science

RIP Currents, Peristiwa Pecahnya Arus Air Yang Banyak Memakan Korban

Lebih dari 70 persen Bumi yang kita huni ini terdiri dari Air. Sedangkan sisanya adalah dataran rendah dan tinggi. Luas permukaan Bumi yang ditutupi oleh air setara dengan 361,132 kilo meter kuadrat (139,43 juta sq mi).

Karena sebagian besar permukaannya ditutupi oleh air, tak heran jika Bumi disebut sebagai planet Biru, karena saat dilihat dari angkasa, Bumi memang terlihat berwarna Biru. Inilah yang membuat planet kita berbeda dari planet-planet lain yang ada di tata surya.

Komponen air yang sangat banyak ini sebagian besarnya berada di bagian Hidrosfer Bumi. Hidrosfer Bumi pada umumnya memang terdiri dari lautan, namun secara teknis juga mencakup semua perairan yang terdapat di permukaan Bumi, termasuk danau, sungai, laut pedalaman dan air bawah tanah di kedalaman 2.000 m.

Perairan terdalam dari permukaan Bumi adalah Challenger Deep di Palung Mariana, Samudra Pasifik, dengan kedalaman 10.911,4 m di bawah permukaan laut.

Di dalam hati anda saat ini anda pasti sedang bertanya-tanya apa sebenarnya hubungan perairan yang ada di Bumi dengan penjelasan artikel kali ini, bukan?

Tentu ada hubungannya, karena kami akan menjelaskan mengenai hal yang cukup mengerikan mengenai perairan yang ada di Dunia ini. Tak hanya sekedar memberikan penjelasan, kami juga akan memberikan beberapa tips untuk menghindari bahaya saat anda bertemu dengan Rip Currents.

Mengenal RIP Current

Namanya yang disisipkan dengan kata RIP didepannya saja rasanya sudah membuat bulu-bulu di tubuh naik alias merinding ketika mendengar atau membacanya. Iya nggak? Apa cuma kami yang merasakannya?

Bagi para pecinta pantai dan perselancar, RIP Current bukanlah sesuatu yang baru lagi untuk mereka. Bahkan mungkin saja beberapa di antara mereka pernah menjadi korban keganasannya (terjebak di dalam), tapi untungnya bisa berhasil selamat. Tentu saja mereka bisa selamat, karena mereka sudah mengenalnya dan mengetahui cara untuk menghindarinya.

Tapi bagaimana dengan anda yang sama sekali belum mengetahui hal ini? Ketika terjebak, apa masih ada kemungkinan untuk selamat?

Tidak bisa kita ingkari kalau memang selalu ada yang namanya “keberuntungan”, tapi sayangnya tidak semua beruntung untuk mendapatkan kemungkinan itu. Jadi, bagaimana dong caranya untuk menjadi salah satu dari orang beruntung tersebut? 

Beruntung tidaknya anda tak ada yang bisa tahu kapan dan dimana, tapi setidaknya kami bisa membantu anda untuk menciptakan keberuntungan anda sendiri, dengan memberikan informasi yang berhubungan dengan RIP Current ini dan beberapa cara untuk menghindarinya.

Apa Itu Rip Current?

RIP Current atau arus RIP adalah arus air yang sempit tapi kuat, yang mengalir dengan tegak lurus ke arah pantai, kemudian keluar ke pantai. Arus ini seringkali ditemukan di sepanjang pantai Timur, Teluk dan di bagian Barat Amerika Serikat, serta di sepanjang tepian Danau Besar.

Arus ini bisa memanjang sekitar 200 sampai 2.500 kaki (61 sampai 762 m), tapi lebar arus ini biasanya kurang dari 30 kaki (9 m). Arus rip bisa bergerak dengan kecepatan yang cukup bagus, yaitu 5 mil per jam (8 kph) atau juga bisa lebih cepat dari itu.

Arus ini  juga dikenal sebagai “Riptides” (aliran kuat dari pantai), namun ternyata hal tersebut dianggap keliru oleh sebagian orang. Tides adalah peristiwa naik dan turunnya permukaan air di laut. Penyebab utama terjadinya peristiwa ini adalah tarikan gravitasi bulan.

