Story

Catherine dan Gonsalvus, Kisah Nyata Beauty and The Beast, Benarkah?

Akhir-akhir ini, film Beauty and The Beast yang tayang di bulan Maret tengah menjadi bahan perbincangan ngehits di kalangan para netizen. Meskipun alur cerita dalam film ini sama saja dengan kisah versi disney-nya, yang sering tayang di layar televisi, namun sama sekali tidak menyurutkan rasa penasaran masyarakat terhadap film tersebut. Film beauty and the beast versi disney ini pada awalnya merupakan salah satu  dongeng yang sangat disukai oleh anak-anak, khususnya anak perempuan.

Nah, film Beauty and The Beast yang bermula sebagai sebuah film kartun animasi yang sengaja ditayangkan untuk anak-anak, kini diadopsi menjadi sebuah film yang lebih nyata. Kenapa dikatakan nyata? Karena para pemain yang berperan di dalam film ini adalah manusia yang sebenarnya, dan bukan lagi sebuah animasi.

Sejak trailer film ini dikeluarkan, ada banyak penggemar yang sangat antusias menantikan penayangannya segera. Tidak bisa dipungkiri bahwa film ini sepertinya memiliki daya tarik yang besar, sehingga banyak sekali orang yang ingin menontonnya.

Daya tarik tersebut mungkin salah satunya berasal dari pemeran utamanya yaitu Emma Watson. Emma Watson merupakan salah satu selebritis Hollywood yang sangat terkenal dan memiliki banyak penggemar di seluruh dunia. Aktingnya dalam sejumlah film seperti di film Harry Potter, pantas mendapatkan acungan jempol dari masyarakat.

Tidak hanya pintar, karakter emma watson juga dikenal sebagai seorang pemberani. Karakter tersebutlah yang membuat penonton Beauty and The Beast menjadi penasaran. Banyak yang ingin melihat akting Emma dalam film yang memiliki genre yang berbeda dari film sebelumnya yang pernah diperankan olehnya.

Akan tetapi, kali ini yang akan dibahas bukan lah sinopsis tentang film beauty and the beast tersebut, melainkan sesuatu yang jauh lebih unik lagi, tapi tetap memiliki kaitan dengan cerita film tersebut. Pengen tahu? Ini dia pembahasannya.

Kisah Nyata Beauty and The Beast

Kebanyakan orang mungkin berfikir kalau cerita Beauty and The Beast adalah sebuah dongeng semata. Ceritanya bisa saja dikarang-karang atau bisa juga dibuat dari imajinasi sang penulis. Tidak akan ada yang pernah menyangka kalau cerita beauty and the beast tersebut ternyata memiliki kisah nyata. Sebagian dari anda bisa saja menganggap hal ini sebagai kebohongan atau semacamnya. Namun yang pasti, kisah ini pernah terjadi sebelumnya di zaman dulu.

Kisah Beauty and The Beast yang pernah terjadi di dunia nyata ini memang tidak memiliki kesamaan cerita secara keseluruhan. Tapi inti ceritanya sama. Tidak percaya? Penasaran kan?

Inilah Kisah Nyatanya:

Cerita tentang pertemuan cinta Beauty and The Beast ini merupakan sebuah kisah nyata yang pernah terjadi pada tahu 1500-an. Pada saat itu, ada seorang pria yang bernama Petrus Gonsalvus yang memiliki rupa dan perawakan yang menyeramkan seperti karakter Beast yang ada di dalam cerita. Gonsalvus ini adalah seorang pria asal Tenerife, Spanyol yang lahir pada 1537.

Pria ini tidak pernah menginginkan keadaan seperti ini terjadi padanya. Dia juga merasa dikucilkan karena orang-orang menjulukinya dengan julukan Beast. Dia juga tidak pernah berharap memiliki rupa yang buruk dan sangat berbeda dari manusia normal pada umumnya. Bahkan banyak yang menganggap bahwa gonsalvus adalah seorang monster dan kerap memanggilnya dengan sebutan manusia hutan.

Keadaan yang dialami oleh Petrus adalah disebabkan karena sebuah penyakit aneh yang dia derita. Karena minimnya pengetahuan manusia dulu tentang jenis penyakit tersebut, akhirnya membuat masyarakat dengan sesukai hati menciptakan persepsi buruk tentang keadaan yang di derita oleh pria ini.

Tapi setelah beberapa lama diteliti, ternyata penyakit yang dideritanya tersebut bernama hypertrichosis. Hypertrichosis ini merupakan sebuah penyakit yang membuat rambut tumbuh di semua bagian tubuh.

Pada masa itu, pihak kerajaan sangat tertarik dengan kepribadian yang dimiliki oleh Gonsalvus. Karena sifatnya yang baik dan karakternya yang sopab, akhirnya Raja Henry pun memutuskan untuk menjadikan Gonsalvus sebagai seorang bangsawan. Ia diberi pakaian yang bagus dan pendidikan yang layak.

Ketika Raja Henry meningal dunia, Isteri Raja yang bernama Catherine de’Medici menggantikan posisi suaminya sebagai pemimpin kerajaan. Karena memiliki hati yang baik seperti sang suami, Catherine de’Medici juga memperlakukan Gonzalus dengan sangat baik. Dia bahkan mencarikan seorang isteri untuknya. Catherine mencoba mencari wanita yang tangguh sehingga bisa menerima keadaan Gonsalvus yang tak biasa.

Setelah lama mencari, akhirnya isteri yang tepat untuk Gonzalu pun ditemukan. Wanita itu memiliki nama yang sama dengan sang ratu, yaitu Catherine. Awalnya, wanita ini sangat terkejut dengan rupa Gonzalus yang lebih mirip dengan monster dibandingkan dengan manusia.

Akan tetapi, karena Catherine adalah wanita yang berbeda, dia tidak memandang rupa Gonzalus, melainkan kepribadian yang dimilikinya. Wanita ini setuju untuk menikah dengan Gonzalus, dan hidup dengan bahagia dengan 7 orang anak. Sayangnya, beberapa anak dari mereka terlahir dengan penyakit kelainan yang sama dengan Gonsalvus. Tapi walaupun begitu, mereka masih bisa hidup dengan bahagia.

Kisah nyata dari “Beauty and The Beast” di tahun 1500-an ini menjadi inspirasi bagi Gabrielle-Suzanne de Villeneuve, untuk membuat tulisan dengan judul “La Belle et la Bete” di tahun 1740. Novel itu kini tengah diadaptasi ke dalam bentuk film live action, yang berjudul “Beauty and The Beast (2017)”.

Kisah Petrus dan Catherine ini pada akhirnya dikenang sebagai kisah cinta yang tidak memandang fisik, karena kecantikan dan ketampanan yang sesungguhnya berada di dalam hati. So guys, pasti anda jadi lebih penasarankan untuk segera menonton film Beauty and The Beast ini kan? Tunggu apa lagi? yuk, nonton yuk.