science

Kenapa Nyamuk Suka Mendengung di Telinga? Alasannya Ternyata Mengejutkan

Bertubuh kecil, bisa terbang dan sering membuat orang-orang merasa kesal, terutama saat hinggap di kulit, menggigit dan doyan menghisap darah kita. Coba tebak, hewan apakah yang dimaksud tersebut? Jika jawaban anda adalah nyamuk, maka anda benar sekali.

Dari banyaknya serangga yang ada, nyamuk merupakan salah satu yang paling dibenci di planet ini. Hewan ini bukan hanya mengganggu kualitas tidur orang-orang (merusak tidur malam yang nyenyak), atau sekedar menyantap darah (baik itu darah manusia atau hewan), melainkan juga menyebabkan sejumlah penyakit yang tak jarang menimbulkan kematian.

Percaya atau tidak, tetapi jika dilihat dari jumlah kematian manusia yang telah mereka sebabkan, bisa dibilang kalau nyamuk adalah hewan yang paling mematikan di Bumi.

Selain itu, hewan kecil yang bisa terbang dengan sangat lincah ini juga memiliki kemampuan yang luar biasa untuk membuat orang-orang menjadi sangat kesal. Seakan menghisap darah tidak cukup untuk mereka, hewan ini malah menambah kekesalan dengan berdengung di telinga tanpa henti.

Anda pasti pernah merasakannya, bukan? Jika anda tinggal di daerah tropis, anda pasti pernah mengalami hal semacam ini. Tapi jika anda tinggal di negara atau daerah dengan suhu yang dingin, bisa jadi anda tidak pernah merasakannya.

Yang menjadi tanda tanya yang besar di sini adalah mengapa nyamuk senang sekali melakukan hal seperti itu? Apakah selain sadis dan kejam, mereka juga punya hobi membuat orang lain kesal?, atau apakah ada alasan yang lebih masuk akal di balik kebiasaan mereka menjengkelkan ini?

Sebenarnya, semua pertanyaan yang disebutkan di atas merupakan pokok pembahasan yang ingin kami sampaikan di dalam artikel ini. Apakah anda sudah siap untuk mengetahui jawabannya? Kalau sudah, mari lanjutkan bacaan anda pada penjelasan di bawah ini.

Kenapa Nyamuk Suka “Mendengung”?

Ketika ada seseorang yang mengatakan kepada anda untuk memaklumi kebiasaan nyamuk yang suka mendengung, apa yang akan anda lakukan atau katakan? Anda pasti kesal kan dengan orang tersebut? Pastinya dong. Tapi setelah anda mengetahui alasan hewan ini melakukannya, mungkin anda akan mengubah pikiran anda dan memilih untuk memakluminya.

Sekalipun dengungan nyamuk terasa sangat mengganggu untuk hampir semua orang, terutama saat kita sedang melakukan pekerjaan tertentu yang membutuhkan konsentrasi penuh ataupun saat kita sedang tidur, tahukah anda kalau ternyata mereka pun tak bisa menghentikan atau menahannya.

Suara dengungan yang mereka hasilkan ternyata berasal dari gerakan mengepak-ngepakkan sayap mereka. Para ilmuwan juga telah menemukan bahwa dengungan nyamuk tersebut sebenarnya bukan dengan sengaja dilakukan hanya untuk mengganggu anda. Hal tersebut dilakukan hewan ini untuk membantu mereka menemukan pasangan.

Louis M. Roth, yang pernah mempelajari nyamuk demam kuning untuk Amerika Serikat selama Perang Dunia II, melaporkan bahwa nyamuk jantan cenderung akan mengabaikan nyamuk betina ketika mereka sedang beristirahat. Tapi ketika nyamuk betina tersebut berdengung atau sedang terbang, nah itulah saat dimana nyamuk jantan berusaha untuk kawin.

Karena nyamuk betina umumnya memiliki ukuran yang lebih besar, maka kepakan sayap mereka pun lebih lambat deari nyamuk jantan. Nada yang dihasilkan dari kepakan para betina inilah yang membuat nyamuk jantan mengenali mereka dan ingin kawin.

Sanking sensitifnya para jantan dengan suara dengungan tersebut, mereka bahkan akan mendatangi apa saja yang menghasilkan suara seperti itu, seperti misalnya rekaman suara nyamuk yang sedang terbang, ataupun suara yang dihasilkan oleh garputala.

Bagaimana Cara Nyamuk Jantan Mendengar Dengungan Sang Betina?