Naik turunnya permukaan air tersebut berubah secara bertahap dan diperkirakan terjadi setiap hari. Sedangkan arus RIP disebabkan oleh bentuk garis pantai itu sendiri dan keseringan terjadi secara tiba-tiba dan tak terduga.

Arus RIP juga terkadang disebut sebagai “arus bawah atau arus terpendam”, yang juga sama tidak akuratnya dengan persepsi sebelumnya yang mengatakan kalau RIP Current adalah RIPtides.

Arus Bawah (Undertow) menggambarkan arus air yang bisa menarik anda ke dasar laut. Sedangkan RIP Current (arus yang terpecah) bergerak di sepanjang permukaan air dan akan menarik anda langsung keluar ke laut, tapi tidak membawa anda ke bawah permukaan air.

Arus yang pecah ini bisa membuat anda terjatuh di air dangkal dan jika anda menggasak tubuh anda dan panik tak karuan, anda mungkin akan ditarik ke dasar laut. Tapi jika anda merilekskan tubuh anda, arus tersebut akan membuat anda tetap berada di dekat permukaan.

Arus ini sangat mengerikan, karena arus tersebut biasanya menangkap anda saat lengah. Selama satu menit anda akan dibuat terombang-ambing dengan tenang, tapi selanjutnya anda akan diseret ke laut dengan kecepatan tinggi. Arus yang sangat berbahaya ini bisa muncul dalam cuaca apapun dan bisa ditemukan hampir di berbagai pantai.

Tidak seperti gelombang kejam lainnya yang biasa menerjang, anda mungkin tidak akan melihat atau menyadari keberadaan arus pecah ini sampai anda sudah benar-benar berada di tengahnya.

Gimana? Bahaya banget kan arus yang satu ini? Setelah anda mengenal apa itu RIP Current atau Arus pecah, selanjutnya kami akan menjelaskan apa yang menjadi penyebab terjadinya fenomena menakutkan ini, melihat seberapa bahayanya arus tersebut dan berapa banyak orang yang telah menjadi korbannya.

Bagaimana Arus RIP Bisa Terbentuk?

Arus Terpecah atau RIP Current merupakan sebuah peristiwa anomali (aneh), tapi mereka pada dasarnya terbentuk dari ombak laut biasa yang sering kita temukan di pantai. Pada tingkat yang paling dasar, anda bisa menganggap gelombang laut sebagai fluktuasi (guncangan) perjalanan di permukaan air.

Beberapa kekuatan eksternal (biasanya angin) terdorong ke laut, menciptakan gelombang air yang melewati sepanjang permukaan laut.

Energi gelombang, yang mungkin terbentuk karena adanya tekanan angin tambahan ini kemudian melewati molekul-molekul air. Air itu sendiri tidak benar-benar melakukan perjalanan, hanya energi yang terus berjalan.

Alhasil, beberapa ombak akhirnya bisa bertemu dengan tanah. Di daerah dengan pantai berbatu, lonjakan air akan “pecah” karena dibelokkan. Sedangkan di pantai berpasir dengan pantai yang landai, ombaknya akan terdorong menanjak.

Karena mendaki pantai menguras semua energi ombak, air akhirnya mengalir menuruni bukit dan kembali ke laut. Dengan kata lain, air kembali pada tingkat dasarnya.

Biasanya, arus air yang surut ini bergerak dengan kekuatan minimal. Sedikit kemiringan pantai secara efektif akan menyebar kekuatan dalam jarak yang sangat jauh, jadi ada satu titik yang tidak terlalu kuat.

Dan karena ini lebih lemah daripada kekuatan ombak yang berlawanan dari gelombang yang masuk, aliran yang surut biasanya tidak akan membawa anda keluar ke laut.

Arus RIP terjadi saat arus surut terkonsentrasi di area tertentu pada waktu tertentu. Ada beberapa hal yang bisa menyebabkan hal ini, tapi penyebab yang paling umumnya adalah tubrukan di Sandbars.

Sandbars adalah bukit pasir yang panjang dan sempit yang terisi pasir di sepanjang bagian luar pantai. Mereka dibentuk oleh gerak gelombang dan pasang surut. Bila bukit pasir yang besar terbentuk, maka bisa menghasilkan semacam cekungan di sepanjang pantai samudra.

