Story

Mengenal Suku Sentinel Yang Paling Berbahaya dan Masih Terisolasi

Ada berapa banyak kah jumlah suku yang anda ketahui di dunia ini? Bisakah anda menyebutkannya satu per satu? Jangankan di dunia, Bisa menyebutkan semua suku yang ada di Indonesia ini saja dengan benar dan tepat sudah sangat bersyukur. Bener nggak? Hanya segelintir orang saja yang mungkin bisa menjawab atau menyebutkannya. Hal ini dikarenakan manusia cenderung tidak memiliki ketertarikan terhadap hal – hal semacam ini.

Di zaman yang serba moderen seperti saat ini, orang – orang cenderung lebih tertarik untuk mengetahui sesuatu yang berkaitan dengan perkembangan teknologi. Hanya sedikit saja yang mungkin memiliki ketertarikan untuk mencari tahu tentang kebudayaan atau peradaban suatu bangsa maupun suku.

Melupakan peradaban sebuah bangsa, apakah menurut anda adalah sesuatu yang benar? Dan tahukah anda bahwa Anda merupakan salah satu bentuk nyata dari peradaban tersebut? Sadar atau tidak, anda telah menjadi bagian di dalamnya. Anda hanya lebih beruntung dari suku – suku lainnya yang masih belum terjamah oleh perkembangan teknologi.

Penyebaran ilmu pengetahuan dan teknologi yang kurang merata merupakan salah satu penyebab masih banyak ditemukannya suku – suku yang masih primitif dan terisolasi. Kebanyakan dari mereka biasanya tinggal di daerah pedalaman tertentu. Beberapa daerah tersebut bahkan tidak dapat diakses dengan menggunakan kendaraan umum.

Yah wajar saja, namanya juga daerah pedalaman yang memiliki jalanan yang tidak memadai. Mau tidak mau rute perjalanan harus ditempuh dengan berjalan kaki, atau jika memungkinkan bisa dilakukan melalui jalur udara jika memang lokasi pemberhentiannya memadai.

Dari banyaknya suku primitif yang ada, terdapat satu suku yang memang sangat terisolasi dan menolak dengan tegas perubahan yang datang dari luar. Sama halnya seperti suku – suku lain yang masih belum terjamah oleh kebudayaan moderen, suku unik ini juga masih memiliki kehidupan yang masih sangat sederhana dan mengandalkan alam sebagai sumber kehidupannya.

Yang membedakan suku ini dengan yang lainnya adalah kekejaman mereka kepada para pendatang,yang mencoba untuk membawa mereka keluar dari peradaban yang primitif tersebut. Karena sifat tertutup inilah yang membuat mereka sama sekali belum pernah berinteraksi dengan orang lain dari luar komunitas mereka. Mereka merupakan suku terkejam dan sangat berbahaya untuk didekati. Tahukah anda nama suku yang mengerikan tersebut? Berikut adalah penjelasannya!

Suku Sentinel – Suku Yang Terisolasi

Suku Sentinel adalah nama suku unik tersebut. Pernahkah anda mendengar nama suku ini? Sebenarnya nama suku ini diambil dari tempat dimana mereka tinggal, yaitu di sebuah pulau yang sangat indah bernama Pulau Sentinel Utara. Pulau ini merupakan sebuah pulau yang terletak di dalam gugusan Kepulauan Andaman di Teluk Benggala, India.

Jika dilihat dari daerah tempat tinggal mereka, sepertinya sumber kehidupan suku ini berasal dari hutan dan pantai. Meskipun populasi suku ini sangat sedikit, namun mereka adalah suku tertangguh yang pernah ada. Ketangguhan mereka sangat terkenal di seluruh dunia. Suku ini juga diperkirakan telah ada sejak 60 ribu tahun yang lalu dan masih ada hingga saat ini.

Pulau indah yang dihuni oleh suku ini sebenarnya bisa dijadikan sebagai salah satu tempat wisata. Hanya saja, suku sentinel yang mendiaminya kerap menjadi pengganggu bagi para wisatawan yang mencoba untuk mendekati pulau tersebut. Tak hanya mengganggu, suku ini bahkan tidak segan – segan untuk membantai siapa saja yang mencoba untuk masuk ke wilayah mereka.

Ketidakramahan mereka kepada orang luar atau pengunjung ini sempat terjadi di tahun 2006 yang silam. Pada saat itu dua orang pemancing ilegal sedang memancing di daerah pantai pulau tersebut. Namun nasib keduanya ternyata tidak baik, karena suku sentinel menyadari keberadaan mereka.

Beranggapan bahwa pemancing tersebut merupakan sebuah ancaman yang harus disingkirkan, mereka pun akhirnya menghabisi keduanya dalam sekejap. Mereka tidak memberi ampun kepada siapa saja yang berusaha untuk masuk ke pulau tersebut. Wah, kejam sekali bukan? Tanpa pikir panjang suku ini langsung bertindak tragis.

