sejarah

Patung Kuda Ini Bukti Nyata Bahwa Perang Troya Pernah Terjadi

Pernahkah anda berlibur atau berkunjung ke turki? Jika pernah, anda pasti tidak akan melewatkan salah satu tempat wisata sekaligus tempat bersejarah yang ada di sana, bukan? Jika anda pernah mendengar atau membaca sejarah tentang sebuah perang bernama Troya, kemungkinan besar anda pasti tahu atau setidaknya pernah mendengar tentang patung kuda troya yang terdapat di negara Turki.

Patung kuda troya yang terdapat di Turki tersebut merupakan sebuah bukti sejarah, kalau perang troyamemang pernah terjadi di masa lalu. Patung kuda tersebut masih berdiri dengan gagah di salah satu kota bernama Canakkale, yang ada di negara Turki. Patung yang merupakan salah satu peninggalan sejarah dari Perang Troya tersebut cukup menarik perhatian masyarakat dunia, sehingga banyak dikunjungi oleh para wisatawan asing.

Untuk bisa mengunjungi patung ini, para turis harus rela menempuh 4 jam perjalanan dengan bus dan menyeberangi selat Dardanella. Meskipun harus menempuh jarak yang cukup jauh, namun tidak mematahkan semangat para wisatawan untuk datang dan mengunjungi tempat ini.

Pembuatan patung kuda Troya tersebut bukanlah tanpa alasan. Ada sejarah mengerikan yang melatarbelakangi pembuatannya. Sejarah yang dimaksud adalah sejarah tentang Perang Troya. Perang Troya ini merupakan salah satu perang terdasyat yang pernah terjadi dalam sejarah peradaban Yunani Kuno. Perang ini terjadi antara Bangsa Yunani yang dikenal sebagai Bangsa Akhaia dengan sebuah bangsa yang mendiami sebuah kota bernama Troya.

Perang Troya

Ada banyak sekali perang yang terjadi pada masa lampau. Perang terjadi tiada henti setiap harinya, seakan – akan menjadi sebuah kewajiban harian orang – orang pada masa tersebut. Tidak hanya di satu wilayah, tapi hampir di seluruh wilayah perang kerap terjadi. Perang sepertinya sudah membudaya dan mendarah daging bagi masyarakat dunia. Lihat saja sekarang ini, masih banyak negara – negara atau daerah – daerah tertentu yang masih berperang.

Apa sih yang menjadi penyebab timbulnya perang?

Perang muncul karena disebabkan beberapa faktor. Kebanyakan diantaranya dipicu karena perebutan kekuasaan, perebutan wilayah, konflik pribadi diantara kedu kubu, dan lain sebagainya. Perang yang terjadi juga kadang hanya disebabkan oleh masalah sepele. Yah, namanya juga orang dulu sibuk mencari pengakuan, sehingga mengambil jalan peperangan untuk mendapatkan pengakuan tersebut.

Mereka tidak peduli akan dampak atau akibat yang bisa mereka timbulkan dari perang tersebut. Inilah yang menjadikan dunia tidak pernah aman untuk ditinggali. Tak ada yang tahu kapan tempat tinggalnya akan dijatuhi oleh bom atau senjata lainnya. Benar nggak, guys? Salah satu perang mengerikan yang cukup dikenal oleh masyarakat dunia adalah “Perang Troya”.

Penamaan perang troya ini sebenarnya diambil dari daerah atau wilayah dimana perang tersebut terjadi. Ya, nama wilayah tersebut adalah troya. Saat ini mungkin sebagian dari anda masih sangat asing dengan nama wilayah ini. Tapi jika dilihat dari posisi atau letaknya, Troya ternyata berada di Turki. Di negara inilah perang troya pecah dan menewaskan banyak orang – orang yang bahkan tidak bersalah atau tidak mengetahui alasan peperangan tersebut terjadi.