Gelombang ombak bergerak ke atas melawan gundukan pasir dengan kekuatan yang cukup kuat untuk mendorong air masuk ke dalam cekungan tersebut, namun air yang surut akan mengalami kesulitan untuk membawanya melewati gundukan pasir untuk kembali ke laut.

Ini sama saja seperti bak mandi dengan saluran pembuangan yang terpasang. Sama seperti air di bak mandi yang ditarik ke bawah oleh gravitasi namun terhalang oleh sumbatan atau penutup saluran pembuangan, gelombang surut ditarik keluar oleh laut dan gravitasi, tapi disimpan di dekat gundukan pasir.

Versi pembentukan RIP Current sederhananya bisa anda lihat dari sebuah pantai dengan sebuah gundukan pasir. Gundukan pasir ini biasanya memuncak di atas air, namun lebih sering terendam tepat di bawah permukaan.

Dalam beberapa kasus, tekanan mundur air surut mungkin cukup kuat untuk menerobos bagian gundukan pasir tersebut. Di lain waktu, air mengalir sejajar dengan pantai sampai mencapai titik rendah di gundukan pasir.

Dalam kedua kasus tersebut, air yang telah menumpuk di basin (daerah cekung) mengalir deras begitu ia menemukan celah, sama seperti air di bak mandi anda yang mengalir keluar saat anda mencabut saluran pembuangannya. Dalam kasus ini, arus yang dihasilkan menghisap air dari basin atau cekungan ini dan meludahkannya di sisi lain gundukan pasir.

Arus RIP (arus pecah) ini bisa berlangsung selama beberapa menit, atau bahkan beberapa jam. Beberapa peristiwa arus pecah hanta terjadi dalam kurun waktu yang sangat singkat, namun ada juga yang berlangsung untuk jangka waktu yang panjang di suatu daerah ertentu.

Biasanya, bagian terkuat dari arus RIP adalah garis langsung antara tepi air dan bukaan pasir, namun arus juga akan menarik air dari kedua sisi cekungan.

Dengan cara ini, arus deras bisa menarik anda ke samping, sejajar dengan pantai, sebelum akhirnya menarik anda keluar atau menjauh dari pantai. Secara keseluruhan, pola aliran air memiliki bentuk yang menyerupai jamur.

Seberapa Bahayakah Arus RIP Itu?

Pada dasarnya arus air itu sifatnya berbahaya. Sama seperti arus yang bernama RIP Current atau arus pecah ini. Sanking bahayanya, di banyak pantai yang ada di dunia ini, terutama yang memiliki RIP Current selalu memasang papan peringatan untuk para pengunjung, dengan maksud menghimbau agar mereka berhati-hati terhadap arus yang mematikan ini.

Di Amerika Serikat, arus RIP ini bertanggung jawab atas sekitar 150 kematian setiap tahunnya. Di Florida, mereka telah membunuh lebih banyak orang setiap tahun daripada badai petir dan tornado. Arus ini adalah perhatian nomor satu untuk para penjaga pantai, karena sekitar 80 persen penyelamatan pantai terkait dengan arus ini.

Setiap tahun, arus RIP telah menghilangkan banyak nyawa di Australia dibandingkan dengan kasus banjir, hiu dan sebagainya. Mereka bahkan bertanggungjawab atas sekitar 90 persen dari 10.000 penanggalan pantai yang dilakukan di sana.

Meskipun data statistik sudah banyak yang menunjukkan bahayanya arus ini, namun masih banyak perenang atau pengunjung pantai yang tidak tahu apa-apa tentang arus pecah ini. Dan karena ketidaktahuan mereka akan arus ini, mereka pun tidak tahu bagaimana cara untuk bertahan saat tertangkap oleh arus RIP.

Karena kami merasa hal ini sangat perlu untuk anda ketahui, setidaknya untuk berjaga-jaga saat anda sedang bermain di pantai, kami akan memberikan beberapa tips yang bisa anda lakukan untuk menghindari dan menyelamatkan diri saat terbawa arus ini.

Sebenarnya ada beberapa tanda atau fitur yang bisa menandakan ada tidaknya arus robek di air menurut USLA, yaitu:

  • Saluran air berombak
  • Terdapat daerah dengan warna yang berbeda dari sisa air
  • Ditemukan sederet busa, rumput laut atau puing-puing yang bergerak ke laut
  • Terdapat gelombang arus yang pecah

Jika anda tidak bisa melihat tanda-tanda yang telah kami sebutan di atas, bukan berarti RIP Current tidak ada di sana. Untuk itu, USLA merekomendasikan anda untuk memakai kaca hitam terpolarisasi untuk melihat fitur samudera atau pantai dengan lebih jelas.

