Unique

Ngeri! Seniman Ini Bisa Mengubah Abu Jenazah Jadi Peralatan Makan

Kehilangan seseorang yang dikasihi untuk selama-lamanya merupakan suatu keadaan yang sangat menyedihkan. Untuk menghilangkan kerinduan terhadap orang tersebut, sebagian orang mungkin akan menyimpan sejumlah barang yang sering digunakannya atau memajang foto-fotonya di seluruh dinding rumah, ataupun di tempat-tempat khusus .

Apapun akan dilakukan agar bisa mengingat dan mengenang orang tersebut. Beberapa orang percaya bahwa dengan menyimpan barang-barang dari orang yang telah meninggal dunia, bisa membuat orang yang sudah meninggal tersebut seakan berada di dekat kita. Benar nggak ya? Benar tidaknya itu tergantung dari kepercayaan anda masing-masing.

Ketika salah satu kerabat atau orang yang dikasihi telah meninggal dunia, biasanya keluarga akan mengadakan tradisi penguburan. Tradisi penguburan ini memiliki banyak variasi dalam masyarakat. Ada yang melakukan proses penguburan dengan cara kremasi, dan ada juga yang melakukannya dengan cara penguburan jenazah di dalam tanah. Semuanya itu bergantung pada kebudayaan yang dianut oleh masyarakat.

Nah, untuk penguburan dengan cara kremasi, biasanya abu jenazah yang dihasilkan akan ditebar ke laut oleh pihak keluarga. Ada juga yang akan menyimpan abu tersebut di dalam rumah atau di tempat-tempat sakral tertentu. Industri kremasi memang sedang mengalami peningkatan sebanyak 25 persen dalam 10 tahun terakhir ini. Di Amerika Serikat, rata-rata 42 persen proses penguburan dilakukan dengan cara kremasi.

Tapi tahukah anda, bahwa saat ini ada seorang seniman yang bisa menyulap abu dari jenazah tersebut menjadi barang-barang seni yang bermanfaat dalam kehidupan?

Seperti yang kita ketahui, memang sudah menjadi tugas seorang seniman untuk selalu menciptakan sesuatu yang baru, unik, dan juga bermanfaat. Kalau tidak, untuk apa dia disebut sebagai seorang seniman. Iya nggak?

Kalau biasanya peralatan makan yang anda gunakan terbuat dari bahan plastik atau keramik, kali ini seorang seniman asal Amerika mencoba sesuatu yang lebih ekstrim, dengan menciptakan peralatan makan dari abu jenazah manusia, sehingga abu orang terdekat yang meninggal tersebut tidak lagi disebar ke udara atau laut. Wuahhh.. baru bacanya saja udah buat merinding disco, gimana lagi kalau lihat proses pembuatannya. Kreatif sekali ya seniman yang satu ini.

Seniman ini berpendapat bahwa, barang-barang yang dibuatnya dengan menggunakan bahan dasar abu jenazah manusia tersebut bisa menjadi pengingat akan orang-orang yang telah meninggal. Salah satu karya seni yang dibuatnya adalah sebuah “mug” untuk meminum kopi.

Pasti anda sudah sangat penasarankan dengan seniman berbakat ini? Supaya rasa penasaran anda tidak semakin menjadi-jadi, berikut ini adalah penjelasannya.

Nama seniman itu adalah Justin Crowe. Dia adalah seorang pendiri dari sebuah perusahaan ternama Chronical Cremation Designs, yang sangat sukses dengan berbagai karya-karya seninya. Crowe tidak hanya menciptakan mug, tapi juga menciptakan cangkir, piring dan berbagai peralatan lainnya. Semuanya diciptakan dengan menggunakan abu manusia, lho.

Perusahaan Chronical Cremation Designs yang dipimpinnya ini memiliki sebuah motto perusahaan, yang berbunyi: “Hiasi rumah dengan kenangan dari orang-orang yang dicintai.”  Motto yang digadang oleh perusahaan ini tentu saja disesuaikan dengan proses pembuatan hasil karyanya, serta tujuan pembuatannya tersebut.

Sebelum terinspirasi untuk membuat peralatan dari abu manusia, sebelumnya Crowe juga sempat membuat atau menciptakan perabot makan dari tulang belulang kakeknya. Hal ini dilakukannya karena dia ingin mengenang kakeknya tersebut. Dari sinilah Crowe mulai menciptakan berbagai karya seni yang tidak biasa, dan mulai mendirikan perusahaan  Chronical Cremation Designs.

Saat pertama kali melakukan hal itu, Crowe kerap mendapatkan berbagai kecaman dari masyarakat. Beberapa menganggap bahwa apa yang dilakukan oleh Crowe tersebut merupakan sebuah tindakan yang tidak wajar. Tapi jangan salah guys, meskipun mendapat banyak kecaman, namun tidak sedikit pula pujian yang dilontarkan terhadap hasil karyanya tersebut.

Semua barang-barang hasil karya Crowe diciptakan atau dirancang dengan menyisipkan rasa kematian kedalam momen keseharian seseorang. Produk-produk Justin ini tidak hanya sekedar unik, tapi juga dinilai bersifat interaktif dan memungkinkan seseorang untuk menggabungkan kenangan ke dalam kehiduapan kesehariannya, serta dapat berinteraksi dengannya, dan seakan-akan bisa melihat orang yang sudah meninggal tersebut setiap hari.

Penggunaan sejumlah peralatan tersebut, terutama untuk penggunaan mug yang dibuatnya, dinilai memiliki kesan sangat berbeda dari sekedar melihat foto seseorang di dinding rumah, atau memandang guci yang berisi abu dari orang yang sudah meninggal. Mug ini bisa digunakan setiap hari, jadi anda bisa mengenang orang yang anda kasihi setiap hari.

Crowe pertama kali menggunakan abu jenazah ini sebagai proyek seni yang dinamainya dengan ‘Nourish’. Saat itu ia menciptakan sejumlah barang-barang pecah belah untuk makan, dengan menggunakan abu jenazah dari 200 orang yang tak dikenal.

Situs web perusahaan Crowe juga  menuliskan, “Kami membantu menghadirkan kenangan orang-orang tercinta ke dalam kehidupan sehari-hari. Layanan unik kami mengubah abu orang-orang tercinta menjadi benda rancangan indah untuk rumah Anda.”

Seperti itu lah kalimat ajakan yang dilontarkan oleh perusahaan unik tersebut. Tertarik kah anda untuk melakukannya? Jika anda berminat, anda bisa menghubungi perusahaan ini. Selamat mencoba ya guys.