Dr. Christopher Johnston dari Baltimore, Maryland telah menemukan bagaimana sebenarnya nyamuk dapat mendengar suara dengungan, hampir seratus tahun sebelumnya. Dia menemukan bahwa nyamuk memiliki organ di antena mereka, yang dinamakannya sebagai organ Johnston. Inilah yang memungkinkan mereka mengenali dengungan nyamuk lain.

Akan tetapi, tetap saja masih dibutuhkan ilmuwan lain untuk menemukan penghasil atau pembuat suara dengungan tersebut. Meskipun banyak yang mengatakan kalau suara itu dihasilkan nyamuk dari kepakan sayap mereka di udara, namun belum tantu bahwa hal tersebut benar secara keseluruhan.

Beberapa peneliti menemukan bahwa terdapat organ di pangkal sayap nyamuk yang menggores dan membuat suara ketika sayap bergerak. Ahli entomologi Inggris A. E. Shipley dan Edwin Wilson menerbitkan sebuah makalah yang menjelaskan penelitian mereka tersebut pada tahun 1902, yang mereka sebut dengan“On a Possible Stridulating Organ in the Mosquito”.

Stridulasi berarti “membuat kebisingan” dan organ bergigi yang mereka temukan dipercaya sebagai pembuat suara tersebut saat sayap mereka bergerak.

Pada pertengahan abad ke-20, para ilmuwan telah menemukan bahwa nyamuk memiliki organ khusus untuk berdengung ketika mereka terbang dan nyamuk lain dapat mendengar suara itu. Dengungan dari yamuk betina inilah yang membuat pejantan ingin kawin dengan mereka.

Selanjutnya belakangan ini, peneliti Gabriella Gibson dan Ian Russell menemukan bahwa nyamuk benar-benar mengubah dengungan mereka untuk “bernyanyi” satu sama lain sebelum mereka kawin. Mereka menemukan bahwa ketika sang jantan dan betina bertemu atau terbang, mereka akan mengubah nada buzz mereka untuk saling mencocokkan satu sama lain.

Jika mereka cocok, barulah mereka kawin. Peneliti Cornell mencoba percobaan yang sama dengan nyamuk yang membawa penyakit berbahaya dengue dan juga menemukan hal yang sama. Wah, unik sekali ya cara nyamuk ini menemukan jodohnya?

Nyamuk Jantan atau Betina, Manakah Yang Sering Mendengung?

Berdasarkan fakta, di antara 3.000 spesies nyamuk yang telah dikenali, tidak ada satu pun nyamuk jantan yang diketahui menyerang atau mengincar darah manusia. Kebanyakan orang percaya bahwa nyamuk betinalah yang berdengung di telinga manusia. Bahkan ada yang berpikir bahwa nyamuk jantan tidak berdengung sama sekali.

Pernyataan ini tentu saja tidak sepenuhnya bisa dikatakan benar, karena pada dasarnya sebagai serangga yang mengumpulkan hampir semua makanan mereka dengan cara terbang ke tempat yang berbeda, baik itu nyamuk jantan ataupun betina pasti akan mengeluarkan suara dengungan saat mereka terbang.

Hal ini disebabkan karena saat terbang atau berada di udara, mereka harus terus mengepakkan sayapnya. Selain itu, ada pula kepercayaan umum lainnya yang mengatakan bahwa nyamuk yang berdengung di telinga, biasanya tidak berakhir dengan menggigit anda. Bagaimana menurut anda? Apakah keyakinan ini benar secara biologis?

Di satu sisi pernyataan ini ada benarnya. Jika nyamuk berdengung di daerah di sekitar telinga anda, secara logis kemungkinan dia hanya sedang terbang di sekitar daerah tersebut. Namun setelah ia mendarat di atas kulit anda, barulah anda perlu mewaspadainya.

Mengapa Nyamuk Lebih Suka Berdengung di Sekitar Telinga?

Anda pasti bertanya-tanya mengapa nyamuk lebih senang berdengung di telinga anda dan membuat anda sangat terganggu dan merasa jengkel, bukan? Sebenarnya, ada beberapa alasan yang membuat nyamuk sangat suka terbang dan mengeluarkan suara dengungan di telinga, yang diantaranya adalah sebagai berikut:

  • Pertama, Nyamuk Menyukai Aroma Keringat di Sekitar Kepala

Jadi pada dasarnya bukan telinga yang paling disukai oleh nyamuk, melainkan di daerah sekitar kepala. Perlu anda ketahui bahwa di kepala terdapat kelenjar keringat yang akan dihasilkan saat anda berkeringat. Keringat yang keluar dan jatuh tersebut kemudian akan ditahan kembali oleh rambut.

