Technology

Wow, Radio Ini Mainkan Lagu Berdasarkan Ekspresi Wajah Orang

Perkembangan teknologi yang gila-gilaan seperti saat ini, telah banyak memberikan keuntungan bagi kehidupan manusia. Kemudahan-kemudahan yang muncul tersebut, telah merambah ke seluruh bidang kehidupan masyarakat, seperti: pendidikan, kesehatan, seni, pemerintahan, militer, keamanan, dan banyak lagi bidang yang lainnya.

Tuntutan masyarakat untuk mendapatkan segala sesuatu dengan mudah, menjadi salah satu faktor yang mendorong manusia, untuk terus menemukan dan mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi yang dimilikinya, guna membantu manusia untuk mempermudah pekerjaan mereka sehari-hari.

Kemudahan yang diberikan teknologi ini memang sangat menakjubkan. Dengan adanya teknologi canggih seperti sekarang ini, untuk membuka garasi saja, anda tidak lagi memerlukan kunci, melainkan hanya dengan menggunakan smartphone anda, maka pintu akan langsung terbuka. Gila nggak, guys? Beneran kayak yang di film-film itu, kan? Tapi ini nyata, lho bro. Gak percaya? Lihat aja video berikut ini:

Nah, udah percaya kan sekarang? Ini lah salah satu contoh kemudahan yang diberikan oleh teknologi di zaman seperti sekarang ini. Tidak hanya itu saja, masih banyak contoh-contoh kemudahan lainnya, yang bisa anda temukan dan rasakan dari perkembangan teknologi tersebut, misalnya membuka kode ponsel hanya dengan fingerprint, menulis kata hanya dengan merekamnya dan akan ada hasil berupa tulisan yang akan muncul, hingga mencontoh warna daun hanya dengan scanning.

Perkembangan teknologi tidak hanya sampai disitu saja, kali ini muncul sebuah penemuan teknologi terbaru yang juga tidak kalah canggih dan unik. Penemuan tersebut adalah penemuan sebuah radio yang bisa memutar lagu, berdasarkan ekspresi wajah seseorang. Wah, ini lebih gilak lagi kayaknya. Tapi lumayan keren lah, ya. Radio pintar ini dinamakan “Solo”.

Apa sih yang dimaksud dengan “Radio Solo” dan bagaimana cara menggunakannya?

Solo merupakan nama dari sebuah “radio emosional”, yang memiliki kecanggihan yang unik, yaitu bisa membaca ekspresi wajah penggunanya, dan kemudian memutar lagu yang sesuai dengan mood atau suasana hati penggunanya tersebut. Radio unik yang bernama “solo” ini merupakan salah satu produk, yang dihasilkan oleh perusahaan Uniform yang menangani teknologi kreatif. Unik bukan?

Cara untuk menggunakan radio pintar “Solo” ini, adalah dengan cukup memasang alat atau radio ini di dinding, sama seperti bagaimana anda meletakkan jam dinding di rumah anda. Tapi jangan meletakkannya terlalu tinggi. Kemudian anda harus mendekatkan wajah pada bagian tengah alat itu. Alat atau radio ini sangat mirip dengan cermin yang biasa anda pakai untuk berkaca di rumah, namun memiliki tampilan kristal cair (liquid crystal display), seperti yang biasa dijumpai pada layar ponsel.

Apa yang terjadi setelah melakukan tahapan di atas tersebut?

Ketika anda sudah mendekatkan wajah anda pada solo, maka wajah animasi pada Solo seolah akan meniru ekspresi muka anda pada saat itu. Pada proses ini, yang dilakukan oleh radio pintar ini adalah memotret wajah anda dan mendeteksi guratan-guratannya, untuk membaca ekspresi wajah.

Alat ini akan menganalisa fitur-fitur yang berbeda pada wajah pengguna, kemudian memutuskan apakah perasaan anda saat itu sedang senang, sedih, atau marah. Dan pada saat yang bersamaan, antena Solo akan mencari lagu yang tepat, untuk menggambarkan ekspresi anda tersebut.

Jika ekspresi pada wajah anda sedang bahagia, maka solo akan memainkan lagu yang bertempo cepat, dan pastinya adalah lagu-lagu yang bersemangat dan bahagia. Tapi jika sebaliknya, ekspresi wajah anda menggambarkan ekspresi yang sedang dalam keadaan terluka atau sedih, karena baru diputusin pacar misalnya, maka solo akan memainkan lagu bertempo slow.

Meskipun fungsi dari radio solo ini bisa dikatakan cukup unik, namun perusahaan Uniform selaku pencipta Solo ini ternyata memiliki tujuan yang lain. Tidak hanya menginginkan alat ini memutar musik sesuai suasana hati penggunanya, Solo juga dimaksudkan untuk memiliki kemampuan untuk mengubah mood penggunanya.

Contohnya saja, ketika solo mendeteksi keletihan pada wajah sih pengguna yang mungkin sedang berkendara, Solo dapat segera memutar musik bertempo cepat, sehingga pengemudi bisa kembali berkonsentrasi untuk menyetir. Bidang studi yang memiliki kaitan dengan komputer atau mesin, yang berempati pada penggunanya ini dikenal sebagai komputasi perasaan.

Komputasi seperti ini juga dipakai oleh Softbank Robotics asal Jepang, untuk menciptakan robot Nao dan Pepper. Robot pepper ini merupakan robot Jepang, yang memiliki teknologi pembaca ekspresi manusia. Kemudian perusahaan Affectiva asal Boston, Amerika Serikat tidak mau kalah dan mulai mengembangkan perangkat lunak pembaca emosi manusia yang dinamai Affdex.  Alat  ini memantau ekspresi wajah pengguna ketika menyaksikan iklan, program televisi, dan film.

Di negara mana saja radio “solo” ini dapat digunakan?

Salah satu pendiri badan konsultan Red Associates, yang menangani sains manusia, Christian Madsbjerg merasa khawatir, karena aplikasi pembaca perasaan ini baru dibuat berdasarkan model “Barat, Jepang, atau Cina”. Karena ekspresi atau emosi di setiap negara berbeda-beda satu sama lain, maka kemungkinan besar alat ini bisa digunakan di negara-negara lainnya masih sangat kecil.

Apa kelebihan dan kelemahan radio “solo” tersebut?

Kelebihan:

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, “solo radio” yang bisa mengubah mood si pengguna, akan membantu si pengguna agar terhindar dari sejumlah masalah yang mungkin muncul akibat mood yang tidak baik. Misalnya saja bagi para pengendara mobil yang merasa lelah atau letih, sangat besar kemungkinan mendapatkan kecelakaan jika sedang berkendara dalam mood yang seperti ini. Nah, dengan adanya radio unik ini, si pengguna yang juga pengendara, akan dibangunkan dengan lagu-lagu bertempo cepat, yang bisa mengembalikan mood si pengguna.

Kelemahan:

  • Pencipta radio Solo ini mengakui bahwa alat ini masih dalam keadaan yang kurang stabil, atau sedang dalam tahap perbaikan dan perlengkapan. Oleh karena itu, alat tidak selalu benar mendeteksi ekspresi wajah seseorang.
  • Karena masih terbilang baru, alat ini masih dibuat berdasarkan model “Barat, Jepang, atau Cina”, sehingga di negara-negara lain, masih belum bisa menggunakannya.

Dengan munculnya radio “solo” yang sangat unik ini, membuktikan bahwa teknologi tidak akan pernah mati, bahkan malah akan berkembang menjadi sesuatu yang lebih baik dan berguna dari yang sebelumnya.