Mistery

Uji Nyali di dalam Hutan, Sekelompok Anak Berhasil Merekam Sebuah Penampakan

Beberapa waktu yang lalu, sekelompok remaja yang entah darimana asalnya ini tengah beradu nyali, di sebuah hutan paling angker yang berada di negara Jepang.

Kalau dilihat dari latar belakang mereka, tampaknya sekelompok remaja laki-laki ini memang memiliki hobi melakukan petualangan ke berbagai tempat. Jiwa berpetualang itulah yang kemungkinan telah membawa mereka sampai ke tempat yang sangat mengerikan seperti yang ada di negara sakura ini.

Kalau biasanya orang yang senang berpetualang lebih memilih aktivitas ekstrim seperti mendaki gunung, berselancar, melakukan olahraga-olahraga air atau udara yang berbahaya, ataupun menyelam ke dalam dasar laut untuk mencari harta karun, tampaknya sudah bukan hal yang luar biasa lagi bagi keempat remaja ini.

Menurut mereka, menyusuri hutan sepertinya jauh lebih menantang dan lebih ekstrim dari kegiatan-kegiatan yang telah disebutkan di atas tadi.

Tapi jangan salah guys, hutan yang akan mereka susuri ini bukanlah sembarangan hutan lho. Coba tebak, hutan manakah yang telah berhasil menarik perhatian anak-anak muda pemberani tersebut? Ke-ekstriman hutan ini tidak hanya terletak pada wilayahnya yang luas, yang memungkinkan siapa saja bisa tersesat walau pada siang hari sekalipun.

Tidak hanya itu saja, saat berada di dalam hutan ini, jangan pernah berharap kalau anda bisa menggunakan GPS sebagai penunjuk arah. Jangan tanyakan mengapa bisa demikian, karena anda akan segera menemukan jawabannya setelah selesai membaca artikel ini. hehe

Bukan niat untuk menakut-nakuti anda, tapi hutan yang dijelajahi oleh anak-anak muda ini memang merupakan hutan yang memiliki sejarah yang sangat mengerikan. Kalau anda pernah mendengar tentang “hutan bunuh diri” yang berada di Jepang, kemungkinan anda pasti sudah tahu atau pernah mendengar tentang kengerian hutan tersebut, bukan?

Keangkeran hutan inilah yang membuat keempat remaja tadi menjadi sangat penasaran untuk mencari tahu seberapa menyeramkan sebenarnya hutan bunuh diri yang dikenal dengan nama Aokigahara tersebut.

Awal Penelusuran Hutan Aokigahara

Penjelajahan mereka dimulai dari pukul 12:28 AM dan berakhir pada pukul 04:45 AM. Mengingat rentang waktu yang cukup lama tersebut, wajar saja jika mereka akan mengalami berbagai hal yang menakutkan selama berada di dalam hutan. Betul nggak?

Selama melakukan penelusuran ke dalam hutan, mereka kerap mengalami masalah elektrik dan audio yang hingga saat ini masih belum bisa mereka jelaskan mengapa bisa terjadi. Yang ada dalam pikiran mereka hanyalah pemikiran bahwa malam itu akan menjadi malam yang tidak akan bisa mereka lupakan selamanya.

Mereka juga mengatakan bahwa apa yang telah mereka lakukan tersebut merupakan hal terbodoh yang pernah mereka lakukan. Setidaknya begitulah yang mereka katakan di dalam sebuah video yang sengaja mereka rekam, selama melakukan perjalanan ke dalam hutan yang penuh dengan misteri tersebut.

Anda yang sudah merasa penasaran untuk melihatnya, silahkan menonton video-nya yang sudah dilampirkan di bawah ini:

Setelah menonton video berjudul “Overnight at Suicide Forest” yang berdurasi 59 menit 7 detik di atas, kesimpulan apakah yang bisa anda buat? Tidakkah anda merasa takut selama menonton video tersebut? Bisakah anda melihat beberapa penampakan yang berhasil terekam oleh kamera mereka, baik yang mereka sadari maupun yang tidak disadari?

Jika anda tidak memperhatikan atau menontonnya dengan seksama atau tanpa mengulang beberapa adegan tertentu beberapa kali, mungkin akan sangat sulit bagi anda untuk melihat atau menyadari adanya berbagai penampakan yang muncul di dalam hutan itu.