Nah, bau keringat yang tertahan di rambut inilah yang sangat disukai oleh seekor nyamuk. Jika anda tidak percaya dan ingin mencobanya, caranya cukup mudah. Anda hanya tidak perlu mandi di sore hari. Pada saat itu, maka anda akan menemukan banyak nyamuk yang beterbangan di atas atau di sekitar kepala anda.

Sangat jarang ditemukan nyamuk yang beterbangan saat rambut baru dibasahi (keramas). Selain itu, orang yang “botak atau pelontos” pun biasanya jarang merasa terganggu dengan dengungan nyamuk di atas kepala atau di sekitar telinga mereka. Hal ini disebabkan karena mereka tidak memiliki rambut yang menahan keringat mereka.

  • Telinga Memiliki Suhu Yang Disukai Oleh Nyamuk

Di dalam tubuh manusia, telinga adalah bagian tubuh yang memiliki suhu yang mendekati suhu inti tubuh. Ini berarti bahwa suhu di telinga adalah yang paling konstan dan lebih tinggi daripada bagian tubuh mana pun.

Alasannya adalah membran timpani hanya 3,8 cm dari hipotalamus dan darah pada arteri karotid eksternal internadan, yaitu pembuluh darah yang memasok hipotalamus dan membran timpani. Nyamuk cenderung mendeteksi panas. Dan ketika mereka mendekati area di sekitar kepala, mereka sangat tertarik dengan panas di telinga.

  • Nyamuk Menyukai Bagian Tubuh Yang Terbuka

Sebenarnya, nyamuk tidak hanya suka terbang di dekat telinga, tapi juga pada bagian tubuh lain seperti lengan dan kaki. Pokoknya semua bagian tubuh yang terpapar (tidak tertutup baju) sangat disukai oleh hewan kecil ini.

Namun pada kenyataannya, kebanyakan orang tidak peduli ketika nyamuk terbang mendekati kaki atau lengannya. Kebanyakan dari mereka hanya terganggu jika mereka berada di sekitar telinga. Jadi bisa kami simpulkan bahwasannya nyamuk tidak hanya suka terbang-terbang di sekitar telinga, melainkan juga di lengan dan kaki.

Itulah tadi 3 (tiga) alasan yang menyebabkan nyamuk suka beterbangan sambil mendengung di sekitar telinga.

Nyamuk Lebih Sering Mendengung di Telinga Anda Daripada Teman Anda, Kenapa?

Mungkin banyak di antara anda yang mungkin merasa, kenapa hanya anda yang sering terganggu dengan nyamuk yang beterbangan di daerah telinga dibandingkan dengan teman anda (atau sebaliknya). Ternyata, ada beberapa alasan yang mendasari perilaku nyamuk tersebut.

Mungkin saja hal ini disebabkan karena anda lebih berkeringat dibandingkan dengan teman anda, sehingga melepaskan lebih banyak panas dan karbon dioksida. Bisa juga karena anda suka mengenakan kaos yang berwarna gelap.

Selain itu, beberapa orang percaya kalau penyebabnya adalah karena darah anda mungkin lebih manis daripada teman anda. Benar nggak sih itu? Apakah memang ada kriteria darah yang lebih disukai oleh para nyamuk?

Apapun itu, yang pasti semua alasan yang kami sebutkan tadi merupakan penyebab yang paling dipercaya dapat membuat nyamuk betina menargetkan anda lebih sering daripada teman-teman anda. Alhasil, dengungan nyamuk pun terus menerus anda dengar di telinga anda.

Seperti yang terjadi, tidak ada obat yang bisa anda gunakan untuk menutup atau menghentikan suara nyamuk yang mengganggu tersebut. Tapi anda bisa memakai sejumlah produk pengusir serangga untuk membuat nyamuk menjauh dari anda. Meskipun mungkin cara ini hanya akan mengusirnya ke tempat lain untuk sementara saja, namun ini selalu berhasil.

Sekian penjelasan yang bisa kami sampaikan mengenai alasan nyamuk yang suka mendengung di daerah sekitar telingan ini. Apa pendapat anda terkait dengan kebiasaan nyamuk yang mengganggu tersebut, setelah mengetahui bahwasannya mereka mengeluarkan bunyi dengungan untuk mencari jodoh atau pasangan mereka?

Apakah anda akan memakluminya dan mengabaikan suara-suara yang membuat kesal tersebut, atau anda tetap merasa kesal dan akan melakukan apapun untuk mengusir mereka ketika mendekati anda, terutama telinga anda? Semua terserah pada anda.