Yang menarik dari cerita tentang perang troya ini adalah para pelakunya. Tahukah anda siapa yang memicu awal terjadinya perang ini? Ketika mendengarnya, mungkin anda akan kaget. Menurut beberapa cerita, perang ini dipicu oleh perbuatan para Dewa.

Perang besar ini telah terjadi dalam kurun waktu yang sangat lama, yaitu selama 10 tahun. Lamanya perang ini berlangsung disebabkan karena sulitnya troya untuk dikalahkan atau ditakhlukkan. Kegagalan tersebut bahkan sempat membuat pasukan Yunani hampir menyerah, hingga akhirnya mereka menemukan cara yang tepat untuk menakhlukkan kota tersebut.

Awal mula terjadinya perang ini adalah pada saat pesta perkawinan Raja Pelias dari Thessaly. Semua dewa dan dewi dari Gunung Olympus diundang untuk menghadiri pesta tersebut. Akan tetapi, ada satu orang dewi yang ternyata tidak diundang. Nama Dewi tersebut adalah Eris, dewi perselisihan.

Eris pun menjadi sangat marah dan memutuskan untuk membalas mereka. Di tengah – tengah perayaan yang berlangsung, tiba-tiba ia muncul dan melemparkan sebuah apel yang berwarna keemasan di tengah-tengah meja pesta. Pada apel itu tertulis “Untuk yang tercantik”. Dari apel inilah perselisihan mulai terjadi.

Semua Dewi yang menghadiri pesta berebut untuk mendapatkan apel tersebut. Salah satunya adalah isteri dari Zeus yang bernama Hera. Hera mengambil apel tersebut dan menggenggamnya. Pada saat yang sama Athena dan Aphrodite pun melemparkan protes terhadap tindakan yang dilakukan oleh Hera.

Ketiga dewi itu mengklaim bahwa apel itu adalah milik mereka. Kejadian ini akhirnya menjadi sebuah pertengkaran. Untuk meredakan pertengkaran, Zeus diminta untuk menjadi hakim dan mengambil keputusan untuk menentukan pemilik dari apel tersebut. Dan akhirnya Zeus pun mengambil keputusan untuk tidak memberikan apel tersebut kepada ketiganya.

Zeus tidak ingin memihak siapapun dan menyuruh untuk menyerahkan apel tersebut kepada pria paling tampan di dunia, yaitu Paris. Keputusan akan dibuat oleh Paris yang adalah seorang pangeran, sekaligus anak lelaki dari Raja Priam dari Troya. Zeus pun memerintahkan Hermes yang merupakan kurir bersayapnya, untuk membawa ketiga Dewi yang bertengkar memperebutkan apel tersebut ke tempat tinggal Paris.

Paris adalah seorang yang sangat sederhana. Dia hidup dengan sangat damai di sebuah desa. Meskipun Paris adalah anak Raja, namun sejak bayi dia telah diasuh oleh seorang penggembala, karena nasibnya yang sangat malang. Dia sempat dibuang dan ditinggalkan di Gunung Ida, karena dianggap memiliki nasib yang tidak baik. Ibunya bermimpi bahwa kelahirannya akan menyebabkan kehancuran bagi Troya.

Sesampainya di tempat Paris, masing – masing Dewi tersebut melemparkan janji – janji manis kepada Paris untuk mempengaruhi keputusannya. Hera menjanjikan kemampuan untuk menguasai seluruh pria. Athena, dewi kebijaksanaan, berkata bahwa Paris dapat menjadi orang paling bijaksana di dunia. Dan Aphrodite, dewi Cinta, menawarkan cinta dari wanita paling cantik di dunia.

Dan coba tebak, tawaran siapakah yang diterima oleh Paris? Paris ternyata memilih Aphrodite dan memberikan apel emas itu padanya. Melihat hal tersebut, kedua dewi yang lainnya menjadi marah. Mereka bersumpah bahwa pada suatu hari mereka akan menuntut balas.