Tips Untuk Kabur Dari Arus RIP

Setelah memahami tanda-tanda dari keberadaan arus RIP, kini saatnya anda mengetahui beberapa tips yang bisa anda lakukan, saat anda tengah berhadapan dengan arus yang tak segan-segan menghilangkan nyawa anda tersebut.

Ingat, ketika anda sedang berada di pantai, perhatikan garis-garis sempit dan berlumpur di laut, dimana tidak ada ombak yang pecah di sana.

Jika anda terjebak di dalam arus RIP, sangat penting untuk anda tetap bersikap tenang atau rileks. Yang penting, anda jangan panik. Naluri pertama yang mungkin anda lakukan adalah berenang dengan melawan arus untuk kembali ke perairan dangkal.

Akan tetapi perlu anda ketahui bahwa dalam kebanyakan kasus, bahkan jika anda adalah perenang yang kuat sekalipun, usaha seperti ini hanya akan membuat anda menjadi lelah. Arus terlalu kuat untuk anda lawan secara langsung.

Sebaliknya, berenanglah menyamping, sejajar dengan pantai, seperti ilustrasi yang terlihat di bawah ini.

Tindakan berenang menyamping ini akan membuat anda keluar dari arus yang sempit, sehingga anda bisa berenang kembali dengan bantuan ombak yang ada.

Jika terlalu sulit berenang ke samping saat anda diseret melalui air, tunggulah sampai arus tersebut membawa anda melewati gundukan pasir. Air akan jauh lebih tenang di sana dan anda bisa memanfaakannya sebelum arus tersebut kembali.

Kebanyakan orang tenggelam saat mereka menghabiskan seluruh energi mereka untuk berenang melawan arus. Untuk bertahan dalam arus RIP, anda harus tetap tenang dan anda harus menghemat energi anda.

Jika anda tidak yakin kalau anda bisa berenang sepanjang perjalanan kembali ke pantai, melewati arus ini, meminta pertolongan dengan memberi isyarat kepada orang-orang di pantai merupakan cara yang lebih baik. Jika cara tersebut gagal, maka tunggulah ombak membawa anda kembali.

Jika Anda berada di pantai dan melihat orang lain terjebak dalam arus deras, mintalah bantuan dari penjaga pantai atau polisi. Jangan langsung masuk dan berenang ke orang tersebut. Terlalu beresiko berenang di luar sana kecuali jika anda yakin anda memiliki cadangan nyawa lebih.

Selain tips yang disebutkan di atas, cara yang paling efektif untuk melawan arus rip adalah dengan mengikuti peraturan keselamatan renang dasar, di bawah ini :

  • Jangan pernah pergi ke lautan sendirian
  • Jika anda bukan perenang yang handal, tetaplah berada di perairan dangkal (meski perairan dangkal juga bisa berbahaya). Idealnya, sebaiknya anda hanya berenang di daerah dimana ada penjaga pantai atau perenang yang lebih handal di pantai tersebut, yang bisa mengawasi anda.

Nah, tips di atas tadi merupakan akhir dari penjelasan mengenai arus RIP kali ini. Dari penjelasan di atas, kini anda sudah tahu kan bahayanya bermain di pantai, terutama yang ada RIP Current nya? Arus ini sangat dan sangat berbahaya, karena bisa muncul secara tiba-tiba dan menyerang secara mendadak sebelum kita menyadari kehadirannya.

Jadi, demi keamanan anda, jika anda berencana untuk berenang di laut dalam waktu dekat ini, ada baiknya jika anda mempelajari semua hal yang bisa anda ketahui tentang arus RIP dan cara untuk menghindarinya.

Ingatlah, arus ini adalah pembunuh nomor satu pantai di dunia. Jangan main-main atau pantang sok top ya guys saat berada di pantai. Kita tidak tahu apakah pantai tersebut memiliki RIP Current atau tidak, karena banyak pantai yang tidak memuat papan peringatan untuk hal tersebut. Jadi, utamakanlah keselamatan anda daripada gaya-gayaan anda.