Unique

Produk Ini Buktikan Bumi Sedang Alami Krisis

Berapa kalikah dalam sehari anda meminum air? Sebanyak apakah air yang anda minum dalam satu hari itu? Apakah sesuai dengan aturan yang disarankan, yaitu 8 gelas atau setara dengan 2 liter air? Mungkin akan sulit bagi anda untuk mengingatnya, bukan?

Air merupakan sumber kehidupan manusia di Bumi. Jika tidak percaya, contoh yang paling sederhana yang bisa anda lihat adalah dari kebiasaan hidup sehari – hari yang biasa anda jalani. Dalam sehari anda mungkin bisa menahan rasa lapar, tapi sangat sulit untuk menahan haus. Benar nggak? Nah, untuk mereka yang sedang berpuasa mungkin bisa mengerti dan merasakan hal ini.

Hal tersebut wajar terjadi mengingat tubuh manusia sebagian besar komponen penyusunnya adalah terdiri dari cairan, termasuk air. Kandungan air di dalam tubuh manusia adalah sebanyak 2/3 atau sekitar 70 % – 80% dari berat tubuhnya. Oleh karena itu, untuk memenuhi jumlah komponen air di dalam tubuh tersebut, manusia diwajibkan untuk meminum air sesuai dengan aturan yang disarankan, yaitu 8 gelas atau 2 liter air sehari.

Jika tubuh anda mengalami kekurangan cairan, maka seluruh sistem yang ada di dalam tubuh akan terganggu dalam melakukan fungsinya. Jadi tak heran jika ketika kekurangan cairan, anda akan merasa lemas dan mengalami dehidrasi. Pasti anda juga pernah mengalami hal semacam ini, bukan?

Itulah sebabnya selagi anda masih bisa mendapatkan air bersih dengan mudah, gunakanlah dengan sebaik – baiknya. Karena tanpa anda sadari, di zaman seperti sekarang ini masih banyak orang di luar sana yang ternyata tidak bisa menikmati air bersih dengan bebas seperti anda. Bahkan mereka harus bertaruh nyawa hanya untuk mendapatkannya.

Kalau dilihat – lihat sangat miris memang. Gimana nggak miris coba, bumi yang anda huni ini memiliki 71 % bagian yang tertutup oleh air, yang dengan kata lain harusnya cukup untuk digunakan dan dinikmati oleh manusia. Tapi nyatanya? Apa yang anda lihat? Manusia malah mengalami krisis air bersih.

Dan yang membuat hidup manusia ini menjadi lebih miris lagi adalah kenyataan dimana manusia harus membayar untuk mendapatkan air yang sebenarnya sudah disediakan oleh Yang Maha Kuasa secara gratis. Untuk isi ulang satu galon air minum saja, manusia harus membayar setidaknya Rp. 4 ribu- Rp. 17 ribu / galon atau bahkan lebih.

Apakah anda tidak merasa khawatir dengan kondisi seperti ini? Pernahkah anda memikirkan apa penyebab  krisis air ini terjadi? Mungkin anda akan menangis jika anda memang memikirkannya. Tapi sayangnya tidak seorangpun mau tahu tentang hal ini, hingga kelak akhirnya krisis tersebut akan semakin parah dikedepannya dan membuat manusia tidak bisa lagi menikmati air karena jumlahnya yang terbatas dan harganya yang selangit.

Air Mineral Kemasan Svalbardi

Percaya tidak percaya, kondisi seperti itu sebentar lagi mungkin akan terjadi. Mengapa? Lihat saja, baru – baru ini ada sebuah perusahaan atau produsen air minum yang  meluncurkan atau menjual sebuah produk air mineral kemasan, yang harganya sangat mahal. Semakin tingginya pencemaran lingkungan yang terjadi di bumi, membuat banyak produsen air mulai mengembangkan berbagai varian air mineral yang layak untuk dikonsumsi oleh manusia.

Baik itu air dengan tingkat pH tertentu, hingga air yang diambil langsung dari sumber mata air murni, semua mulai diperdagangkan dengan tarif harga yang tentunya berbeda – beda dan disesuaikan dengan tingkat kebersihan, kemurnian, cara pengolahannya, serta seberapa sulit mendapatkannya.

Salah satu produk air mineral kemasan tersebut adalah produk air mineral Svalbardi. Air mineral yang satu ini tidak hanya menyegarkan, tapi juga memiliki harga yang sangat mahal. Satu botol air mineral ini dijual dengan harga £18 atau setara dengan  Rp. 299 ribu. Gimana? Ketika mendengar harga air mineral ini, apakah anda merasa kaget atau biasa saja karena mungkin anda memiliki banyak uang?