Di dalam hutan Aokigahara ini sebenarnya sudah diberikan garis pembatas, yang menjadi pertanda batas wilayah yang aman untuk didatangi atau dikunjungi oleh para traveller atau wisatawan dari mancanegara.

Akan tetapi, rasa penasaran dan adrenalin yang mengalir di dalam jiwa muda mereka seolah-olah membuat mereka tidak bisa berpikir jernih dan telah membuat mereka mengabaikan apapun, yang menghalangi mereka untuk masuk lebih jauh ke dalam hutan tersebut.

Penemuan Beberapa Benda Misterius di dalam “Hutan Bunuh Diri”

Saat tengah melakukan perjalanan ke dalam hutan, anak-anak muda ini menemukan beberapa benda yang tidak asing, seperti misalnya tulang belulang yang tidak lain adalah tulang manusia, yang mungkin dulunya melakukan bunuh diri di sana.

Selain itu, mereka juga mendapati sebuah payung yang tidak tahu siapa pemiliknya dan sebuah tali yang sudah dalam keadaan terikat, tergeletak di atas tanah, tepat dimana terdapat sebuah pohon di atasnya.

Jika dilihat-lihat dan ditarik kesimpulan, bisa jadi tali tersebut adalah tali yang memang sengaja digunakan seseorang untuk melakukan bunuh diri, dengan cara menggantung diri di atas sebuah pohon.

Wah, kalau dibayangin rasanya memang sangat mengerikan dan menakutkan. Rasa-rasanya bulu kuduk pun mulai tak enggan lagi untuk berdiri (merinding).

Karena hutan ini cukup luas untuk di telusuri dan peluang untuk tersesat juga sangat besar apalagi jika dilakukan pada tengah malam, keempat remaja ini pun tidak kehabisan akal. Mereka memiliki sebuah cara untuk bisa tetap keluar dari hutan tanpa harus tersesat.

Menggunakan GPS di tempat semacam ini dianggap sebagai sesuatu yang sia-sia. Beberapa orang mengatakan bahwa pengaruh dari medan magnet di dalam hutan inilah yang membuat semua sinyal telepon seluler dan GPS tidak berfungsi.

Akan tetapi, ada juga beberapa orang yang percaya bahwa hal tersebut diakibatkan karena hutan Aokigahara sudah menjadi wilayah iblis yang terisolir.

Agar tidak tersesat di dalam hutan yang menakutkan itu, para remaja ini memberi tanda sebuah pita berwarna pink yang diikatkan pada beberapa pohon yang mereka lewati selama mereka melakukan perjalanan ke dalam hutan.

Dengan begitu, mereka tidak perlu bersusah payah untuk menemukan jalan keluar untuk kembali jika mereka ingin pulang, karena mereka hanya perlu mengikuti tanda pita pink yang telah mereka buat tadi.

Nah, yang masih terlihat aneh adalah pada saat mereka hendak memasangkan pita pada sebuah pohon, tau-taunya di pohon itu telah terikat sebuah pita biru, yang entah siapa yang buat. Yah, kalau mau berpikir positif sih, bisa saja pita tersebut berasal dari penjelajah lain sebelum mereka. Masuk akal juga kan guys? 

Penampakan di dalam Hutan

Yang namanya hutan, tidak akan lepas kaitannya dengan sesuatu yang kasat mata atau biasa disebut dengan “penghuni atau makhluk halus“. Apalagi jika ternyata hutan tersebut kerap dijadikan tempat untuk melakukan tindakan bunuh diri. Pasti sudah tidak akan kebayang lagi seberapa banyak “mereka yang tak terlihat” yang berada atau tinggal di sana.

Hutan yang bernama Aokigahara yang berada di Jepang ini adalah salah satunya. Bahkan sanking mengerikannya, hutan ini masuk ke dalam daftar hutan yang paling menyeramkan di dunia. Predikat ini diberikan karena sudah ada sekitar 500 lebih orang yang telah melakukan bunuh diri di sana.

Saat berada di dalam hutan, keempat anak laki-laki ini merekam seluruh aktivitas mereka selama berada di sana. Hanya dengan bermodalkan senter elektrik yang ternyata kehabisan baterai di tengah perjalanan, serta cahaya senter dari ponsel mereka, mereka berhasil merekam beberapa penampakan mengerikan seperti yang terlihat berikut ini:

Penampakan yang pertama adalah penampakan dari sebuah bayangan putih yang diduga adalah sosok dari seseorang yang sedang duduk di antara pepohonan. Sosok ini sontak membuat mereka merasa sangat kaget.

