Technology

Troll : Monster Penghasut Dan Provokator Di Dunia Maya

Seiring dengan meningkatnya keterlibatan dan kebebasan kita di dunia maya semakin bertumbuh pula si internet troll, betul gak? Siapakah internet troll? Bagaimana mereka menjadi penghasut dan provokator di dunia maya?

Kita memang sudah tidak terpisahkan lagi dengan kehidupan dunia maya. Buktinya, banyak hal yang terjadi di dunia maya yang sampai terbawa sampai di kehidupan nyata. bahkan penghasut, pengusik dan provokator yang terjadinya berjaya di kehidupan nyata, kini telah merambah ke dunia maya. Akibatnya, orang-orang yang tidak melek akan hal ini yang menjadi korbannya.

Salah satu musuh di dunia maya yang sedang tren belakangan ini adalah internet troll atau sering disebut trolling. Trolling merupakan kegiatan mem-posting tulisan, pesan, gambar, dan komentar yang tidak relevan dengan topik yang dibicarakan di komunitas online. Umumnya terjadi di forum diskusi, chatting, blog, dan juga media sosial lainnya. Tujuannya jelas, untuk memprovokasi dan memancing emosi para pengguna internet lainnya.

Istilah “troll” merujuk pada makhluk buas/monster jenis raksasa dalam cerita rakyat Skandinavia. Kalau Anda mengingat cerita Harry Potter, maka “troll” lebih mudah untuk dibayangkan. Intinya hanya satu yaitu troll adalah makhluk yang berbahaya. Istilah ini kemudian merujuk di dunia maya dan diartikan ‘berbahaya’ di dunia internet.

Orang yang sering melakukan trolling di Internet bertujuan untuk memojokkan lawan diskusi di dalam debat-debat panas di forum online. Umumnya dilakukan oleh mereka yang tidak tahu dan tidak peduli dengan etika. Parahnya, ada orang yang melakukan trolling untuk mengalihkan dan mengenalkan cara berpikir baru pada pengguna internet lainnya. Coba ingat, apakah Anda pernah untuk melakukan trolling? Atau Anda pernah menjadi korban trolling?

Pelaku internet troll sering mengutarakan komentar dan argumen yang dramatis di dunia maya. Biasanya perbuatan itu akan membangkitkan emosi dan kebencian. Kalimat dengan bahasa kasar, benci, amarah, rasisme, misoginis, dan juga pertengkaran yang sering dilontarkan di forum.

Uniknya, troll bukan saja dilakukan oleh satu orang. Mereka ibarat audiens yang besar, muncul di berbagai forum, memiliki situs blog, situs berita, forum diskusi, bahkan lapak khusus untuk chat. Mereka berkembang di berbagai “lapak” di mana saja mereka bisa berkomentar. Ada kalanya, teman kita di dunia maya, terjebak internet troll dengan komentar-komentarnya tanpa disadari.

Namun kasusnya masih ringan sehingga masih bisa ditegur dan diperingatkan. Parahnya adalah jika internet troll dilakukan dengan tujuan untuk membuat situasi semakin panas. Ini yang berbahaya! Kebenaran yang menyedihkan dari internet troll yang harus kita waspadai sebagai pengguna internet.

Tidak ada gunanya melawan internet trolls, sebab mereka biasanya kebal dan bebal terhadap argumen yang logis. Mereka tidak akan terpengaruh dengan argumen paling logis sekalipun yang Anda sampaikan. Namun Anda mungkin memiliki cara yang paling tepat untuk mengatasinya. Anda dapat melakukan 2 cara di bawah ini :

  • Laporkan Akunnya
    Setiap akun di medis sosial dan dunia maya pasti memiliki aturan dan prinsip. Jika si internet troll terus mengganggu dan menyinggung, laporkan akunnya agar postingan bahkan akunnya bisa dinon-aktifkan.
  • Melumpuhkan kebebasannya untuk berkomentar
    Caranya adalah membuang/menghapusnya dari sistem atau bisa juga diblokir berdasarkan IP address. Atau jika memungkinkan, biarkan dia terus dengan aktivitasnya, namun tanpa sepengetahuannya semua postingan itu tidak bisa dilihat oleh siapapun. Sistem ini tentu harus berhubungan dengan pihak pengelola situs atau media sosial tersebut.