Bukan itu saja, pada saat terjadi tsunami tahun 2004, yang melanda beberapa daerah di Samudera Hindia, helikopter dari India Coast Guard dikirim untuk membantu suku Sentinel dan menjatuhkan paket makanan dari atas. Akan tetapi salah satu dari mereka malah menanggapi bantuan tersebut dengan cara menembakkan panah kepada tim penyelamat yang berada di dalam helikopter.

Seperti inilah mereka menyambut para pendatang yang mencoba untuk mendekati mereka:

Suku ini memang sangat agresif. Sikap agresif yang dimiliki mereka tersebut bisa anda lihat dalam cuplikan video di atas. Tanpa memperdulikan apakah para pendatang tersebut musuh atau teman, penduduk pulau anda akan langsung menyambut dengan serbuan tombak dan panah.

Tidak hanya masyarakat yang berada tidak jauh dari pulau tersebut, para turis dari luar dan pemerintah India juga telah mencoba berbagai cara, untuk mendekati penghuni pulau ini dengan cara mengunjungi mereka beberapa kali. Namun, tetap saja mereka tidak memberikan sambutan yang baik.

Mereka malah melakukan sejumlah tindakan anarkis dengan melemparkan  sejumlah alat seperti: panah berapi, tombak dan batu  ke arah pesawat maupun kapal yang mendekat, dengan tujuan untuk mengusir mereka.

Ketidakberhasilan pemerintah India untuk menjalin kontak dengan suku pedalaman ini, membuat pemerintah akhirnya menyerah untuk melakukan pendekatan dan memutuskan untuk membiarkan suku ini dengan kehidupan yang mereka pilih sendiri.

Tidak hanya itu saja, untuk melindungi keselamatan semua orang, pemerintah juga sudah menetapkan bahwa percobaan mengunjungi pulau berbahaya ini untuk melakukan kontak dengan penghuninya, akan dianggap sebagai sebuah bentuk tindakan kejahatan dan mengilegalkan perjalanan dalam jarak tiga mil dari pulau.

Ciri – ciri dan Sifat – sifat Suku Sentinel

Jika ditanya mengenai informasi mengenai suku ini dengan jelas, sepertinya sampai dengan saat ini masih belum ada yang bisa menjelaskannya dengan rinci. Gimana mau mendapatkan informasi, jika penduduknya saja tidak membiarkan orang lain mendekati pulau mereka.

Jangankan untuk melakukan interaksi, untuk mengambil foto mereka dari jarak yang dekat saja masih sangat sulit dan belum ada yang berhasil sampai saat ini. Gambar yang ada pun, kebanyakan diambil dari jarak yang jauh dan itupun menggunakan alat transportasi udara. Foto yang berhasil diambil tersebut rata – rata memiliki kualitas yang kurang bagus.

Namun walaupun begitu, dari beberapa gambar yang didapat tersebut, terlihat bahwa suku ini memilikibeberapa ciri sebagai berikut:

  1.  Suku ini memiliki warna kulit yang hitam pekat
    Warna kulit yang hitam tersebut kemungkinan disebabkan karena sebagian besar aktifitas mereka dilakukan di pantai. Suhu pantai yang dikenal cukup panas pada saat siang hari, bisa menjadi faktor penyebabnya.
  2. Ukuran tubuh mereka juga tidak terlalu besar
  3. Sama seperti suku – suku primitif lainnya, pakaian yang dikenakan oleh suku ini juga sangat minim, bahkan cenderung tidak berbusana sama sekali.
  4. Mereka sering terlihat di daerah pantai sambil memegang tombak.
  5. Suku Sentinel ini memiliki perawakan yang sangat menakutkan dan sangat dikenal karena keagresifannya
  6. Jika sudah tertangkap oleh suku ini, kemungkinannya hanya satu, yaitu “Mati”
  7. Karena tinggal di daerah pantai, suku ini kemungkinan sangat mahir dalam menangkap ikan
  8. Beberapa orang dari suku ini kerap mewarnai tubuh mereka dengan warna merah. Maksud pewarnaan itu sendiri masih menjadi sebuah misteri.
  9. Sentinel dikabarkan sangat rentan terkena penyakit. Kerentanan terhadap penyakit inilah yang menjadi salah satu faktor yang kemungkinan akan melenyapkan keberadaan mereka.
  10. Suku Sentinel lebih memilih untuk tetap hidup terisolasi dan tidak menerima perubahan dalam bentuk apapun.

Setelah mendengar informasi di atas, bagaimanakah pendapat anda tentang Suku Sentinel ini?Tertarikkah anda untuk datang mengunjungi mereka? Pasti banyak yang akan menjawab “tidak”. Mengunjungi pulau tersebut sama saja dengan menyerahkan nyawa anda secara cuma – cuma. Menyeramkan bukan? Kita lihat saja nanti dikedepannya bagaimana. Apakah suku ini masih tetap ada atau sudah musnah? Apa mereka akan menerima perubahan atau tetap hidup terisolasi? Biarkan waktu yang menjawabnya.