Penampakan kedua tampak seperti sosok seseorang tanpa kepala.

Penampakan ketiga terlihat di belakang sebuah pohon yang sebenarnya berada tepat di depan anak-anak lelaki tersebut, tapi mereka tidak menyadarinya sama sekali. Kalau rekaman video tersebut tidak diperlambat, kemungkinan anda tidak akan melihat sosok penampakan yang satu ini.

Itu lah tadi ketiga penampakan yang secara sengaja dan tidak sengaja terekam di dalam video yang sebelumnya sudah diperlihatkan pada anda di atas tadi. Gimana? Sangat menyeramkan, bukan? 

Bukan hanya penampakan, mereka juga sempat mendengar suara-suara aneh di dalam hutan. Hal ini sontak membuat mereka merasa sangat ketakutan dan lantas berlari berhamburan menjauhi hutan tersebut.

Selama berada di dalam hutan itu, dua dari keempat remaja tersebut tiba-tiba muntah-muntah dan jatuh sakit. Entah karena mereka merasa kaget dengan kondisi di dalam hutan, atau mungkin juga karena tubuh mereka yang saat itu memang sudah kelelahan. Tapi yang pasti, apapun yang menjadi alasannya, hingga saat ini masih menjadi sebuah tanda tanya.

Yang pasti, ketika mereka berhasil keluar dari dalam huta, mereka berempat merasa sangat lega dan senang karena mereka akhirnya bertemu dengan sinar matahari. Bagi mereka, pengalaman menjelajahi hutan angker ini merupakan sebuah pengalaman yang sangat berharga untuk mereka.

Kalau dilihat dari sejarahnya, sejak tahun 1950-an, orang-orang Jepang ini memang suka mengakhiri hidupnya di hutan Aokigahara. Kebanyakan dari mereka lebih memilih cara gantung diri atau meminum racun, sambil membawa semua benda kesayangannya bersama mereka.

Keadaan hutan yang tenang dan sangat lebat serta tidak memiliki banyak satwa liar di dalamnya, membuat mereka yang mengakhiri hidupnya akan lebih mudah untuk mengambil keputusan “bodoh” seperti itu.

Sebenarnya, sudah banyak sekali papan-papan larangan untuk tidak melakukan tindakan bunuh diri di hutan Aokigahara ini. Papan peringatan yang terpampang tersebut memuat tulisan dalam bahasa Jepang, yang artinya kira-kira seperti ini ‘hidup Anda adalah sesuatu berharga yang diberikan oleh orang tua Anda. Ingatlah orang tua, saudara dan teman-teman Anda sebelum mengambil keputusan‘.

Beberapa petugas yang menjaga hutan Aokigahara juga sering kali mengajak berbicara mereka yang hendak bunuh diri di sana. Namun sayang, semua peringatan dan nasehat tersebut kebanyakannya tidak digubris sama sekali.

Malang sekali ya nasib orang-orang yang telah melakukan tindakan bunuh diri di hutan ini? Kalau saja mereka memiliki pemikiran yang lebih baik mengenai betapa berharganya hidup ini untuk disia-siakan dengan cara seperti itu, mungkin mereka tidak akan pernah melakukannya. Dan jika saja mereka memiliki teman untuk berbagi dan bercerita tentang masalah yang mereka hadapi, mungkin hal itu juga tidak akan pernah terjadi.

Tapi mau gimana lagi? Setiap orang memang memiliki cara berpikir yang berbeda-beda. Betul nggak guys? Nah, kembali lagi kepada fokus utamanya yaitu pengalaman penjelajahan hutan yang dilakukan oleh empat sekawan di atas, bagaimanakah pendapat anda tentang keberanian mereka? Keren juga kan mereka? Yah, meskipun mereka juga sempat dilanda rasa takut, tapi tetap saja mereka pantas mendapatkan acungan jempol untuk keberaniannya.

Tau nggak, video pengalaman mereka ini memiliki banyak peminat lho guys. Buktinya saja, hanya dalam hitungan beberapa minggu saja, mereka sudah berhasil mendapatkan kurang lebih 3 juta penonton. Nggak percaya? Anda bisa melihat buktinya di bawah ini.

Gambar di atas menjadi akhir dari penjelasan atau kisah dari empat sekawan yang melakukan penjelajahan di dalam hutan bunuh diri di Jepang. Demikianlah informasi ini dibuat, semoga artikel ini bisa menghibur dan berguna untuk anda.