contoh keuntungannya didapat dari penjualan merchandise, tiket konser dan sponsor.

  • Sarana Komunikasi

Pada sebuah upacara tertentu, biasanya isyarat atau pertanda dimulainya upacara tersebut adalah dibunyikannya musik khusus. Dengan begitu, bisa diartikan bahwa musik juga bisa dijadikan sebagai sarana komunikasi.

  • Menyambut Tamu

Beberapa musik juga berfungsi pada saat akan menyambut tamu. Misalnya saja pada saat menyambut para pemain sepakbola saat memasuki lapangan.

  • Sebagai Pengiring Tari-tarian

Di adat istiadat tertentu, musik juga sering digunakan untuk mengiringi tari-tarian daerah pada saat acara-acara tertentu.

Fakta Unik Tentang Musik

Selain memiliki fungsi – fungsi di atas, ada juga fakta menarik tentang musik yang harus anda ketahui. Fakta yang akan anda dengar ini bisa jadi adalah yang pertama kalinya anda dengar.

Sebuah penelitian mengatakan bahwa, jika saat mendengarkan sebuah musik tertentu anda merasa “merinding“, berarti ada kemungkinan besar bahwa anda memiliki “otak yang istimewa“. Nah, yang menjadi pertanyaannya adalah, pernahkah anda mengalami hal semacam ini?

Seseorang bahkan pernah mengatakan bahwa Dia pernah merasa seperti “kedinginan” ketika mendengar musik ‘Whole Lotta Love‘ yang dipopulerkan oleh Led Zeppelin saat sedang berada di bus nomor 9 dari Stourbridge saat usianya masih 16 tahun.

Anda yang bukan kelahiran tahun 90-an mungkin tidak pernah mendengar musik ini sebelumnya. Kalau anda merasa penasaran dengan jenis musik tersebut, anda bisa mencari dan mendengarnya di youtube, atau supaya anda tidak bingung-bingung mencarinya, anda bisa langsung menonton videonya di bawah ini:

Makna Merinding Saat Mendengar Musik

Mengalami sensasi seperti merinding atau tiba-tiba mengeluarkan air mata (menangis) ketika sedang mendengarkan musik, bisa dibilang merupakan sesuatu yang sangat langka dan unik.

Tahun lalu, seorang mantan sarjana dari perguruan Harvard, bernama Matthew Sachs mencoba untuk mempelajari tentang tingkah laku dari individu yang menggigil atau merinding pada saat mendengarkan musik. Dia penasaran dan ingin melihat bagaimana musik bisa memicu munculnya perasaan yang seperti itu.

Kalau dipikir-pikir, biasanya orang akan menggigil atau merinding saat cuaca sedang sangat dingin-dinginnya, bukan? Jadi wajar saja jika aneh rasanya saat melihat orang mengalami hal semacam ini hanya karena musik.

Penelitian ini dilakukannya dengan cara meneliti sekitar 20 orang, dimana 10 orang di antaranya mengaku bahwa mereka kerap mengalami perasaan seperti yang telah disebutkan di atas dan ternyata ada kaitannya dengan musik.  Sedangkan 10 orang lainnya adalah mereka yang sama sekali tidak mengalami hal aneh seperti yang dialami oleh 10 orang tadi.

Dan usut punya usut, setelah penelitian tersebut dilaksanakan, ia menemukan sebuah fakta bahwa mereka yang mengalami hal unik saat mendengarkan musik tersebut, bisa dikatakan telah berhasil membuat keterikatan emosional dan fisik terhadap musik. Hal ini menunjukkan bahwa mereka ternyata memiliki struktur otak yang berbeda dari orang yang tidak mengalaminya.

Penelitian itu menunjukkan bahwa mereka cenderung memiliki volume serat otak yang lebih padat, yang bisa menghubungkan korteks pendengaran dan area yang memproses emosi, yang mengindikasikan bahwa keduanya dapat berkomunikasi dengan lebih baik. Temuan Sachs ini telah dipublikasikan di Oxford Academic.

Dikutip oleh Neuroscience, Sach mengatakan bahwa semakin banyak serat dan peningkatan efisiensi antara dua daerah di otak, yaitu daerah yang dinamakan dengan korteks pendengaran dan area di otak sebagai tempat untuk memproses otak, maka itu berarti anda memiliki proses yang lebih efisien di antara keduanya.

Kesimpulannya, jika anda merasa seperti sedang kedinginan atau merinding saat mendengarkan musik, maka bisa dikatakan bahwa anda adalah orang yang cenderung memiliki emosi yang lebih kuat. Ditambah lagi, sensasi ini juga bisa dikaitkan akibat adanya keterkaitan antara kenangan yang terkait dengan lagu tertentu yang didengar, yang tidak mungkin bisa dikontrol atau diatur dalam sebuah laboratorium.

Meskipun penelitiannya masih dalam taraf penelitian kecil, namun saat ini Sachs sedang melakukan penelitian lebih lanjut yang bertujuan untuk melihat aktivitas otak seseorang pada saat sedang mendengarkan lagu, yang kemungkinan akan menghasilkan reaksi tertentu.

Dengan melakukan penelitian lanjutan tersebut, ia berharap bisa mengetahui secara neurologis apa yang sebenarnya menyebabkan terjadinya reaksi unik ini. Jika berhasil dan memungkinkan, dia akan memanfaatkan penelitiannya tersebut sebagai alternatif pengobatan untuk mereka yang terkena gangguan psikologis.

Seperti yang anda ketahui, tingkat depresi yang dialami masyarakat saat ini semakin meningkat. Hal ini tentu saja dipicu oleh berbagai faktor, yang bisa saja berasal dari tekanan hidup yang mereka alami.

Gangguan inilah yang menyebabkan ketidakmampuan untuk mengalami kenikmatan aktivitas kesehariannya. Nah, untuk mengatasi masalah semacam ini, Sach akhirnya melakukan penelitiannya tersebut. Dia berharap bahwa hasil dari penelitiannya itu dikedepannya bisa menggunakan musik sebagai terapis untuk mengeksplorasi perasaan dan mengobati masalah depresi tersebut.

Wah, keren juga ya kalau ada terapi semacam ini. Kita doain aja deh semoga penelitiannya ini bisa berhasil ya guys. Selain itu, dari informasi di atas bisa disimpulkan bahwa ternyata musik memiliki manfaat yang luar biasa. Jadi, jangan pernah ragu ya untuk mendengarkan musik yang anda suka. Yah setidaknya musik tersebut bisa menghilangkan depresi yang anda alami.