Unique

Mengerikan, Roller Coaster Ini Bisa bergerak Tanpa Mesin

Berkunjung ke tempat-tempat rekreasi memang sangat mengasikkan. Apalagi jika perginya bareng teman, pacar, atau keluarga, pasti akan jauh lebih seru. Setuju nggak? Itulah sebabnya mengapa pada saat musim liburan tiba, tempat rekreasi selalu ramai pengunjung. Belum lagi jika tempat rekreasi tersebut menawarkan beragam wahana permainan yang seru-seru dan berbeda dengan tempat lainnya. Wah, pasti bakalan banjir pengunjung tuh.

Dimana-mana sajakah tempat rekreasi yang menyenangkan untuk anda kunjungi? Kalau disebutkan satu persatu, pasti bakalan ada tempat yang ketinggalan atau yang tidak tersebutkan. Jangankan di dunia, di Indonesia saja, dalam satu kota bisa terdapat 3 atau lebih tempat rekreasi. Gimana kalau se-Indonesia yang disebutkan? Pasti jumlah banyak sekali.

Tiap-tiap tempat rekreasi pada umumnya memiliki cara yang berbeda-beda dalam menarik perhatian para pengunjung. Beberapa diantaranya menarik pengunjung dengan sejumlah permainan yang cukup menguji adrenalin. Wahana ekstrim tersebut biasanya sangat erat kaitannya dengan ketinggian dan hal-hal yang berbahaya lainnya.

Salah satu permainan ekstrim tersebut adalah permainan Roller Coaster. Permainan jenis ini sangat digemari oleh masyarakat, khusunya anak-anak muda. Kali ini, jenis roller coaster yang akan dibahas sangat unik, menarik dan belum banyak ditemukan, atau katakanlah baru satu-satunya di dunia. Penasaran kan?

Pengertian dan Sejarah Permainan Roller Coaster

Sebelum membahas tentang Roller Coaster yang unik dan satu-satunya tersebut, akan lebih baik jika anda mengetahui terlebih dahulu apa dan bagaimana sejarah tentang permainan Roller Coaster tersebut, karena mungkin saja tidak semua dari anda mengenal dan pernah memainkan permainan ini. Benar nggak?

Gambar di atas merupakan gambar salah satu wahana roller coaster yang ada di dunia. Roller Coaster tersebut dinamakan dengan Dodonpa Roller Coaster. Dodonpa ini terletak di Fuji-Q Highland, Fujiyoshida, Yamanashi, Jepang. Pernahkah anda mencoba roller coaster ini sebelumnya? Jika belum, anda bisa mencobanya lain kali, ketika berlibur ke Jepang.

Pengertian Roller Coaster

Roller Coaster adalah sebuah wahana permainan yang cukup populer di dunia. Permainan ini pada umumnya dirancang berupa kereta yang dipacu dengan kecepatan tinggi pada jalur rel khusus. Jalur rel tersebut biasanya dibangun di atas tanah yang memiliki ketinggian yang berbeda-beda. Rel tersebut ditopang oleh rangka baja yang disusun sedemikian rupa, agar kuat menahan kereta yang akan melaju pada jalur atau rel tersebut.

Roller Coaster merupakan wahana yang sangat menegangkan untuk diamainkan. Tapi meskipun begitu, masyarakat sangat menyukai jenis permainan berbahaya ini, karena menganggap permainan yang satu ini sangat seru, apalagi ketika Roller Coaster tersebut melaju dan menukik dengan kecepatan yang tinggi, tubuh pun akan serasa terbang dibuatnya. Tak heran jika mendengar orang-orang akan berteriak saat menaikinya.

Sejarah Roller Coaster

Sejarah mengenai awal munculnya permainan roller coaster ini ditulis di dalam banyak literatur. Dan salah satunya ditulis dalam sebuah situs resmi “Roller Coaster Museum”. Di dalam situs tersebut dituliskan bahwa Russia Mountains merupakan Roller Coaster tertua di dunia. Beginilah bentuk dari roller coaster tertua yang berada di Rusia tersebut:

Roller coaster pertama ini dibangun pada abad ke-17, tepatnya berada di atas bukit es yang berada di sekitar Saint Petersburg, Rusia. Kehadirannya yang terbilang masih sangat baru, dalam sekejap langsung populer di masyarakat Rusia pada masa itu. Kaum kelas atas di Rusia bahkan menjadikannya sebagai permainan favorit mereka. Salah satu bangsawan Rusia yang menyenangi permainan roller coaster ini adalah Catherine II.

