Lifestyle

Hal Yang Bakal Kamu Alami Jika Berteman Dengan Ortu Di Media Sosial

Menggemparnya tren dari media sosial telah membuat para anak muda untuk rajin menggunakan media sosial. Tidak hanya mereka, ternyata para orang tua atau yang biasa disingkat ‘ortu’ sudah mulai mengikuti wabah ini. Para ortu yang dulunya gaptek kini telah banyak yang mengikuti perkembangan zaman dengan membuat akun media sosial contohnya facebook.

Untuk zaman sekarang, hal ini tentunya sudah tidak mengherankan jika banyak ortu yang memiliki akun facebook dikarenakan ponsel yang dimiliki mereka juga semakin canggih. Mungkin untuk beberapa anak muda yang belum siap, pastinya akan kaget dengan kehadiran para ortu mereka di media sosial. Bayangkan saja tiba-tiba adanya permintaan pertemanan dari orang tua. Tentu saja jika tidak diterima akan menjadi tanda tanya bagi ortu sendiri dan takutnya dianggap durhaka. Jika diterima, pastinya merasa tidak bebas donk. Benar ga?

Sebenarnya apa sih yang bakal dialami seorang anak muda jika berteman dengan orang tuanya di facebook. Di bawah ini akan dijabarkan beberapa kemungkinan yang terjadi jika kamu berteman dengan orang tua kamu sendiri di media sosial.

  • Nggak bisa update status yang alay serta tentang cinta

Zaman sekarang sudah menjadi kebiasaan bagi kalangan anak muda untuk menuangkan aktivitas maupun isi hatinya di media sosialnya. Hal itu bisa saja dalam bentuk foto maupun status yang terkadang mungkin dianggap netizen sebagai hal yang alay. Namun mungkin inilah tempat terbaik untuk mencurahkan apa yang ingin kamu ungkapkan pada hari tersebut. Tapi ketika kamu berteman dengan ortu di media sosial, apakah respon dari mereka terhadap updatemu? Tentu saja akan berbeda dengan tanggapan dari teman-temanmu apabila tidak didasari komunikasi yang kuat.

  • Tidak bisa menjadi diri sendiri, jadi penuh pencitraan

Ketika berteman dengan ortu kamu di media sosial, mungkin kamu akan berusaha menjadi salah satu orang yang terbaik di dunia. Kamu bersikap seperti ini karena kamu tahu kamu selalu diawasi sehingga membuatmu untuk menjaga sikap meskipun itu bukanlah karakter dari kamu. Hayo ngaku!

  • Kata ‘gaul’ yang disalah diartikan

Perbedaan era kamu dan ortu tentunya memunculkan komentar yang terkadang tidak nyambung. Mungkin di saat kamu membuat status gokil dan alay, bisa jadi ortu kamu memberi komentar yang serius dan garing. Pastinya ini bisa membuat kamu mati gaya.

  • Jadi mesti mikir lagi untuk masang foto narsis

Nah, bagi kamu yang suka masang foto narsis bareng teman atau pacar, berhati-hatilah karena tentunya hal ini tidak akan luput dari pengamatan ortumu yang berteman dalam media sosial. Pastinya hal ini membuat kamu berpikir berkali-kali untuk menge-postnya. Ya kan?

  • Gak bisa asal check-in

Bagi generasi muda masa kini, kamu juga mungkin akan menggunakan fitur check-in di suatu tempat untuk sebagai bukti kamu ke teman-temanmu bahwa kamu juga bisa eksis. Tapi, hati-hati salah check-in bisa membuatmu kamu mendapatkan berbagai pertanyaan dan ceramah ketika pulang rumah. Jadi serba salah kan?

Setelah membaca segala kemungkinan yang terjadi di atas, apakah kamu mulai berpikir untuk tidak berteman dengan ortu di media sosial atau malah menghapus pertemanan dengan ortumu? Jangan sampai begitu! Tentu saja ortu kamu menggunakan sosial media untuk hal yang baik. Ortu kamu pastinya ingin memantau aktifitasmu dan menjagamu untuk tidak salah bergaul di dalam media sosial. Jadi, hal yang perlu kamu lakukan adalah menganggap hal tersebut biasa saja. Toh, ortu kamu juga pernah muda. Mereka pasti akan memahaminya kok. Percaya deh!