Setalah beberapa lama berlalu, pangeran paris pun akhirnya berkumpul bersama ayahnya, Raja Priam. Sang raja sangat senang karena anaknya akhirnya kembali padanya. Tak lama setelahnya, Paris dikirim oleh ayahnya untuk menjalankan sebuah misi ke Yunani.

Di dalam perjalanan misinya ke Yunani, Paris bertemu dan jatuh cinta pada seorang gadis yang bernama Helen. Helen adalah wanita tercantik di dunia. Tak disangka – sangka, ternyata janji Dewi Aphrodite tergenapi. Ia mengatur agar Helen jatuh cinta pada Paris.

Yang menjadi masalahnya adalah, Helen sudah menikah dan memiliki suami yang bernama Menelaus, raja dari Sparta. Pada waktu Helen menikah dengan Menelaus, Zeus telah memerintahkan semua pangeran Yunani bersumpah untuk melindungi pasangan itu. Tetapi Paris tidak membiarkan apapun menghalangi cintanya pada Helen. Ketika Raja Menelaus pergi melakukan perjalanan ke Crete, Paris menculik Helen dan membawanya pulang ke Troya.

Mengetahui hal itu, seluruh pahlawan dan pangeran Yunani bersatu untuk bergabung dengan Menelaus dalam peperangan melawan Troya. Raja Nestor dari Pylos, Serdadu hebat Achilles, dan Odysseus (Ulysses), raja dari Ithaca juga ambil bagian untuk menyerang Troya.

Dengan gagah berani mereka berlayar dengan iringan besar sebanyak 1.000 kapal yang dipimpin oleh Agamemnon, saudara Menelaus. Setelah menempuh perjalanan yang sulit, orang – orang Yunani itu akhirnya bisa mencapai Troya dan terjadilah Perang Troya yang legendaris itu.

Apakah hubungan Perang Troya dengan Patung Kuda yang ada di Turki?

Nah, pertanyaan di atas mungkin terlintas dalam benak anda. iya kan? Patung Kuda di Turki yang saat ini menjadi salah satu penarik wisatawan, merupakan peninggalan berharga perang Troya yang terjadi pada masa lalu. Pada saat perang, Bangsa Yunani yang hampir frustasi melawan Troya akhirnya memdapatkan sebuah ide brilian.

Pasukan Yunani membuat sebuah kuda kayu raksasa (kuda trojan), yang didalamnya diisi oleh beberapa prajurit. Pasukan Yunani kemudian sengaja meninggalkan kuda raksasa itu di daerah dekat Troya, kemudian pura-pura pergi meninggalkan Troya. Orang – orang Yunani yang pada saat itu sedang berpatroli menemukan kuda itu dan membawanya masuk ke Troya.

Pasukan Troya yang melihat pasukan Yunani mundur mengira bahwa mereka telah menyerah. Akan tetap, pada malam harinya ketika suasana sedang sepi, para prajurit yang bersembunyi di dalam kuda itu keluar dan membuka gerbang kota Troya, sehingga pasukan Yunani dapat memasuki kota.

Setelah berhasil memasuki kota Troya, Orang – orang Yunani pun mulai menyerang Troya dan berhasil mengalahkan mereka. Begitulah awal mula pecahnya perang Troya. Perang ini jugalah yang melatarbelakangi adanya patung kuda di Turki.

Dari cerita perang troya ini jugalah digunakan istilah Virus Trojan dalam dunia komputer oleh para hacker, untuk menyusup ke dalam sistem sebuah keamanan komputer, untuk mencuri informasi dari sasaran seperti data, password, hingga mengendalikan target.

Seru juga ya perang troya ini, meskipun sebenarnya sejarah mengenai perang ini masih menjadi sebuah misteri. Beberapa percaya bahwa perang ini hanyalah sebuah mitos belaka. Bagaimanakah menurut anda? Setujukah anda dengan pendapat tersebut?