Meskipun situs resmi “Roller Coaster Museum” sudah menuliskan tentang sejarah awal mula munculnya roller coaster pertama tersebut, namun asal usul tersebut masih saja diperdebatkan oleh beberapa kalangan. Beberapa sejarawan berpendapat bahwa roller coaster pertama dibangun atas perintah James III di Gardens of Oreinbaum, di St Petersburg pada tahun 1784. Sedangkan beberapa sejarawan lainnya percaya bahwa roller coaster pertama dibangun oleh Perancis. Roller coaster itu diberi nama Les Montagnes Russes a Belleville. Wahana ini dibangun di Paris pada tahun 1812. Pada roller coaster tersebut.

Walaupun perdebatan perihal asal usul roller coaster tersebut terjadi di Eropa, namun nyatanya roller coaster ternyata jauh lebih berkembang di Amerika Serikat. Seorang ilmuwan bernama La Marcus Thompson disebut-sebut sebagai “Bapak dari Roller Coaster”. Thompson membangun kereta roller coaster pertamanya yang diberi nama Switchback Railway di Coney Island pada tahun 1884. Kemudian Dia langsung mempromosikan dan meningkatkan ketenaran roller coaster tersebut di Amerika Serikat.

Berbeda dengan roller coaster pertama yang memiliki trek yang cenderung lurus, Thompson malah memberikan sebuah terobosan baru. Rel buatan Thompson dibuat melingkar dan lebih menantang di tahun 1872. Karena penemuannya tersebut, La Marcus Thompson pun disebut-sebut sebagai orang yang berjasa atas keberadaan dan kreasi aneka roller coaster yang ada di taman rekreasi saat ini. Sejak itu, aneka roller coaster pun mulai mengalami perkembangan.

Tidak sampai situ saja, Thompson kemudian melanjutkan pembuatan roller coaster yang lebih besar dan kreatif lainnya. Sejak tahun 1884 sampai 1887, Thompson menambah 3 fitur baru yang berhubungan dengan gaya gravitasi dalam pembuatan roller coasternya. Dan berkat jasanya tersebut, anda semua bisa merasakan aneka jenis roller coaster yang menantang seperti sekarang ini. Seperti misanya roller coaster Batman di Amerika Serikat yang membawa penumpangnya dengan tubuh terbalik dan Kingda Ka di Amerika Serikat yang menjadi roller coaster tertinggi di dunia.

Roller Coaster Tanpa Mesin di Jepang

Jika pada umumnya Roller Coaster mengandalkan mesin untuk menggerakkan keretanya sehingga bisa melaju dengan sangat cepat, maka beda halnya dengan roller coaster unik yang ada di salah satu tempat rekreasi di Jepang ini. Ketika mendengar kata Jepang, anda tentu akan memikirkan berbagai teknologi canggih yang dimilikinya.

Tapi kenapa ya, dengan kemampuan teknologinya yang canggih tersebut, Jepang malah memilih untuk menciptakan wahana roller coaster tanpa mesin? Padahal di negara-negara maju lainnya saling berlomba untuk membuat roller coaster yang super cepat, dengan menggunakan mesin-mesin yang canggih.

Mungkin pembuatan roller coaster ini memang sengaja dilakukan untuk memberikan kesan yang tidak biasa dan berbeda dari roller coaster lainnya. Jika anda bosan merasakan roller coaster yang melaju dengan sangat cepat, tidak ada salahnya jika anda mencoba roller coaster unik yang satu ini. Jangan salah lo, guys. Biar kata roller coaster ini tidak menggunakan mesin, tapi tetap saja yang namanya permainan roller coaster itu pasti menegangkan dan menguji adrenalin.

Roller Coaster tanpa mesin yang unik ini dinamakan SkyCycle. Roller Coaster ini berada di Washuzan Highland Amusement Park, di kota Okayama, Jepang. Jika dilihat sekilas, roller coaster ini sangat mirip dengan sepeda. Jadi anda hanya perlu mengayuhnya saja. Jika kereta roller coaster biasanya panjang dan bisa dinaiki oleh lebih dari 10 orang, SkyCycle ini hanya bisa menampung 2 orang saja. Begini nih contohnya:

Walaupun Roller Coaster ini tidak melaju dengan sangat cepat seperti Roller Coaster pada umumnya, namun tetap saja anda bisa ketakutan saat menaikinya, karena anda juga akan berada di atas ketinggian. Tidak itu saja, rel yang menjadi jalur SkyCycle ini juga tidak memiliki pagar untuk menjaga agar anda tidak terjatuh. Ekstrim sekali, bukan?

