Unique

Ingin Menghilangkan Stress? “Terapi Peluk Sapi” Ini Bisa Menjadi Alternatif Yang Tepat

Saat ini, kita tidak bisa memungkiri bahwa stress telah menjadi gangguan terbesar dalam kehidupan kita. Ini bisa terjadi pada siapa saja, tak perduli apakah anda wanita atau pria, anak-anak, remaja, orang dewasa ataupun orang tua, semua berpotensi besar terserang stress.

Selain bisa menyerang semua orang, stress juga bisa datang kapan saja, bahkan tanpa kita sadari. Ada berbagai faktor yang menjadi penyebab timbulnya gangguan ini, yang pastinya akan berbeda-beda pada tiap-tiap individu.

Untuk sekarang, beberapa hal yang sering menyebabkan stress adalah beratnya rutinitas yang dijalankan setiap hari, munculnya berbagai masalah yang dihadapi seperti pergelutan dalam rumah tangga, masalah finansial dan semua yang berhubungan dengan kelelahan pada pikiran akibat berpikir yang terlalu dipaksakan.  

Menyadari rentannya masyarakat pada gangguan atau masalah ini, sebagian mulai mencoba mencari-cari solusi yang kemungkinan bisa mengobati dan menghilangkannya, atau paling tidak bisa mengurangi stress tersebut.

Pada umumnya masing-masing negara memiliki cara penghilangan stress yang tidak sama. Seperti misalnya negara Jepang yang memiliki terapi mengubur diri. Terdengar seram memang, namun cara ini dianggap cukup ampuh oleh masyarakat di sana.

Bukan hanya Jepang saja yang punya cara unik untuk menghilangkan tekanan pikiran tersebut, baru-baru ini di USA juga telah ditemukan terapi unik untuk membantu masyarakat mengatasi masalah tersebut.

Kali ini bukan dengan mengubur diri, melainkan dengan memeluk hewan tertentu. Kira-kira, hewan apakah yang dimaksud? Langsung saja temukan jawabannya pada penjelasan berikut.

Terapi Memeluk Sapi

Pernahkah anda merasakan di kala anda sedang tertekan atau stress anda sangat ingin memeluk? Dengan memeluk sesuatu atau seseorang, beban berat yang tadinya kita bawa di pundak kita sendirian seakan terasa ringan secara perlahan. Itulah kedasyatan dari sebuah pelukan. Apakah sebelumnya anda tidak pernah melakukannya?

Kalau belum, lain kali cobalah untuk melakukannya dan anda akan merasakan sesuatu yang berbeda pada diri anda. Namun, bukan berarti anda bebas atau boleh memeluk orang lain yang tidak anda kenal secara tiba-tiba. Wah, kalau itu mah namanya “mengambil kesempatan dalam kesempitan”. Anda mengerti kan maksudnya? 

Lagi pula, tindakan seperti itu akan membuat orang tersebut dan orang yang melihatnya menjadi risih, terganggu bahkan menganggap anda aneh atau gila. Oleh karena itu, usahakanlah untuk memeluk seseorang yang anda kenal dan kemudian ceritakan semua yang menjadi beban atau pergumulan anda. Itu akan membuat anda menjadi sedikit lebih lepas atau lega.

Berhubung beberapa orang pasti akan canggung atau segan ketika harus memeluk seseorang, sebuah peternakan yang ada di USA mencoba mencari jalan lain untuk mengatasinya, yaitu dengan menciptakan terapi peluk sapi.

Apakah sebelumnya anda pernah memeluk sapi? Kebanyakan dari anda mungkin akan menjawab tidak. Gimana mau peluk, kadang berdiri di dekatnya saja takut ya kan? Takut diseruduk tiba-tiba.

Inilah yang menjadi perbedaan antara masyarakat Indonesia dan Barat. Belum lagi dicoba udah takut. Coba lihat orang-orang Barat di sana, betapa akrabnya mereka dengan berbagai jenis hewan termasuk sapi. Mereka bahkan tak segan-segan memeluk hewan berbadan besar tersebut.

Kebiasan memeluk sapi di sana dipercaya ampuh dalam mengobati perasaan gusar, stress, ketidaktenangan dan sebagainya. Jadi jangan heran ketika anda melihat mereka sangat senang memeluk sapi.

Salah satu negara yang  menawarkan terapi semacam ini adalah Belanda. Di peternakan yang ada di negara tersebut, sapi-sapi dilatih untuk bersikap ramah kepada manusia. Setelah Belanda, kini giliran Amerika Serikat yang menerapkan jenis terapi unik tersebut. Bedanya, di sini tak hanya menggunakan hewan sapi saja, melainkan juga kuda.

Terapi yang dikenal dengan sebutan “Horse and Cow Experience” ini merupakan jenis perawatan stress terbaru yang perkenalkan oleh Mountain Horse Farm, yang berada di New York.

Menurut peternakan tersebut, perawatan ini dirancang untuk menumbuhkan perasaan relaksasi dan penyembuhan bagi mereka yang tengan mengalami tekanan hidup, sambil meningkatkan rasa kesadaran mereka tentang bahasa tubuh.

Pemilihan Sapi Sebagai Alat Terapi

Banyak dari anda yang mungkin bertanya-tanya mengapa harus sapi? Kenapa bukan singa atau hewan lainnya? 

Menurut mereka, sapi adalah teman berpelukan yang sangat sempurna, mengingat mereka memiliki kelebihan dalam hal sensitivitas bawaan dan sifat yang damai. 