Diantara anda yang membaca artikel ini mungkin ada yang bertanya – tanya mengapa air mineral kemasan ini bisa memiliki harga semahal itu. Benar nggak? Nah, untuk anda yang merasa penasaran, berikut adalah alasan mengapa air mineral kemasan Svalbardi ini harganya sangat mahal :

  • Air mineral kemasan Svalbardi ini diperoleh dari sumber air gunung es yang mencair 4.000 tahun yang lalu.
  • Air ini juga dipercaya memiliki tingkat kebersihan yang sangat tinggi. Bahkan tidak ada seorang peneliti yang menemukan jejak kontaminasi zat apapun di dalam air kemasan ini.
  • Proses produksi produk air mineral ini membutuhkan ekpedisi ke salah satu gunung es Artik di wilayah Svalbardi. Svalbard adalah sebuah kepulauan yang berada di antara Nerwegia dan kutub utara.
  • Untuk membuat 13.000 botol air mineral kemasan yang berisi 750 ml ini, mereka harus menempuh ekpedisi sebanyak dua kali dalam setahun.

Berdasarkan informasi yang didapat, air mineral kemasan ini pertama kali dijual oleh Harrods, departmen store di London dengan harga £18 atau sekitar Rp.299 ribu per botolnya. Produsen Svalbardi ini mengklaim bahwa air yang diambil dari gunung es ini merupakan air termurni di dunia. Artis Hollywood Matt Damon merupakan salah satu penggemar dari produk air mineral ini.

Svalbard Donasikan Keuntungan Penjualannya Untuk Global Seed Vault

 

Svalbard yang menjadi tempat pengambilan air mineral ini merupakan pusat penelitian perubahan iklim dunia. Tiap penjualan botol kemasan bermerek Svalbardi ini akan didonasikan untuk Global Seed Vault milik kepulauan tersebut. Yah, setidaknya produsen air mineral kemasan ini masih memiliki sisi positif karena keuntungan yang didapat tidak hanya untuk kepentingan pribadi.  Setuju nggak?

Global Seed Vault adalah pusat penyimpanan setiap varietas biji di dunia, yang dibuat sebagai jaminan untuk menghadapi hilangnya hasil panen atau jenis biji akibat bencana alam yang disebabkan oleh pemanasan global.

Ide Pembuatan Air Mineral Kemasan Svalbardi

Air yang dikemas langsung dalam botol Svalbardi ini katanya memiliki rasa yang luar biasa ringan di mulut dan rasanya juga unik, sehingga sangat sempurna untuk dipasangkan dengan sajian lainnya yang juga berkualitas. Ide awal munculnya kemasan Svalbardi ini diawali oleh kunjungan pebisnis Wall Street keturunan Norwegia – Amerika, yang bernama Jamal Qureshi, pada tahun 2013 yang lalu.

Tujuan pertamanya sih sebenarnya untuk mencoba air dari kepulauan terpencil ini. Kemudian muncul lah niat untuk membuat atau memproduksi air mineral merek Svalbardi tersebut. Qureshi mengatakan bahwa Svalbardi ini bersumber dari gunung es yang mencair, yang salju pertamanya jatuh pada 4000 tahun lalu.

Karena es tersebut memadat sebelum adanya polusi akibat era industri di dunia seperti sekarang ini, polutan tidak mampu mengontaminasi sumber air ini. Hasil uji laboratorium menunjukkan kalau air Svalbardi ini bersih dan juga tidak ditemukan jejak kontaminan apapun dari nitrat hingga arsenik. Terlebih lagi, air ini seluruhnya alami tanpa melalui filter yang dapat mengubah susunan kimia air.

Saat pertama hasil laboratorium air mineral kemasan ini di tunjukkan kepada pihak berwenang seputar makanan Norwegia, mereka langsung tercengang akan kualitasnya dan langsung memberikan persetujuan produksinya. Selain itu kemasan air mineral ini juga sangat bagus dan elegan.

Nah, itu tadi sedikit penjelasan mengenai salah satu produk air mineral yang dijual di masyarakat. Bayangkan coba, ini air lho, guys. Air saja sekarang sudah diperjualbelikan dengan harga yang tinggi, trus gimana selanjutnya? Apa kelak di masa depan kita juga harus membayar oksigen untuk bisa bernafas? Bisa jadi sih, mengingat udara bersih saat ini memang sudah sangat langka, karena banyaknya polusi udara, yang berasal dari asap kendaraan, pabrik dan sebagainya.

Tapi jika dari sekarang anda mengambil bagian untuk melakukan perbaikan kecil saja, mungkin hal buruk tadi bisa dicegah. Setidaknya kalau anda tidak bisa memperbaiki keadaan, cobalah untuk tidak memperburuk keadaan. So simple, kan?  “Remember, Your future is created by yourself”