Rel SkyCycle ini tingginya memang hanya 4 tingkat saja, namun tetap saja anda akan merasakan sensasi ketinggian yang berbeda. Anda bisa menikmati pemandangan kota pada saat sedang berada di puncaknya untuk waktu yang lama dan bisa melihat pemandangan matahari yang akan terbenam dari ketinggian tersebut.

Cara kerja roller coaster SkyCycle

Mungkin anda masih bingung dan bertanya-tanya bagaimana mungkin sebuah rolling coaster bisa berjalan tanpa adanya mesin. Iya nggak? Nah, bagi anda yang merasa penasaran dengan cara kerja dari SkyCycle ini, berikut ini akan dijelaskan bagaimana cara kerjanya sehingga dapat melaju di rel:

Roller coaster SkyCycle ini dapat meluncur dengan cepatn berkat adanya energi potensial. Energi potensial merupakan energi yang yang bisa mempengaruhi benda akibat adanya pengaruh posisi (ketinggian) atau kedudukan benda tersebut. Energi potensial inilah yang dimanfaatkan untuk menggerakkan roller coaster SkyCycle tersebut.

Pertama-tama, Roller coaster dinaikkan terlebih dahulu ke puncak bukit pertama pada lintasan dengan menggunakan semacam ban berjalan, seperti pegangan tangan pada tangga berjalan (eskalator). Tujuan dari dinaikkannya roller coater ini ke atas puncak adalah supaya kereta memiliki energi potensial yang besar. Puncak bukit pertama akan dibuat lebih tinggi dari puncak bukit selanjutnya, dengan tujuan agar roller coaster memiliki energi potensial yang cukup besar sehingga mampu melintasi seluruh lintasan dengan baik.

Dari puncak yang paling tinggi itulah roller coaster akan meluncur. Saat meluncur turun, kecepatan roller coaster semakin lama akan semakin tinggi dan akan kembali naik dengan cepat menuju langit, pada saat naik sampai ke tempat yang paling tinggi, kecepatannya akan semakin berkurang, kemudian akan bergerak kembali atau meluncur ke bawah karena adanya energi potensial tersebut.

Pada saat bergerak ke bawah, energi potensial akan berubah menjadi energi kinetik (energi gerak). Semakin ke bawah, maka kecepatan geraknya akan semakin bertambah, namun energi potensialnya semakin kecil, sedangkan energi kinetiknya semakin besar. Ketika roller coaster yang memiliki energi kinetik yang besar kembali naik ke tempat yang tinggi, kecepatannya akan menurun sedikit demi sedikit. Hal ini dikarenakan energi kinetik semakin berkurang, sedangkan energi potensialnya akan kembali bertambah.

Perubahan energi potensial menjadi energi kinetik dan perubahan energi kinetik menjadi energi potensial yang terjadi secara terus menerus inilah yang membuat roller coaster yang tidak memiliki mesin dapat bergerak dengan cepat. Pada saat meluncur dengan cepat, anda akan merasa seolah-olah seluruh tubuh anda ikut terbang atau terkadang bisa membuat perut menjadi mual dan ingin muntah. Jantung juga ikut berdesir yang disebabkan oleh efek inersia, yaitu efek yang membuat jantung dan alat-alat tubuh lainnya sedikit terangkat dari tempatnya semula.

Inersia tersebut terjadi karena gerakan yang sangat kencang pada saat roller coaster berjalan atau melaju turun. Pada saat naik roller coaster, anda juga akan merasakan adanya gaya sentrifugal. Ketika roller coaster berbelok ke kanan, penumpang akan terlempar ke kiri, begitu pun sebaliknya, ketika roller coaster berbelok ke kiri, penumpang akan terlempar ke kanan. Gaya sentrifugal ini adalah gaya yang selalu mendorong sebuah obyek ke luar lengkungan.

Berikut ini adalah tayangan video dari roller coaster SkyCycle tersebut:

Wah, kelihatannya asyik juga nih bermain roller coaster unik ini. Setuju nggak guys? Anda juga penasarankan untuk mencobanya? Jika anda penasaran, coba saja datang ke arena rekreasi di Jepang ini. Tapi ingat ya, guys. Sebelum mencobanya, anda harus memperhatikan keselamatan anda terlebih dahulu. Jika anda memang memiliki masalah dengan ketinggian, akan lebih baik jika menghindari jenis permainan ini. Anda bisa memilih alternatif permainan lainnya.