“Untuk bertahan hidup di alam liar, mereka harus menjadi ahli dalam membaca bahasa tubuh”, jelas salah satu pengurus peternakan tersebut.

Karena memiliki sensitivitas yang tinggi, ketika anda memasuki ruang mereka, maka mereka akan membaca anda secara halus tetapi dengan sungguh-sungguh, sama halnya saat mereka sedang membaca anggota kawanan lainnya. Mereka akan menangkap apa yang sedang terjadi atau yang anda rasakan.

Mereka bisa merasakan saat anda merasa bahagia, sedih, merasa tersesat, cemas dan sebagainya. Kemudian hewan tersebut  menanggapinya tanpa penilaian apapun, ego atau catatan tertentu.

Selain tingkat kepekaannya yang tinggi, hewan tersebut juga diketahui memiliki suhu tubuh yang sedikit lebih tinggi daripada manusia dan detak jantung sedikit lebih rendah. Ini merupakan penggabungan yang sangat pas untuk menumbuhkan rasa relaksasi saat berpelukan.

Sebagai bagian dari sesi terapi, pengunjung juga diperbolehkan untuk mengelus mereka. Seorang konselor berlisensi pun juga akan dihadirkan di sana untuk memastikan setiap sesi berjalan sesuai rencana.

Meski banyak yang memandang terapi ini dengan sebelah mata, namun ini bukanlah perawatan yang murah. Anda harus mengeluarkan biaya sebesar $ 300 (€ 258) untuk 90 menit. Cukup mahal juga kan? Tapi harga ini tidak akan ada artinya dengan hasil yang mungkin akan anda dapatkan.

Melihat besarnya penghasilan yang bisa didapatkan dari terapi ini, kemungkinan tidak hanya di Newyork saja perawatan ini ditawarkan, tapi juga di beberapa wilayah lainnya.

Pendapat Sains Mengenai Terapi Dengan Bantuan Hewan

Menurut sebuah situs Psikologi (Psychology Today), terapi dengan menggunakan bantuan hewan atau yang dikenal dengan istilah Animal-Assisted Therapy, adalah intervensi terapeutik yang menggabungkan hewan, seperti : kuda, anjing, kucing, babi, burung ataupun hewan lainnya seperti sapi dalam rencana perawatan.

Sebuah meta analisis dari 49 penelitian melaporkan bahwa terapi jenis ini memberikan hasil yang positif dan peningkatan kesejahteraan emosional secara keseluruhan pada mereka yang mengidap autisme, kondisi medis tertentu atau masalah perilaku.

Bukan itu saja, dengan bantuan hewan dalam terapi seperti ini juga diketahui dapat membantu penderita yang sedang berjuang melawan penyakit seperti depresi, skizofrenia atau kecanduan.

Hal tersebut dikarenakan hewan dapat memberikan rasa tenang, kenyamanan atau keamanan dan mengalihkan perhatian dari situasi yang menegangkan, serta membantu memberikan kesenangan bagi para pasien.

Para pendukung terapi hewan mengatakan bahwa, menciptakan ikatan dengan hewan dapat membantu seseorang mengembangkan rasa harga diri dan kepercayaan yang lebih baik, menstabilkan emosi mereka, meningkatkan kemampuan komunikasi, pengaturan diri dan sosialisasi mereka.

Hewan-Hewan Lain Yang Pernah Digunakan Untuk Membantu Terapi

Sebenarnya peternakan yang ada di Amerika bukanlah satu-satunya yang menawarkan jasa untuk menghabiskan waktu dengan hewan untuk mengobati stress. Ada juga sebuah peternakan di Australia yang disebut Braidwood, yang memungkinkan anda untuk “mengadopsi dan memeluk sapi” mereka

Adopsi yang dimaksud di sini adalah isyarat simbolis, yang berarti anda tidak akan membawa pulang mereka, melainkan anda akan secara berkala menerima pemberitahuan tentang sapi tersebut. Jika anda berminat, anda bisa mengunjubgi peternakan tersebut.

Selain itu, anda juga bahkan bisa mengunjungi hewan ternak lain untuk membantu menghilangkan stress anda. Bandara Internasional Fransisco menampilkan terapi babi yang menggemaskan bagi para pelancong yang mengalami gangguan tekanan atau kecemasan.

Gimana? Kira-kira terapi hewan mana nih yang lebih menarik perhatian anda? Kalau hewan-hewan tersebut terlalu ekstrim untuk anda, anda bisa mengambil alternatif lain dengan memeluk hewan peliharaan anda, seperti anjing atau kucing misalnya. Tapi karena ukuran mereka relatif kecil, maka anda harus melakukan dengan lembut, ya.

Mungkin masih banyak di antara anda yang masih tidak percaya bahwa sapi adalah hewan yang sangat peka dan menganggapnya sebagai hewan yang tidak lebih dari sekedar santapan di atas piring.

Tapi pernahkah anda melihat sapi menangis akan pada saat dikurban? Menurut anda, apakah sapi-sapi itu tahu kalau mereka akan segera mati? Apa sebenarnya alasan mereka menangis? Hal tersebut kemungkinan besar berkaitan dengan kepekaan yang dimilikinya.

Nah, setelah mendengar penjelasan ini, apakah anda masih ragu dengan kemampuan mereka? Memang tidak semua sapi bisa digunakan dalam terapi ini. Tentu saja mereka harus melalui tahap pelatihan terlebih dahulu, jadi anda tidak perlu takut atau khawatir ketika ingin mengikuti terapi dengan bantuan hewan ini. Selamat mencoba dan membuktikan kebenarannya, guys.